Bupati Larang ASN di Halmahera Tengah Ikut Calon Kepala Desa

WEDA– Bupati Ikram M Sangadji, melarang keras para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemda Halmahera Tengah, Maluku Utara, ikut mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Sikap tegas itu bupati sampaikan saat rapat dengan sejumlah OPD, Minggu (11/1/2026). 

IMS mengaku, Kalau ada ASN yang ikut dalam Pilkades, maka pemilihan di Desa tersebut pihaknya akan membatalkan. Sebab menurut IMS itu hak progratif Bupati.

Selain melarang ASN calon Kades, IMS juga meminta agar seluruh ASN tidak ikut campur dalam proses Pilkades, sekalipun itu orang kampung atau keluarga yang mencalonkan diri.

Menurutnya, Pilkades adalah momentum penting untuk partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin pemerintahan desa yang akan mengurus pembangunan dan kesejahteraan warga.

“Jangan ada calon-calon Kepala Desa yang datang untuk minta suara dan dukungan kepada kami, kalau itu ada maka pada tahap screning langsung dibatalkan,” tegas IMS.

Bupati menginginkan agar pemilihan kepada desa di Halmahera Tengah berjalan normatif dan tidak mau ASN terlibat dalam tahapan Pilkades. 

“Saya sendiri tidak ikut campur, dan saya sudah sampaikan ke pak wakil Bupati tidak boleh ikut campur, biarlah itu menjadi pilihan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah bertugas untuk memfasilitasi dan bersama-sama aparat keamanan menjaga stabilitas saja agar tidak ada konflik. 

“Tugas kita menjaga kelancaran Pilkades agar berjalan sesuai harapan bersama,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Pemilihan Kepala Desa serentak di Halteng dijadwalkan pada Bulan Mei 2026.

Pimpin Apel Sore, Ini yang Disampaikan Sekda Halmahera Tengah

WEDA– Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, mengelar apel sore di halaman kantor bupati, Jumat (9/1/2026).

Apel itu dipimpin langsung Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, didampingi Staf Ahli, para Asisten, serta ASN lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah.

Dalam arahannya, Sekda mengingatkan bahwa, pada akhir bulan Januari akan dilaksanakan pemeriksaan pendahuluan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Oleh karena itu, seluruh pimpinan OPD dan bendahara diminta segera menyiapkan serta melengkapi seluruh dokumen pertanggungjawaban masing masing.

“Setiap kekurangan harus segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan temuan,” katanya.

Selain itu, Ia menekankan kedisiplinan dan kinerja ASN harus menjadi perhatian bersama. Seluruh ASN diminta mendukung kebijakan serta aturan yang ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah.

“ASN harus mematuhi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. sanksi disiplin berlaku bagi seluruh ASN tanpa terkecuali,” akunya.

Mengakhiri arahannya, Sekda mengajak seluruh ASN untuk menjaga komitmen dalam bekerja.

“Harus meningkatkan kinerja di tahun 2026 demi terwujudnya pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” tandasnya.

Penegak Hukum Harus Usut Pembalakan Hutan Sebagai Penyebab Bencana Banjir di Sumbar

Bencana banjir yang kembali melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat bukanlah kejadian yang muncul secara tiba-tiba. Curah hujan yang tinggi memang menjadi faktor pemicu, tetapi bukan penyebab utama. Masalah yang lebih mendasar dan sudah lama diabaikan adalah kerusakan hutan dan aktivitas pembalakan liar yang berlangsung bertahun-tahun tanpa pengawasan dan penegakan hukum yang memadai.

Sebagai Sekretaris Jenderal GAIR (Garda Alternatif & Inovasi Rakyat), saya menegaskan bahwa bencana ini merupakan peringatan keras bahwa kerusakan lingkungan telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan. Dan karena itu, negara melalui aparat penegak hukumnya harus segera turun tangan mengusut tuntas para pelaku pembalakan liar, termasuk jaringan yang selama ini melindungi dan mengambil keuntungan dari aktivitas tersebut.

