Dukung Ketahanan Pangan, Kolaborasi Polsek Tandun dan Petani Tingkatkan Produktivitas Jagung di Puo Raya

RMRBNEWS.COM,ROKAN HULU – Polsek Tandun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan terhadap petani jagung di Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengecekan tanaman jagung pipil sekaligus memastikan pemenuhan unsur hara tanaman agar pertumbuhan dan hasil panen lebih optimal, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Tandun, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Tandun, serta kelompok tani sebagai bentuk sinergi dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi lahan pertanian yang bernilai ekonomi.

Dalam pendampingannya, Polsek Tandun tidak hanya melakukan pengawasan di lapangan, tetapi juga ikut mengawal seluruh proses budidaya, mulai dari pembukaan lahan, pengolahan tanah, penyediaan benih unggul, penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen.

Kapolsek Tandun, AKP P. Simatupang, SH, mengatakan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri berkomitmen terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kami mendorong pemanfaatan lahan tidur melalui pengelolaan yang berkelanjutan dan pemenuhan unsur hara secara optimal agar produktivitas serta hasil panen meningkat. Bersama penyuluh pertanian dan kelompok tani, kami akan terus mengawal setiap tahapan budidaya jagung sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolsek.

Menurutnya, perhatian terhadap pengelolaan unsur hara menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas tanaman jagung secara berkelanjutan.

Polsek Tandun juga menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani dalam mengembangkan sektor pertanian.

Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian, memperkuat swasembada pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Rokan Hulu.***

Polantas Menyapa : 4.673 Paket Bansos dan Berbagai Aksi Sosial Warnai Hari Bhayangkara ke-80 di Wilkum Riau

rmrbnews.com, PEKANBARU – Rabu (24/6/2026) – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Polisi Lalu Lintas Polda Riau mengambil peran aktif dalam berbagai kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah hukum Polda Riau.

Di bawah arahan Kapolda Riau, Herry Heryawan, serta dipimpin Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial dan Bantuan Sosial Hari Bhayangkara ke-80, berbagai program kemanusiaan terus digelar sebagai bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat.

Hingga Rabu (24/6), sebanyak 4.673 paket bantuan sosial telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, jajaran Polda Riau dan Polres juga telah melaksanakan 34 kegiatan distribusi air bersih, 17 kegiatan bakti religi, menyelesaikan 11 unit bedah rumah, termasuk 1 unit rumah oleh Polres Indragiri Hulu, serta melaksanakan 3 kegiatan Gerakan Indonesia Asri yang berfokus pada pelestarian lingkungan.

Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial Polri, tetapi juga menjadi bukti bahwa kehadiran Polantas tidak terbatas pada tugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Lebih dari itu, Polantas hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sosial tersebut merupakan wujud pengabdian Polri yang selalu berupaya hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan bansos, penyediaan air bersih, bakti religi, bedah rumah, dan Gerakan Indonesia Asri, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kebahagiaan masyarakat adalah kebahagiaan kami,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menjelaskan bahwa keterlibatan aktif Polisi Lalu Lintas dalam kegiatan bakti sosial merupakan implementasi dari semangat Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi kesempatan bagi Polantas untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa Polantas tidak hanya hadir di jalan raya, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dalam setiap pelaksanaan kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial, personel Polantas juga menyampaikan edukasi mengenai kamtibmas, kamseltibcarlantas, dan Green Policing sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

“Kami ingin setiap kegiatan sosial yang dilaksanakan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan, tertib berlalu lintas, serta peduli terhadap lingkungan. Dengan begitu manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Kehadiran Polantas di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga penerima manfaat. Salah satunya disampaikan oleh Suyatno, warga Jalan Utama, Kelurahan Bagan Jawa, Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, yang merasakan langsung manfaat program bantuan air bersih yang dilaksanakan Polda Riau.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.

“Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Riau beserta jajaran. Bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi kami. Kita semua mengetahui bahwa di kawasan tempat tinggal kami cukup sulit mendapatkan air bersih. Kehadiran Bapak-bapak Polantas yang membawa bantuan air bersih ini benar-benar membantu dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Suyatno.

Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, ia juga menyampaikan doa dan harapannya untuk institusi Polri.

“Di usia ke-80 tahun ini, kami berharap Polri semakin baik ke depannya, semakin profesional dalam melayani masyarakat, dan selalu hadir di hati masyarakat. Semoga Polri terus sukses dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya untuk bangsa dan negara,” tuturnya.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Polantas Polda Riau berharap semangat kebersamaan dan gotong royong antara Polri dan masyarakat semakin kuat. Sebab, setiap bantuan yang diberikan bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan wujud nyata pengabdian Polri untuk menghadirkan manfaat dan harapan bagi masyarakat.

Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polantas Polda Riau untuk terus mengukuhkan komitmen bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan pelayan masyarakat yang senantiasa hadir membantu masyarakat dalam setiap kondisi dan kebutuhan.(***)

Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Singingi Perdayakan Lahan Untuk Tanaman Bergizi Cabe Rawit

rmrbnews.com, KUANSING – Kapolsek Singingi Pengecekan tanaman Bergizi cabe rawit dan pisang milik Bpk.samsul dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.

Pengecekan tanaman Bergizi cabe rawit dan pisang milik Bpk.samsul dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.pada hari rabu tanggal 24 juni 2026 pukul 09.00 Wib, telah dilaksanakan Pengecekan tanaman Bergizi cabe rawit dan pisang milik Bapak samsul dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia di wilayah desa logas hilir Kecamatan Singingi.

Kegiatan yang dilaksanakan
Pengecekan penanaman cabe rawit dan pisang yang ditanam oleh Bapak samsulLokasi Lahan
Desa logas hilir Kec.Singingi Kabupaten Kuansing.Luas Lahan:
Lebih kurang 150 M2

Pengecekan Tanaman dihadiri oleh:
1.Bhabinkamtibmas Desa logas Aiptu Andi. G

Hasil Yang Harapkan Tersedianya lahan Lahan Pertanian untuk Ketahanan Pangan guna untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Agar Terciptanya hubungan kerjasama yang baik antara Polri dan masyarakat dalam Ketahanan pangan.

Agar Kedepannya hasil Pengelolaan Perkarangan bergizi yang ada di Kelurahan /Desa bisa membantu untuk peningkatan ekonomi warga terkhusus bagi masyarakat desa logas hilir

Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif.

*Dump.Kapolsek Singingi Kirim ttk hbs*

Dokumentasi terlampir :

Tembusan :
1. Wakapolres Kuansing
2. Kabag Ops Polres
3. Para Kasat fung Polres

PT Arara Abadi Tandatangani Kesepakatan Magang K3 Dunia Industri Bersama Unilak

rmrbnews.com, PEKANBARU – Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Pendidikan dan Vokasi Universitas Lancang Kuning (Unilak) resmi menjalin kerja sama dengan PT Arara Abadi dalam penyelenggaraan program magang mahasiswa pada Selasa 23 Juni 2026.

Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan tinggi dan dunia industri guna menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Acara yang di hadiri langsung oleh Direktur PT. Arara Abadi Edie Haris MZ, beserta Kepala Representative Office Wahyu, S.Hut, M. Ling kemudian Pihak Fakultas Pendidikan dan VOkasi Universitas Lancang Kuning ( Unilak )Dekan Dr. Herlinawati, M.Ed, bersrta Staff.

Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa Program Studi K3 akan memperoleh kesempatan untuk mengikuti program magang di lingkungan kerja PT Arara Abadi. Selama pelaksanaan magang, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung terkait penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja, identifikasi bahaya dan pengendalian risiko, higiene industri, pengelolaan lingkungan kerja, serta penerapan budaya keselamatan di sektor industri.

Ketua Program Studi K3 Universitas Lancang Kuning menyampaikan bahwa program magang merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan.
Dekan Fakultas Pendidikan dan Vokasi Universitas Lancang Kuning, Dr. Herlinawati, M.Ed, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut.

