Dukung Swasembada Pangan, Polsek Tandun Cek Tanaman Jagung di Desa Tapung Jaya

RMRBNEWS.COM,ROKAN HULU – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang menjadi salah satu program strategis Presiden Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas bersama masyarakat Desa Tapung Jaya melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman jagung pipil yang berada di wilayah Desa Tapung Jaya, Kecamatan Tandun.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Kepolisian, khususnya Polsek Tandun, dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Dalam pelaksanaannya, program penanaman jagung pipil ini merupakan hasil kolaborasi antara Polsek Tandun, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Selain melakukan penanaman, seluruh pihak juga terus melakukan perawatan dan pengecekan secara berkala guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal sehingga menghasilkan panen yang maksimal.

Kapolsek Tandun AKP Mike Kurniawan SH MH melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kemandirian pangan nasional.

“Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang masih belum produktif agar dapat diolah dan ditanami tanaman pangan, salah satunya jagung pipil. Diharapkan program ini mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Selain melakukan pengecekan tanaman, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar terus menjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam sehingga hasil panen nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan di Desa Tapung Jaya dapat berjalan berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.***(rls)

Ketua Laskar Melayu RMRB Bengkalis Kecewa, Soroti Rekrutmen Vendor Pertamina Patra Niaga Sei Pakning yang Dinilai Tidak Transparan

BENGKALIS- SUNGAI PAKNING – Polemik penerimaan tenaga kerja oleh sejumlah vendor yang beroperasi di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Sei Pakning kembali menjadi sorotan. Selain mendapat perhatian dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), persoalan tersebut juga menuai kritik keras dari kalangan masyarakat, termasuk Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, pihak UPT Disnaker Kecamatan Bukit Batu saat dikonfirmasi media menegaskan bahwa mereka tidak pernah dilibatkan maupun menerima pemberitahuan terkait proses penerimaan tenaga kerja yang dilakukan oleh vendor PT Pertamina Patra Niaga Sei Pakning.

“Sampai hari ini kami tidak pernah dilibatkan. Kalaupun koordinasi dilakukan langsung dengan Disnaker Kabupaten Bengkalis, minimal ada surat tembusan atau pemberitahuan kepada UPT Disnaker Kecamatan Bukit Batu.

Namun kenyataannya, kami sama sekali tidak pernah menerima surat maupun informasi terkait penerimaan tenaga kerja tersebut,” ungkap pihak UPT Disnaker Bukit Batu.

Padahal, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan yang mewajibkan pemberi kerja melaporkan informasi lowongan pekerjaan sebagai bagian dari sistem pelayanan penempatan tenaga kerja nasional. Regulasi tersebut bertujuan menciptakan transparansi, pemerataan akses informasi kerja, serta mendukung penyerapan tenaga kerja lokal.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap pihak Humas PT Pertamina Patra Niaga yang dinilai tidak profesional dan kurang terbuka dalam menyikapi persoalan rekrutmen tenaga kerja di wilayah operasional perusahaan.

“Kami sebagai putra daerah sangat kecewa terhadap sikap pihak Humas Pertamina yang terkesan tidak profesional dan tidak terbuka dalam persoalan ini.

Bukan sekali atau dua kali kejadian seperti ini terjadi. Sudah berkali-kali masyarakat mempertanyakan mekanisme penerimaan tenaga kerja, namun sampai hari ini seolah tidak pernah diindahkan,” tegasnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi terkait penerimaan tenaga kerja merupakan hal yang sangat penting untuk menghindari munculnya prasangka negatif di tengah masyarakat. Apalagi, keberadaan perusahaan besar di daerah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk dalam hal kesempatan kerja.

“Kami tidak menuntut sesuatu yang berlebihan. Kami hanya meminta agar aturan yang sudah dibuat pemerintah dipatuhi dan dijalankan dengan baik.

Jika memang ada penerimaan tenaga kerja, sampaikan secara terbuka dan libatkan instansi terkait agar masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis mengingatkan bahwa apabila persoalan serupa terus berulang tanpa adanya perbaikan dan keterbukaan dari pihak perusahaan maupun vendor, pihaknya tidak akan tinggal diam.