Hutan Rusak, Banjir Tak Terelakkan

Hutan adalah benteng alami yang menjaga keseimbangan ekosistem. Akar pepohonan mengikat tanah, menyerap air, serta menahan laju aliran permukaan saat hujan turun. Ketika hutan dirusak, pepohonan ditebang, dan kawasan lindung berubah menjadi ladang ekonomi ilegal, maka bencana adalah konsekuensi logisnya.

Air hujan yang seharusnya diserap tanah mengalir tanpa kendali, membawa lumpur, batu, dan material lainnya hingga menghancurkan rumah, jalan, fasilitas umum, bahkan merenggut nyawa.

Bencana banjir di Sumbar adalah bukti bahwa:

  • Ada kerusakan hutan yang nyata
  • Ada pembalakan liar yang dibiarkan
  • Ada pengawasan yang lemah
  • Ada pihak yang diuntungkan dari kehancuran alam

Dan selama akar masalah ini tidak dibongkar, Sumbar akan terus berada dalam siklus bencana yang berulang.

Penegak Hukum Tidak Boleh Mandul

Penegak hukum—baik kepolisian, kejaksaan, maupun instansi kehutanan—memiliki kewajiban konstitusional untuk menjaga keselamatan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh membiarkan praktek pembalakan liar berlangsung tanpa sanksi yang tegas.

Kami di GAIR menuntut agar penegak hukum:

  1. Mengusut aktor intelektual pembalakan liar, bukan hanya pelaku di lapangan.
  2. Memeriksa izin-izin yang bermasalah, termasuk perusahaan yang diduga menyalahgunakan konsesi.
  3. Menutup jalur distribusi kayu ilegal yang selama ini seakan dibiarkan.
  4. Mengungkap jaringan mafia kehutanan yang menjarah hutan Sumbar.
  5. Menghadirkan proses hukum yang transparan dan tidak tebang pilih.

Rakyat Sumbar berhak tahu siapa yang merusak hutan mereka. Dan pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Bencana Ini Bukan Takdir, Tapi Akibat

Kita tidak boleh menerima bencana ini sebagai sesuatu yang “biasa”. Banjir, longsor, dan kerusakan lingkungan adalah hasil dari kebijakan yang salah dan pengawasan yang lemah. Jika hutan dijaga, jika pembalakan liar dihentikan, jika kawasan lindung dirawat, maka banjir dapat diminimalisir bahkan dicegah.

Oleh karena itu, narasi bahwa bencana ini terjadi semata-mata karena fenomena alam harus diluruskan. Alam hanya memberi reaksi terhadap kerusakan yang dilakukan manusia.

GAIR: Saatnya Rakyat Ikut Mengawal Lingkungan

GAIR sebagai gerakan rakyat mengajak seluruh masyarakat:

  • Melawan pembalakan liar
  • Melaporkan aktivitas ilegal di kawasan hutan
  • Mengawasi izin perusahaan yang merambah hutan
  • Mendukung aparat yang bekerja jujur
  • Menolak praktik yang merusak lingkungan atas nama pembangunan

Hutan adalah warisan untuk anak cucu. Dan jika kita membiarkan perusakan terus terjadi, maka yang kita wariskan bukan kesejahteraan, melainkan bencana yang tak berkesudahan.

Penutup

Penegak hukum memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk melindungi rakyat dari ancaman bencana yang disebabkan oleh ulah manusia. Karena itu, penyebab utama banjir, yaitu pembalakan hutan, harus menjadi prioritas penyelidikan.

Tanpa tindakan tegas, Sumbar hanya akan menjadi saksi kehancuran lingkungannya sendiri.

