Disparbud Kota Ambon Gelar Rapat Perdana 2026, Awali Program Kerja dengan Doa Bersama
Ambon,LensoMerah.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Ambon menggelar rapat perdana yang dirangkaikan dengan doa bersama sebagai penanda dimulainya pelaksanaan program kerja tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruangan Vlissingen Lantia II, Kantor Wali Kota Ambon, Jumat (9/1/2026).
Rapat bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Cristian Tukloy, dan dihadiri oleh seluruh jajaran staf. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, tertib, serta penuh semangat kebersamaan, dan berjalan aman serta lancar.
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan dan staf melakukan refleksi awal sekaligus penyelarasan semangat kerja guna menghadapi berbagai tantangan serta target pembangunan sektor pariwisata dan kebudayaan di tahun 2026.
Melalui unggahan resmi di media sosial Facebook Dinas Pariwisata Kota Ambon, Cristian Tukloy—yang juga merupakan mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP)—menyampaikan harapan agar seluruh program dan pelayanan yang dijalankan pada tahun ini dapat terlaksana dengan lebih baik.
“Kiranya tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik lagi, dalam pertolongan Tuhan,” tulis Cristian Tukloy dalam unggahan tersebut.
Ia menegaskan bahwa doa bersama yang dilakukan bukan hanya sebagai ungkapan rasa syukur, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen aparatur dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Selain itu, doa bersama tersebut menjadi pijakan moral dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan sebagai salah satu pilar strategis pembangunan Kota Ambon.
Disparbud Kota Ambon berharap, melalui sinergi dan kerja kolektif seluruh jajaran, berbagai program strategis yang dirancang pada tahun 2026 dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat citra Ambon sebagai kota pariwisata dan budaya yang berdaya saing.(LM01)