“Ke depan, apabila persoalan seperti ini kembali terjadi, kami dari Laskar Melayu tidak akan segan-segan mengambil langkah-langkah sesuai ketentuan yang berlaku untuk memperjuangkan hak masyarakat daerah.

Aturan dan undang-undang sudah jelas, maka semua pihak wajib mengikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Jangan sampai masyarakat terus-menerus merasa diabaikan,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa tidak adanya koordinasi dengan Disnaker berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari terbatasnya akses informasi lowongan kerja bagi masyarakat lokal, munculnya kecemburuan sosial, hingga terganggunya pendataan penyerapan tenaga kerja daerah yang menjadi dasar penyusunan kebijakan ketenagakerjaan. Selain itu, transparansi rekrutmen menjadi sulit diawasi sehingga dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak vendor maupun manajemen PT Pertamina Patra Niaga Sei Pakning belum memberikan keterangan resmi terkait kritik yang disampaikan oleh UPT Disnaker Kecamatan Bukit Batu dan Ketua Laskar Melayu RMRB Kabupaten Bengkalis

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Sungai Pakning Apresiasi Dukungan Bea Cukai Bengkalia Dalam Kepabeanan

Sungai Pakning, 24 April 2026 – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Sungai Pakning memberikan apresiasi kepada KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis atas dukungan dan pelayanan prima di bidang kepabeanan yang telah mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangka kunjungan Bea Cukai Bengkalis ke Pertamina Sungai Pakning melalui kegiatan customs visit customer, yang bertujuan untuk mendukung kelancaran proses bisnis industri dalam negeri (industry assistance). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dan sektor industri.

Dalam kunjungan tersebut, Kilang Sungai Pakning juga menerima apresiasi dari Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis atas pencapaian status AEO serta penghargaan atas komitmen perusahaan dalam menjaga tingkat kepatuhan yang tinggi di bidang kepabeanan.

Selain itu, dilakukan diskusi terkait penegasan kesiapan layanan kepabeanan selama 24 jam penuh (24/7), guna memastikan pelayanan tetap optimal, termasuk saat kedatangan kapal pada dini hari. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir potensi biaya tambahan seperti demurrage serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Sebagai bagian dari penguatan sinergi yang telah terbangun, Kilang Sungai Pakning juga menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Bengkalis atas dukungan dan pelayanan yang responsif selama ini dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan.

Pjs Manager Production RU II Sungai Pakning menyampaikan,
“Kami mengapresiasi dukungan dan pelayanan prima yang diberikan oleh Bea Cukai Bengkalis. Sinergi yang terjalin selama ini sangat membantu kelancaran operasional kilang, khususnya dalam memastikan proses kepabeanan berjalan efektif. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat ke depannya untuk mendukung keberlanjutan industri dalam negeri.”

Sinergi yang terbangun menjadi fondasi penting dalam mendukung operasional kilang sekaligus memastikan standar kepabeanan yang unggul sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap industri nasional.**

Viral! Video Warga Soroti Dugaan Pencemaran Limbah, “Ada Tai.. di Lapas Pekanbaru”

rmrbnews.com, PEKANBARU – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan dugaan pencemaran lingkungan di sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pekanbaru, video tersebut menjadi perbincangan hangat, khususnya di kalangan warga yang tinggal di kawasan Jalan Kapling.(31/3/2026)

Tiga video yang diunggah oleh akun TikTok @promopku26 pada 29 Maret 2026 menunjukkan aliran parit di sekitar Lapas yang diduga tercemar limbah kotoran manusia. Dalam rekaman tersebut, terlihat cairan keruh disertai benda mencurigakan mengalir mengikuti arus air di saluran pembuangan.

Dalam video pertama, seorang pemuda yang merekam kejadian tersebut meluapkan kekesalannya. Ia menilai kondisi tersebut sebagai bentuk pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari aktivitas di dalam Lapas.

“Baunya menyengat sekali, sangat mengganggu. Ini jelas mencemari lingkungan sekitar,” ungkapnya dalam video tersebut.

Sementara itu, pada video kedua, terlihat bagian ujung parit di samping Lapas ditutup menggunakan terpal. Penutupan tersebut diduga dilakukan untuk menahan bau tidak sedap agar tidak menyebar lebih luas ke lingkungan sekitar.