Budi Gunawan
Sekretaris Jenderal
GAIR — Garda Alternatif & Inovasi Rakyat

Gerakan Ekonomi Kerakyatan Versi GAIR: Membangun Kemandirian Rakyat dari Akar Rumput

Dalam upaya memperkuat posisi rakyat sebagai fondasi pembangunan nasional, Garda Alternatif dan Inovasi Rakyat (GAIR) menghadirkan konsep Gerakan Ekonomi Kerakyatan sebagai strategi besar untuk mendorong keadilan ekonomi di seluruh lapisan masyarakat. Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) GAIR, Budi Gunawan, gerakan ini lahir dari kegelisahan melihat masih lebarnya ketimpangan ekonomi yang dirasakan rakyat kecil.

“Ekonomi kerakyatan bukan sekadar slogan. Ini adalah gerakan nyata yang menempatkan rakyat sebagai subjek pembangunan, bukan objek,” ujar Budi Gunawan.

Memperkuat UMKM sebagai Pilar Utama

Dalam penjelasannya, Budi Gunawan menegaskan bahwa sektor UMKM akan menjadi motor penggerak utama. GAIR menilai UMKM adalah benteng terakhir yang mampu bertahan saat krisis, termasuk saat pandemi dan gejolak ekonomi global.

“UMKM itu bukan ekonomi kelas dua. Justru di situlah kekuatan bangsa berada. Tugas kita adalah memperkuat ekosistemnya, bukan sekadar memberikan bantuan sementara,” jelas Budi.

GAIR mendorong program pendampingan UMKM berbasis komunitas, pembukaan akses permodalan, serta digitalisasi usaha agar pelaku industri kecil mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Ekonomi Gotong Royong Sebagai Identitas Bangsa

Gerakan Ekonomi Kerakyatan GAIR juga menempatkan nilai gotong royong sebagai prinsip utama. Kolaborasi antara kelompok masyarakat, komunitas lokal, koperasi, hingga pelaku usaha menjadi dasar dalam membangun ekonomi yang inklusif.

“Kita tidak ingin rakyat berjalan sendiri. Ekonomi kerakyatan hanya akan kuat jika dibangun secara kolektif. Gotong royong adalah DNA bangsa Indonesia, dan GAIR ingin mengembalikan itu ke tengah masyarakat,” ujar Sekjen GAIR tersebut.

Mendorong Inovasi dan Kemandirian Desa

Selain itu, GAIR juga memprioritaskan pembangunan ekonomi desa sebagai titik awal pemerataan. Menurut Budi Gunawan, desa adalah pusat produksi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

“Desa harus menjadi pusat inovasi. Bukan hanya penghasil bahan mentah, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah melalui kreativitas dan teknologi,” tegasnya.

Program seperti pembentukan koperasi digital, sentra produksi berbasis potensi lokal, hingga pelatihan kewirausahaan akan diintegrasikan dalam Gerakan Ekonomi Kerakyatan GAIR.

Keadilan Ekonomi sebagai Komitmen Politik

Lebih jauh, Budi Gunawan menegaskan bahwa gerakan ini bukan agenda sesaat, tetapi komitmen jangka panjang GAIR untuk memastikan rakyat mendapatkan hak ekonomi secara adil.

“Keadilan ekonomi adalah hak setiap warga negara. GAIR berdiri untuk memastikan suara rakyat kecil menjadi pusat kebijakan, bukan pelengkap statistik,” ujarnya.

Penutup

Gerakan Ekonomi Kerakyatan versi GAIR menggambarkan sebuah visi baru: rakyat kuat, negara berdaulat. Dengan menempatkan rakyat sebagai fondasi pembangunan melalui UMKM, gotong royong, dan inovasi desa, GAIR berharap lahirnya tatanan ekonomi baru yang lebih adil, mandiri, dan berkelanjutan.

Sebagaimana ditegaskan Sekjen GAIR, Budi Gunawan, “Ini bukan sekadar program ekonomi. Ini adalah gerakan perubahan. Gerakan rakyat untuk masa depan bangsa.”

Jonatan Christie

Tunggal Putra Paceklik Gelar All England 25 Tahun, Ini Saran Untuk Jonatan dkk

Sudah 25 tahun tunggal putra puasa gelar juara All England 2019. Legenda bulutangkis, Haryanto Arbi, meminta agar Jonatan Christie dkk berlatih lebih keras lagi.