“Kerja sama magang antara Program Studi K3 Universitas Lancang Kuning dan PT Arara Abadi merupakan bentuk komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri. Melalui program ini, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif, memahami penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja secara langsung, serta mengembangkan kompetensi profesional yang dibutuhkan di dunia kerja.

Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak dan menjadi langkah awal untuk kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.”

PT Arara Abadi menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya bersama dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Perusahaan berkomitmen memberikan pengalaman belajar yang bermakna melalui pendampingan dan pembinaan oleh tenaga profesional yang berpengalaman di bidangnya.

Kerja sama magang ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan teknis, serta pemahaman yang baik terhadap budaya kerja dan penerapan K3 di lingkungan industri. Selain program magang, kedua pihak juga membuka peluang kerja sama lain di bidang pendidikan, penelitian, pelatihan, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, Program Studi K3 Universitas Lancang Kuning semakin memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.***

Tim Monev Kejagung dan KPK di Kejati Riau Pastikan Penanganan Perkara Korupsi di 12 Kejari Berjalan Profesional

PEKANBARU  – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penanganan perkara tindak pidana khusus (Pidsus) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berjalan baik, transparan, dan profesional.

Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi yang digelar di Kantor Kejati Riau, Selasa (23/6/2026).

Pertemuan dihadiri jajaran Kejati Riau, Tim Monev Jampidsus, serta KPK guna menyamakan persepsi terkait penanganan perkara korupsi di Kejati Riau dan 12 Kejaksaan Negeri di kabupaten/kota se-Riau.

Kepala Kejati Riau, I Dewa Gede Wirajana, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.

“Sinkronisasi ini merupakan penyamaan persepsi terkait data-data dan penanganan perkara tindak pidana khusus yang ada di Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di wilayah Kejati Riau. Kami ingin memastikan penanganan perkara berjalan lancar, akuntabel, transparan, dan profesional,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, tidak ditemukan hambatan signifikan dalam penanganan perkara korupsi.

Meski demikian, sejumlah kendala teknis yang kerap muncul di lapangan turut dibahas, salah satunya terkait pemenuhan kebutuhan saksi ahli dalam proses penyidikan.

Kasatgas Pidsus Kejaksaan Agung, Hentoro Cahyono, menjelaskan kehadiran tim Monev bersama KPK merupakan tindak lanjut arahan Jampidsus untuk memperkuat sinergi antarlembaga dalam pemberantasan korupsi.

“Intinya KPK akan melakukan sinergi dan kolaborasi terhadap penanganan perkara, khususnya di Kejati Riau. Jangan sampai ada hambatan. Jika ada kendala dalam penanganan perkara, langsung dicarikan solusinya,” kata Hentoro.

Menurutnya, salah satu persoalan yang sempat dihadapi penyidik adalah kesulitan menghadirkan saksi ahli.

Untuk itu, KPK siap memberikan dukungan agar kebutuhan penyidikan dapat terpenuhi.

Dalam pembahasan tersebut, terdapat tiga perkara yang menjadi perhatian, termasuk kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen dari PT Pertamina Hulu Rokan yang saat ini telah memasuki tahap persidangan.

Sebelumnya, Tim Monev Jampidsus juga telah melakukan evaluasi terhadap penanganan perkara di 12 Kejari se-Riau.

Fokus evaluasi diarahkan pada penyelesaian tunggakan perkara sebelum tahun 2026 serta pengawasan terhadap perkara baru yang ditangani sepanjang tahun 2026.

“Secara umum sudah berjalan dengan baik. Kalaupun ada kendala, sifatnya minor. Misalnya masih menunggu hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari BPKP karena antreannya cukup padat,” jelas Hentoro.

Meski demikian, pihaknya memastikan kondisi tersebut tidak menghambat proses penegakan hukum.