Di video ketiga, pemuda tersebut kembali menyoroti pengelolaan limbah di Lapas. Ia mempertanyakan mengapa fasilitas sedot tinja yang banyak tersedia di Pekanbaru tidak dimanfaatkan secara optimal.

“Di Pekanbaru banyak jasa sedot WC, tapi kenapa limbah seperti ini masih dibuang ke parit,” ujarnya.

Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang menyampaikan kritik tajam dan mendesak pihak terkait untuk segera mengambil tindakan.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, memberikan klarifikasi melalui video singkat. Ia menyebut pihaknya telah langsung menindaklanjuti laporan yang beredar di media sosial.

“Kami sudah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Ini terjadi karena adanya penumpukan sampah pada saluran, sehingga aliran menjadi tidak lancar,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak Lapas telah memanggil layanan sedot WC untuk menangani permasalahan tersebut serta melakukan pembersihan pada sistem penyaringan limbah.

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi sorotan publik. Warga berharap adanya perbaikan sistem pengelolaan limbah di lingkungan Lapas agar tidak lagi menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

IPTU Erwan Maconda Resmi Jabat Kasat Lantas Polres Dumai, Komitmen Berikan Pelayanan Terbai

rmrbnews.com, DUMAI – IPTU Erwan Maconda, S.Trk., S.I.K., M.H resmi menjabat sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Dumai setelah dilaksanakannya serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin oleh Kapolres Dumai, Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., pada Kamis, 26 Maret 2026.

Dalam arahannya, Kapolres Dumai menegaskan pentingnya profesionalisme serta peningkatan kinerja, khususnya di bidang lalu lintas yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi di wilayah Kota Dumai.

“IPTU Erwan merupakan sosok yang tepat untuk menakhodai Satlantas Polres Dumai. Polisi lalu lintas adalah etalase Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga dibutuhkan figur yang humanis, responsif, dan profesional,” ujar Kapolres.

Diketahui, IPTU Erwan Maconda sebelumnya menjabat sebagai Kanit di kawasan Tol Permai dan dikenal sebagai perwira yang rendah hati serta aktif berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi Kamseltibcarlantas kepada para pengendara.

Dalam kesempatan terpisah saat bersama rekan-rekan media, IPTU Erwan Maconda menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Bismillahirrahmanirrahim, kami mohon doa dan dukungan. Mari bersama-sama kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan secara berkesinambungan,” ungkap IPTU Erwan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam mendukung tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

“Tentunya hal ini tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, terutama rekan-rekan media sebagai corong informasi yang menyampaikan pesan-pesan yang bijak dan edukatif kepada masyarakat,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, diharapkan kinerja Satuan Lalu Lintas Polres Dumai semakin optimal dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (***)

Sambut Idul Fitri, PHR Zona 1 Berbagi Energi Kebaikan di Wilayah Operasi

rmrbnews.com, Pelalawan, 19 Maret 2026 – Bersilaturahmi dan berbagi jelang Idul Fitri menjadi kegiatan yang selalu dilakukan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 di seluruh wilayah kerjanya, mulai dari Aceh hingga Sumatera Selatan. Sepanjang Ramadan 2026, PHR Zona 1 telah berkunjung ke sejumlah instansi pemerintahan, bersilaturahmi ke lebih dari 100 desa sembari berbagi paket Ramadan . Dengan semangat “Berbagi Energi untuk Melangkah Penuh Harapan”, PHR Zona 1 menghadirkan berbagai kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

General Manager PHR Zona 1 Mefredi mengatakan bahwa operasi produksi lancar juga berkat doa dan dukungan dari masyarakat dan stakeholder. “Lewat berbagai kegiatan sosial selama ramadan, kami ingin memastikan kehadiran PHR Zona 1 tidak hanya untuk mendukung ketahanan energi nasional, tapi juga memberi makna untuk, khususnya stakeholder dan masyarakat sekitar wilayah operasi dan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkapnya. Mefredi berharap apa yang disalurkan PHR Zona 1 dapat memberi manfaat dan kebahagiaan menyambut Idul Fitri.