Indonesia hanya merebut satu gelar juara dari All England 2019, yakni dari pasangan nonpelatnas, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Dengan kekuatan tiga pemain di sektor tunggal, tak satupun yang lolos ke semifinal.

Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak pertama, Jonatan Christie menyudahi penampilan di babak kedua, sedangkan Tommy harus pulang setelah kalah di perempatfinal.

Olahraga F1

Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut.

Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton.

Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai balapan dari posisi terdepan.

Di tempat ketiga ada driver Red Bull Max Verstapen, disusul duo Ferrari Sebastian Vettel dan Charles Leclerc yang mengunci posisi lima besar.

Sementara Bottas pun memimpin klasemen pebalap dengan 26 poin. Driver asal Finlandia itu mendapat tambahan satu poin usai juga berhasil menorehkan waktu lap tercepat dalam balapan kali ini.

Aturan baru F1 sendiri akan memberi peraih waktu lap tercepat dalam posisi 10 besar tambahan satu angka.

Tontowi Ahmadliliyana Natsir

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB.

Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15.

Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana.

Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana.

Owi/Butet bangkit pada gim kedua berkat sejumlah kesalahan yang dilakukan Zheng/Chen.

Gim kedua akhirnya dimenangi oleh Tontowi/Liliyana dan pertandingan harus ditentukan melalui rubber game.

Luis Milla Nuevo Entrenador Del Zaragoza

Pergantian Jitu Luis Milla yang Mengantar Indonesia ke Semifinal

Jakarta – Indonesia berhasil mengalahkan Kamboja 2-0. Sempat buntu di babak pertama, Luis Milla mengubah taktik dan berbuah hasil.

Bermain di Stadion Shah Alam, Malaysia, Kamis (24/8/2017) sore WIB, Luis Milla kembali menurunkan formasi andalal 4-2-3-1. Dengan target meraih kemenangan 3-0 atas Kamboja demi mengamankan tike ke semifinal. Marinus Maryanto Wanewar dimainkan sejak menit pertama.

Marinus disokong oleh Septian David Maulan yang tepat ada di belakang. Sementara itu, Osvaldo Haay dan Saddil Ramdani bertugas sebagai penyisir sisi kanan dan kiri.

Thumbnail Berita Mengenai Rohingya

Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Presiden Jokowi menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019).

Dalam pertemuan, Jokowi menyampaikan pentingnya konsep kerja sama Indo-Pasifik terkait nasib muslim Rohingya di Kota Rakhine, Myanmar.

“Mengenai masalah Rakhine State, Presiden menyampaikan pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar di dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakara Pusat, Rabu (13/3/2019).

Retno mengatakan, Thailand, yang saat ini menjadi Ketua Negara-Negara ASEAN, perlu membahas lebih jauh mengenai rencana itu.

Pajero Sport Dakar

Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Peningkatan penjualan yang sangat signifikan untuk small MPV PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Xpander sepertinya bakal berpengaruh terhadap model lain pabrikan berlambang tiga berlian ini.

Pasalnya, beredar rencana untuk mengejar produksi pesaing Toyota Avanza ini, Pajero Sport bakal kembali berstatus impor alias CBU.

Menurut Direktur of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Irwan Kuncoro, hingga saat ini Pajero Sport masih diproduksi di Indonesia.

Jadi, kalaupun dikaitkan dengan rencana ada impor itu, sebetulnya itu rencana untuk sementara, karena itu bagian dari peningkatan kapasitas untuk Xpander,” jelas Irwan di sela-sela media gathering, di bilangan Jakarta Pusat, belum lama ini.

Lanjut Irwan, rencana status Pajero Sport yang kembali impor memang belum terealisasi. Dan berbicara sampai kapan, memang harus dilihat dahulu, kapan waktu mulainya, karena hingga saat ini memang belum dilaksanakan (impor Pajero Sport).