“Kejaksaan tetap diminta meningkatkan koordinasi dengan BPKP agar setiap perkara dapat dituntaskan sesuai prosedur dan tepat waktu,” imbuhnya.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Tandun Cek Tanaman Jagung di Desa Tapung Jaya

RMRBNEWS.COM,ROKAN HULU – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu program strategis Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas bersama masyarakat Desa Tapung Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung pipil yang berada di wilayah Desa Tapung Jaya, Kecamatan Tandun.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Kepolisian, khususnya Polsek Tandun, dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Dalam pelaksanaannya, program penanaman jagung pipil ini merupakan hasil kolaborasi antara Polsek Tandun, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Selain melakukan penanaman, seluruh pihak juga terus melakukan perawatan dan pengecekan secara berkala guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sehingga menghasilkan panen yang maksimal.

Kapolsek Tandun AKP Mike Kurniawan SH MH melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kemandirian pangan nasional.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang masih belum produktif agar dapat diolah dan ditanami tanaman pangan, salah satunya jagung pipil. Diharapkan program ini mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain melakukan pengecekan tanaman, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar terus menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam sehingga hasil panen nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan di Desa Tapung Jaya dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.***(rls)

Kapolsek singingi, Pengecekan Pekarangan Bergizi kolam ikan lele milik kelompok SUKSES BERSAMA dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia

rmrbnews.com, KUANSING – Kapolsek singingi, Pengecekan Pekarangan Bergizi kolam ikan lele milik kelompok SUKSES BERSAMA dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan pada hari Kamis tanggal 11 Juni 2026 pukul 09.00 Wib, telah dilaksanakan Pengecekan Pekarangan Bergizi kolam ikan lele milik kelompok SUKSES BERSAMA dalam rangka Mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.
di wilayah Desa Sumber Datar Kecamatan Singingi Kec.Singingi.

Kegiatan yang di laksanakan, Pengecekan pertumbuhan ikan lele yang di pelihara oleh kelompok SUKSES BERSAMA,yang sudah berumur 35 hari dengan panjang ikan lele lebih krng 10 cm.

Lokasi LahanDesa Sumber Datar Kec.Singingi Kabupaten Kuansing. Luas Lahan Lebih kurang 400 M.
Jenis ikan yang di pelihara
Ikan lele

Pengecekan kolam ikan lele dihadiri oleh
Bhabinkamtibmas Desa Sumber Datar AIPDA FERI DIANTO.SH
.Sekdes Sumber Datar Bpk.MULYADI

Hasil dan harapannya, Tersedianya kebutuhan ikan lele untuk Ketahanan Pangan guna untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Terciptanya hubungan kerjasama yang baik antara Polri dan masyarakat dalam Ketahanan pangan.
Agar Kedepannya hasil Pengelolaan bermanfaat, Perkarangan bergizi pemeliharaan ikan lele yang ada di Desa bisa membantu untuk peningkatan ekonomi warga terkhusus bagi masyarakat Kelurahan /Desa Sumber Datar.

Selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif.

*Dump.Kapolsek Singingi Kirim ttk hbs*

Dokumentasi terlampir :

Tembusan :
1. Wakapolres Kuansing
2. Kabag Ops Polres
3. Para Kasatfung Polres. ***

Kakorlantas Polri Apresiasi Inovasi Ditlantas Polda Riau Jadikan Ojol Duta Keselamatan Strategis Polri

rmrbnews.com, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Korlantas Polri menggelar kegiatan “Ngopi Bareng Polantas Menyapa” yang berlangsung di Wareh Kopi, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Plt. Kasubdit Dikmas Korlantas Polri Kombes Pol Hamka Mapaita, S.H., M.H., beserta tim, M. Irfan selaku Kepala Sub Bagian Pelayanan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Riau, serta perwakilan komunitas ojek online (ojol) dari berbagai platform di Kota Pekanbaru.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut menjadi wadah komunikasi antara Polri dan komunitas ojek online guna memperkuat sinergi dalam mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Provinsi Riau.

Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Hamka Mapaita menegaskan bahwa para pengemudi ojek online memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

Menurutnya, pengemudi ojol merupakan kelompok masyarakat yang setiap hari berada di lapangan dan bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat sehingga memiliki kemampuan untuk melihat, mendengar, dan menyampaikan berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami menilai rekan-rekan ojol merupakan garda terdepan Polri, khususnya lalu lintas, dalam memberikan informasi mengenai berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan. Saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai pengemudi ojol setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat sehingga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian,” ujar Kombes Pol Hamka.

Ia menambahkan, komunitas ojol tidak hanya berperan sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga merupakan Duta Keselamatan Berlalu Lintas, Pelopor Keselamatan, sekaligus menjadi mata dan telinga Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di mana pun mereka berada.

Pada kesempatan yang sama, Korlantas Polri juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan beserta seluruh jajaran, khususnya Ditlantas Polda Riau, atas berbagai inovasi pelayanan yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama komunitas pengemudi ojek online.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah program bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi pengemudi ojek online. Program tersebut merupakan program khusus yang diinisiasi dan dihadirkan oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap para pekerja sektor transportasi online yang setiap hari memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui program bengkel servis gratis, para pengemudi ojol mendapatkan bantuan perawatan kendaraan guna menunjang keselamatan dan kenyamanan saat bekerja. Sementara layanan khusus perpanjangan SIM dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses pelayanan publik yang cepat, mudah, dan efisien tanpa mengganggu aktivitas para pengemudi dalam mencari nafkah.

Program tersebut dinilai sebagai bukti nyata komitmen Kapolda Riau dalam menghadirkan pelayanan Polri yang humanis, responsif, dan berdampak langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan komunitas ojek online di Provinsi Riau.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa Direktorat Lalu Lintas Polda Riau akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi.

“Kami memandang rekan-rekan pengemudi ojek online bukan hanya sebagai pengguna jalan, tetapi juga sebagai mitra strategis Polri. Mereka adalah sahabat lalu lintas yang setiap hari berada di tengah masyarakat dan memiliki kontribusi besar dalam menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas,” kata Kombes Pol Jeki.

Menurutnya, program bengkel servis gratis dan pelayanan khusus perpanjangan SIM merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bengkel servis gratis dan layanan khusus perpanjangan SIM bagi pengemudi ojol merupakan program khusus yang dihadirkan oleh Bapak Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada rekan-rekan ojol. Kami di Ditlantas Polda Riau mendapat amanah untuk menjalankan program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kombes Pol Jeki.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, berbagai inovasi pelayanan akan terus kami hadirkan, termasuk bagi rekan-rekan ojol yang selama ini telah banyak membantu menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Provinsi Riau,” jelasnya.

Dirlantas juga mengapresiasi seluruh komunitas ojek online yang selama ini aktif menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membantu menjaga situasi yang aman serta kondusif di tengah masyarakat.

“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan. Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menjaga keamanan lingkungan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat demi terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Provinsi Riau,” tutupnya.

Apresiasi terhadap program Ditlantas Polda Riau juga disampaikan oleh Ratna Juwita, Ketua Umum Forum Koordinasi Sosial Ojol Pekanbaru Bersatu (FKSOPB). Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Riau dan Ditlantas Polda Riau, yang dinilainya telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung dan membantu komunitas pengemudi ojek online.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Riau dan Ditlantas Polda Riau beserta seluruh jajarannya yang telah hadir bersama kami para pengemudi ojek online. Program-program yang dijalankan benar-benar kami rasakan manfaatnya,” ujar Ratna.

Menurutnya, dua program unggulan yang saat ini paling dirasakan manfaatnya oleh para pengemudi ojol adalah layanan bengkel servis gratis dan pelayanan khusus perpanjangan SIM.

“Program bengkel servis gratis dan pelayanan khusus perpanjangan SIM sangat membantu kami. Prosesnya mudah, cepat, dan memberikan kemudahan bagi rekan-rekan ojol yang setiap hari mengandalkan kendaraan sebagai sumber penghasilan,” tambahnya.