Ada enam entitas yang berada dalam manajemen Pertamina Hulu Rokan Zona 1 yang tersebar di 5 Provinsi, 14 Kabupaten/Kota di Sumatera. Di antaranya, PHE NSO dan Pertamina EP Rantau Field (Aceh), Pertamina EP Pangkalan Susu Field (Sumatera Utara), Pertamina EP Lirik Field (Riau), Pertamina EP Jambi Field (Jambi) dan PHE Jambi Merang (Sumatera Selatan).

Sekitar 1.265 anak yatim dan kaum dhuafa disantuni dalam safari ramadan PHR Zona 1 melalui entitas perusahaan di atas. Tak hanya itu, sejumlah 2.000 paket ramadan juga dibagikan untuk perangkat desa dan masyarakat sekitar wilayah operasi.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dengan pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.

Di tengah rangkaian ramadan dan libur nasional idul fitri, PHR Zona 1 juga memastikan bahwa operasi hulu migas tetap berjalan dengan aman dan andal. Seluruh lapangan produksi dioperasikan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan fasilitas, serta kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku guna menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

Manajemen PHR Zona 1 menegaskan bahwa komitmen terhadap kinerja operasional tidak mengurangi perhatian perusahaan terhadap masyarakat. Keduanya berjalan beriringan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung ketahanan energi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Menutup rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini, PHR Zona 1 menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1447 H kepada seluruh masyarakat. “Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian yang terjalin selama Ramadan dapat terus membawa energi positif untuk melangkah penuh harapan ke depan,” tutup GM PHR Zona 1 Mefredi.**

 

===

*Narahubung:*

Renita Yulia Kuswindriati

Officer Media Relation

PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera Zona 1

+62 821-2039-1987

Pastikan Keandalan Listrik Jelang Perayaan Idulfitri, PLN Siagakan 1.890 Personel dan 49 Posko Kelistrikan di Riau dan Kepulauan Riau

rmrbnews.com, Pekanbaru, 14 Maret 2026 – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, ketika masyarakat bersiap menyambut malam takbiran, memperbanyak ibadah, hingga melakukan perjalanan mudik untuk berkumpul bersama keluarga, keandalan pasokan listrik menjadi salah satu kebutuhan penting. Menyadari hal tersebut, PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Riau dan Kepulauan Riau dalam kondisi siap melalui penyiagaan 1.890 personel serta 49 posko siaga kelistrikan yang tersebar di berbagai daerah.

Kesiapan tersebut diperkuat melalui Apel Siaga Kelistrikan Ramadan dan Idulfitri 1447 H / 2026 M yang melibatkan PLN Grup Regional Riau, terdiri dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau, PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Tengah (UIP Sumbagteng), serta PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera. Sinergi ini memastikan seluruh rantai sistem kelistrikan, mulai dari pembangkitan, penyaluran hingga distribusi listrik ke pelanggan, berada dalam kondisi andal selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa seluruh personel telah disiagakan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di berbagai wilayah layanan PLN di Riau dan Kepulauan Riau.

“Sebanyak 1.890 personel kami kerahkan untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan hingga Idulfitri. Personel tersebut terdiri dari pegawai PLN dan petugas pelayanan teknik yang disiagakan di seluruh wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Selain itu, kami juga menyiapkan 49 posko siaga kelistrikan guna memastikan respon cepat apabila terjadi gangguan,” ujar Didik.

Menurut Didik, PLN juga memberikan perhatian khusus terhadap lokasi-lokasi prioritas yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri, seperti masjid, pusat kegiatan masyarakat, bandara, pelabuhan, pusat transportasi, serta fasilitas layanan publik lainnya.

“Melalui kolaborasi seluruh unit PLN Grup di wilayah Riau, mulai dari pembangkitan, penyaluran hingga distribusi, kami memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi siap. Dengan pasokan listrik yang andal, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk, melakukan perjalanan mudik dengan nyaman, serta merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” tambah Didik.

Selain menyiapkan personel dan posko siaga, PLN juga telah melakukan berbagai langkah preventif seperti inspeksi jaringan, pemeliharaan peralatan kelistrikan, serta pemangkasan vegetasi di sekitar jaringan listrik guna meminimalisir potensi gangguan selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk hingga merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” tutup Didik.

Distributor Alat Pertanian Anugrah Abadi Diduga Tidak Lunasi Tagihan, Korban Polisikan Pemilik “JS”

rmrbnews.com, SIAK HULU – Seorang distributor alat – alat pertanian inisial “JS” yang beralamat di JL. Pasir Putih Kecamatan Siak Hulu Kampar Riau dilaporkan ke pihak kepolisian setelah diduga tidak melunasi tagihan pembelian pupuk kepada korban Wahyu Candra.

Laporan tersebut diajukan oleh korban karena nilai transaksi yang seharusnya dilunasi seluruhnya, namun hingga kini belum juga dibayarkan oleh pihak distributor.(16/3/2026)

Menurut keterangan korban, kerja sama antara dirinya dengan distributor JS tersebut sebelumnya telah berjalan dengan sistem pemesanan barang yang disertai kesepakatan pembayaran dalam jangka waktu tertentu.

Dalam transaksi tersebut, pihak distributor JS yang diketahui aktif sebagai Pendeta di salah satu Gereja di Pekanbaru ini memesan sejumlah pupuk untuk didistribusikan kembali kepada para pengecer maupun konsumen.

Namun setelah pupuk dikirim dan diterima oleh pihak distributor, sebagian pesanan telah dibayarkan JS, dan sebagian lagi sekitar 80jt tak kunjung dilunasi, dengan berbagai alasan, ironisnya seluruh barang telah habis terjual kepada konsumen.

Wahyu Candra sebagai korban mengaku telah berulang kali melakukan penagihan secara persuasif, baik melalui komunikasi langsung, telepon maupun pesan tertulis, tetapi hingga kini belum mendapatkan penyelesaian.

“Barang sudah diterima oleh pihak distributor dan sebagian bahkan sudah dijual kembali, tetapi kewajiban pembayaran kepada saya tidak juga dipenuhi,” ungkap Wahyu Candra.

Lebih lanjut Wahyu Candra menegaskan dirinya bersama tim Kuasa Hukumnya SUSI, SH, MH akan terus mengawal perkara ini hingga mendapatkan keadilan.

“Tentunya kami telah menunjuk kuasa hukum yang kompeten untuk membantu kami mengawal perkara ini, karena ini adalah hak kami, maka sampai kapanpun tetap saya perjuangkan.

‘Dan saya berharap APH dapat menindaklanjuti laporan saya sesuai undang-undang yang berlaku, sebagaimana semboyan kepolisian, Polri yang presisi,” tutupnya.

Untuk diketahui korban Wahyu Candra dirugikan secara materiil berdasarkan nota – nota pemesanan hingga mencapai 80jt, atas kerugian tersebut dirinya telah membuat laporan ke Polsek Siak Hulu di bulan Januari 2026 silam, dan pihak Polsek Hulu memediasikan keduabelah pihak di Kantor Polsek Siak Hulu namun tidak mendapatkan kesepakatan, dan hingga kini belum ada proses lebih lanjut.

Secara hukum, tindakan tersebut diduga dapat dijerat dengan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggelapan, yaitu perbuatan memiliki barang milik orang lain yang berada dalam penguasaannya secara melawan hukum.

Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa pelaku dapat dikenakan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda.

Selain itu, apabila dalam proses transaksi ditemukan adanya unsur tipu muslihat atau rangkaian kebohongan untuk memperoleh barang, maka pelaku juga dapat dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak distributor pupuk yang dilaporkan JS melalui nomer selulernya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tidak dilunasinya tagihan kepada pihak suplier tersebut.***

Di Balik Duka Laka Maut, Kepedulian Polisi Hadir untuk Keluarga Korban

rmrbnews com, Pekanbaru – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Suhardiman, korban kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru – Taluk Kuantan, tepatnya di Desa Kampung Pinang. Peristiwa tragis tersebut bahkan sempat mengundang perhatian luas masyarakat setelah video kejadian kecelakaan itu viral di media sosial.

Merespons cepat kejadian tersebut, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau langsung bergerak melakukan penanganan. Selain memproses kasus kecelakaan yang terjadi, kepolisian juga memastikan hak keluarga korban dapat segera diterima. Senin (09/03/26)

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria, langsung melakukan koordinasi dengan pihak PT Jasa Raharja Riau agar santunan asuransi bagi korban kecelakaan dapat segera disalurkan kepada ahli waris.