Ratna juga berharap sinergi yang telah terbangun antara Polri dan komunitas ojol dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang.

“Kami berharap kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut. Semoga hubungan harmonis antara Polri dan komunitas ojol semakin kuat sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, serta meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Kota Pekanbaru,” tuturnya.

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan “Ngopi Bareng Polantas Menyapa” juga diisi dengan diskusi interaktif antara tim Korlantas Polri, Ditlantas Polda Riau, PT Jasa Raharja, dan para pengemudi ojol. Dalam sesi tersebut, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan terkait keselamatan berlalu lintas dan pelayanan publik.

Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, mencerminkan komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara, Korlantas Polri dan Ditlantas Polda Riau juga menyerahkan helm berstandar SNI secara gratis kepada perwakilan komunitas ojek online. Selain itu, sebagai bagian dari implementasi program Green Policing, para peserta juga menerima bibit pohon yang diharapkan dapat ditanam dan dirawat sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Penyerahan helm dan bibit pohon diberikan kepada perwakilan komunitas ojol yang berasal dari Grab, Gojek, Maxim, dan Shopee, sebagai simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun budaya keselamatan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama antara tim Korlantas Polri, Ditlantas Polda Riau, PT Jasa Raharja, dan seluruh perwakilan komunitas ojek online, sebagai simbol kuatnya kolaborasi dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas, menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif, serta menghadirkan pelayanan Polri yang semakin humanis, dekat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Polri, stakeholder terkait, dan komunitas ojek online dapat berjalan selaras dalam mendukung terwujudnya keselamatan berlalu lintas, keamanan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan melalui semangat Polri Presisi dan Green Policing di Provinsi Riau.(***)

Dukung Tata Kelola dan Kepastian Hukum, PLN UID Tandatangani MOU Bersama Kejaksaan Tinggi

rmrbnews.com, 8 Juni 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Optimalisasi Kegiatan Pemulihan Aset. Pada kesempatan yang sama, seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN se-Provinsi Riau juga menandatangani PKS dengan Kejaksaan Negeri di wilayah kerja masing-masing terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Penandatanganan PKS tersebut disaksikan langsung oleh General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H.

Kegiatan yang berlangsung di Pekanbaru ini merupakan wujud komitmen PLN dan Kejaksaan dalam memperkuat sinergi kelembagaan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan, memberikan kepastian hukum, serta mendukung kelancaran operasional PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara PLN dan Kejaksaan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Sinergi antara PLN dan Kejaksaan yang selama ini terjalin dengan baik menjadi fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas perusahaan. Melalui perjanjian kerja sama ini, kami berharap koordinasi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin kuat sehingga mampu mendukung pengamanan dan pemulihan aset, penyelesaian permasalahan hukum, serta memperkuat tata kelola perusahaan dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat,” ujar Didik.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya PLN dalam memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, dan kepatuhan perusahaan. Dukungan Kejaksaan diharapkan dapat membantu PLN dalam mengantisipasi potensi permasalahan hukum sekaligus mendukung keberlangsungan operasional perusahaan di wilayah Riau.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, I Dewa Gede Wirajana, S.H., M.H., menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi merupakan faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Sinergi yang baik antarinstansi akan semakin memperkuat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing lembaga serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar I Dewa Gede Wirajana.

Melalui penandatanganan PKS ini, PLN dan Kejaksaan berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama yang konstruktif dan berkelanjutan guna mendukung terciptanya tata kelola yang baik, kepastian hukum, serta pelayanan publik yang semakin optimal.