Penyerahan santunan tersebut dilakukan secara langsung kepada ibu almarhum bersama anak-anaknya yang kini harus melanjutkan kehidupan tanpa sosok kepala keluarga.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Ditlantas Polda Riau bersama PT Jasa Raharja Riau secara langsung menyalurkan dana santunan asuransi jiwa kepada keluarga korban kecelakaan lalu lintas. Santunan ini diterima langsung oleh ibu almarhum serta anak-anaknya,” ujar AKBP Galih Apria.

Ia juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga tersebut. Diketahui, almarhum Suhardiman merupakan tulang punggung keluarga yang setiap hari berjuang mencari nafkah dengan berjualan tisu keliling.

“Kami dari Ditlantas Polda Riau maupun pihak Jasa Raharja turut berdukacita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Almarhum adalah tulang punggung keluarga yang sehari-hari bekerja keras untuk menghidupi anak-anaknya. Untuk proses hukum kecelakaan ini juga sedang kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Dari keterangan ibu almarhum, diketahui Suhardiman telah lama berpisah dengan istrinya dan meninggalkan dua orang anak yang kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan ayah mereka.

Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen kemanusiaan, pihak kepolisian juga berupaya memberikan perhatian lebih kepada masa depan anak-anak almarhum.

“Kami akan berupaya memberikan pengawasan dan perhatian kepada anak-anak almarhum. Apabila ada peluang untuk direkomendasikan bekerja di perusahaan, tentu akan kami bantu. Kebetulan salah satu anak laki-laki almarhum sudah lulus SMA, dan kami akan mencoba mencarikan solusi agar bisa membantu menopang kehidupan keluarga,” tambah AKBP Galih.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, turut menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah kecelakaan tersebut. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak.

“Kami dari Ditlantas Polda Riau turut berdukacita sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan ini. Kehadiran kami bukan hanya dalam penanganan hukum semata, tetapi juga memastikan keluarga korban mendapatkan haknya melalui santunan dari Jasa Raharja. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peraturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat merenggut nyawa.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa di balik tragedi kecelakaan lalu lintas, ada keluarga yang kehilangan, ada anak-anak yang kehilangan sosok ayah, serta ada kepedulian yang hadir untuk meringankan beban mereka.(***)

HT Group Berbagi: Ajak Fakir Miskin Belanja Pakaian dan Sembako di Bulan Ramadan

rmrbnews com, Pelalawan – Tak ada ibu yang tidak ingin melihat anak-anaknya bahagia saat Hari Raya Idul Fitri tiba. Namun bagi sebagian keluarga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, membeli pakaian baru untuk anak-anak menjadi hal yang sulit diwujudkan.

Seperti kisah seorang janda yang akrab disapa Teteh, yang harus membesarkan lima orang anak seorang diri. Sehari-hari ia bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan. Bahkan, rumah yang ditempatinya pun masih berstatus kontrakan yang harus dibayar setiap bulan. Kesedihan dan air mata itu sempat membuatnya tak mampu membelikan pakaian baru untuk anak-anaknya menjelang Lebaran. Namun di bulan suci Ramadan ini, harapan itu akhirnya datang.

HT Group hadir membawa kebahagiaan dengan mengajak keluarga kurang mampu untuk berbelanja pakaian baru sekaligus memberikan bantuan sembako, Jumat (6/3/2026).

Terlihat jelas senyum bahagia dari wajah sang ibu saat melihat anak-anaknya bisa memilih dan mengenakan pakaian baru. Momen tersebut menjadi kebahagiaan sederhana namun sangat berarti bagi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.

 

Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Owner HT Group, H. Husni Tamrin, SH, yang turut didampingi oleh istrinya Hj. Rohani Tamrin. Ia menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga apa yang diberikan dapat sedikit meringankan beban mereka, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Husni Tamrin.

Dalam kegiatan tersebut, para penerima bantuan tidak hanya menerima sembako, tetapi juga diajak langsung memilih pakaian yang mereka butuhkan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak selama kegiatan berlangsung. Para penerima bantuan terlihat sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan.

HT Group berharap kegiatan berbagi seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk ikut peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara masyarakat dan para pelaku usaha yang ingin berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.***