Dengan sinergi yang semakin erat bersama Kejaksaan, PLN optimistis dapat terus memperkuat tata kelola perusahaan, menjaga keberlangsungan operasional, serta menghadirkan layanan kelistrikan yang andal guna mendukung transformasi sektor ketenagalistrikan, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan di Provinsi Riau.***

Ketua Laskar Melayu RMRB Bengkalis Kecewa, Soroti Rekrutmen Vendor Pertamina Patra Niaga Sei Pakning yang Dinilai Tidak Transparan

BENGKALIS- SUNGAI PAKNING – Polemik penerimaan tenaga kerja oleh sejumlah vendor yang beroperasi di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Sei Pakning kembali menjadi sorotan. Selain mendapat perhatian dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), persoalan tersebut juga menuai kritik keras dari kalangan masyarakat, termasuk Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, pihak UPT Disnaker Kecamatan Bukit Batu saat dikonfirmasi media menegaskan bahwa mereka tidak pernah dilibatkan maupun menerima pemberitahuan terkait proses penerimaan tenaga kerja yang dilakukan oleh vendor PT Pertamina Patra Niaga Sei Pakning.

“Sampai hari ini kami tidak pernah dilibatkan. Kalaupun koordinasi dilakukan langsung dengan Disnaker Kabupaten Bengkalis, minimal ada surat tembusan atau pemberitahuan kepada UPT Disnaker Kecamatan Bukit Batu.

Namun kenyataannya, kami sama sekali tidak pernah menerima surat maupun informasi terkait penerimaan tenaga kerja tersebut,” ungkap pihak UPT Disnaker Bukit Batu.

Padahal, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan yang mewajibkan pemberi kerja melaporkan informasi lowongan pekerjaan sebagai bagian dari sistem pelayanan penempatan tenaga kerja nasional. Regulasi tersebut bertujuan menciptakan transparansi, pemerataan akses informasi kerja, serta mendukung penyerapan tenaga kerja lokal.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap pihak Humas PT Pertamina Patra Niaga yang dinilai tidak profesional dan kurang terbuka dalam menyikapi persoalan rekrutmen tenaga kerja di wilayah operasional perusahaan.

“Kami sebagai putra daerah sangat kecewa terhadap sikap pihak Humas Pertamina yang terkesan tidak profesional dan tidak terbuka dalam persoalan ini.

Bukan sekali atau dua kali kejadian seperti ini terjadi. Sudah berkali-kali masyarakat mempertanyakan mekanisme penerimaan tenaga kerja, namun sampai hari ini seolah tidak pernah diindahkan,” tegasnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi terkait penerimaan tenaga kerja merupakan hal yang sangat penting untuk menghindari munculnya prasangka negatif di tengah masyarakat. Apalagi, keberadaan perusahaan besar di daerah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk dalam hal kesempatan kerja.

“Kami tidak menuntut sesuatu yang berlebihan. Kami hanya meminta agar aturan yang sudah dibuat pemerintah dipatuhi dan dijalankan dengan baik.

Jika memang ada penerimaan tenaga kerja, sampaikan secara terbuka dan libatkan instansi terkait agar masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis mengingatkan bahwa apabila persoalan serupa terus berulang tanpa adanya perbaikan dan keterbukaan dari pihak perusahaan maupun vendor, pihaknya tidak akan tinggal diam.

“Ke depan, apabila persoalan seperti ini kembali terjadi, kami dari Laskar Melayu tidak akan segan-segan mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan yang berlaku untuk memperjuangkan hak masyarakat daerah.

Aturan dan undang-undang sudah jelas, maka semua pihak wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Jangan sampai masyarakat terus-menerus merasa diabaikan,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa tidak adanya koordinasi dengan Disnaker berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari terbatasnya akses informasi lowongan kerja bagi masyarakat lokal, munculnya kecemburuan sosial, hingga terganggunya pendataan penyerapan tenaga kerja daerah yang menjadi dasar penyusunan kebijakan ketenagakerjaan. Selain itu, transparansi rekrutmen menjadi sulit diawasi sehingga dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak vendor maupun manajemen PT Pertamina Patra Niaga Sei Pakning belum memberikan keterangan resmi terkait kritik yang disampaikan oleh UPT Disnaker Kecamatan Bukit Batu dan Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis