Giat Grebek Kampung Satlantas Polres Kampar, Gotong‑royong Bersih Lingkungan Sekaligus Sosialisasi Operasi Patuh Lancang Kuning

Kampar –media rmrbnews. Com Dalam semangat program Polisi Bersama Masyarakat dan rangkaian Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar menggelar kegiatan grebek kampung berupa aksi gotong‑royong pembersihan lingkungan sekaligus sosialisasi tertib berlalu‑lintas bersama warga Desa Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang, Jumat (30/10/2026) pukul 09.00‑11.30 WIB.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, S.Tr.K., S.I.K., didampingi Kanit Turjawali Iptu Taufik Hidayat, Kanit Regident Ipda Brilian Sendi Putra, S.Tr.K., serta jajaran personel Satlantas Polres Kampar. Bersama warga setempat, tim kepolisian membersihkan bahu jalan utama desa, memotong rumput liar yang menutupi pinggir jalan, membersihkan saluran selokan, kantor desa, dan fasilitas umum lainnya agar lingkungan menjadi lebih bersih dan nyaman.

Sambil bekerja bersama‑sama, petugas juga mengadakan obrolan santai dengan warga untuk menyampaikan informasi terkait Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 beserta tujuh sasaran utama penindakan yang menjadi fokus kegiatan.

“Giat grebek kampung ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, melainkan bentuk kehadiran kepolisian di tengah warga untuk membangun kebersamaan sekaligus mengingatkan bahaya‑bahaya pelanggaran lalu‑lintas yang sering terjadi di sekitar kita,” ujar Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Ramdhani.

Ia menjelaskan tujuh sasaran utama operasi tersebut, yaitu pengendara melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, penggunaan knalpot brong, pemakaian sirine‑strobo tidak sesuai aturan, angkutan barang untuk mengangkut orang, pelat nomor kendaraan tidak sesuai ketentuan, serta pelaku balap liar yang sering meresahkan warga. Semua pelanggaran itu berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal, gangguan ketertiban umum, dan polusi suara di lingkungan pemukiman.

Kasat Lantas menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu‑lintas, mengawasi anggota keluarga terutama pemuda agar tidak terlibat balap liar, dan bekerja sama dengan pihak kepolisian guna menciptakan lingkungan lalu‑lintas yang aman, tertib, dan nyaman di wilayah Kabupaten Kampar.

Seluruh rangkaian aksi gotong‑royong dan sosialisasi berjalan lancar dengan suasana akrab antara petugas dan warga, hingga selesai pukul 11.30 WIB dalam kondisi aman dan kondusif.

Bentuk Tim Pencarian Warga Binaan yang Kabur, Lapas Pasir Koordinasi Dengan APH

rmrbnews.com, Pasir Pangaraian — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangaraian membenarkan adanya 1 (satu) orang warga binaan yang melarikan diri dari Lapas Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.

Warga binaan tersebut diketahui berinisial RI, merupakan Tahanan dengan Status Tahanan A III dengan perkara tindak pidana narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Peristiwa tersebut terjadi setelah waktu Ashar. Berdasarkan informasi awal, warga binaan tersebut melarikan diri dengan cara memanjat atap kamar hunian, kemudian melompat ke tembok pagar Lapas Pasir Pangaraian, lalu melompat keluar pagar.

Dan terlihat Petugas di Pos 6 dan langsung menghubungi Komandan Jaga, dan langsung melakukan pengejaran ke samping tembok luar Lapas, ke arah Perkebunan warga dan hutan rawa dibelakang Lapas.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Lapas Pasir Pangaraian langsung melakukan langkah-langkah pengamanan dan pencarian.

Tim pencarian telah dibentuk dan personel telah disebar ke sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan warga binaan tersebut.
Kalapas Pasir Pangaraian, Efendi P Purba, menjelaskan bahwa pihaknya bersama jajaran terus melakukan upaya pencarian terhadap warga binaan tersebut.

“Saat ini jajaran Lapas Pasir Pangaraian terus melakukan pencarian terhadap warga binaan tersebut. Tim telah dibentuk dan disebar di beberapa titik untuk melakukan penyisiran dan pencarian,” jelas Efendi.

Efendi menegaskan bahwa pihak Lapas Pasir Pangarayan terus berkoordinasi dengan Polres Rokan Hulu dan Koramil 02 Rambah dalam rangka mempercepat proses pencarian dan memastikan warga binaan tersebut dapat segera ditemukan.

Kemudian, Lapas Pasir Pangarayan juga telah membentuk Tim Investigasi Internal, untuk mengisolasi area kejadian dan melakukan pemeriksaan internal terhadap petugas piket guna mengetahui kronologi pasti serta motif dan modus operandi nya serta apabila ada ditemui unsur keterlibatan dan kelalaian petugas, maka akan diberikan sanksi yang tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku.

Kejadian ini juga telah dilaporkan ke ditjen Pas dan kantor wilayah Ditjenpas Riau

Lapas Pasir Pangaraian juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan atau mendapatkan informasi terkait warga binaan tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada petugas atau aparat penegak hukum terdekat.

Proses pencarian dan penanganan kejadian masih terus dilakukan. Lapas Pasir Pangaraian akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan hasil di lapangan.**

Tim Pengabdian UNRI Kenalkan Teknologi Pakan Mandiri Berbasis Ikan Rucah Lokal Budidaya Nila di KUB Mundam Jaya Dumai

rmrbnews.com, DUMAI – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan pengembangan teknologi pakan mandiri berbasis ikan rucah lokal bersama Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mundam Jaya di Kelurahan Mundam, Kota Dumai, Rabu (9/9/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keberlanjutan usaha budidaya ikan nila yang dijalankan kelompok.

Kegiatan bertajuk “Pengembangan Teknologi Pakan Mandiri Berbasis Ikan Rucah Lokal sebagai Upaya Peningkatan Keberlanjutan Usaha Budidaya Ikan Nila di KUB Mundam Jaya, Kota Dumai” ini diketuai oleh Heri Masjudi, S.Pi, M.Si. Anggota tim terdiri atas Prof. Dr. Ir. Usman M. Tang, M.S., Ir. Rusliadi, M.Si, Morion Saspriatnadi, S.T., M.Ars, Anisa Mutamima, B.Eng., M.Eng., dan Suhendri, S.T., M.T.

Menurut Heri Masjudi, pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan, sehingga pembudidaya perlu memiliki alternatif pakan yang murah dan mudah didapat. “Di wilayah pesisir seperti Dumai, ikan rucah tersedia cukup melimpah. Bahan ini kami manfaatkan sebagai sumber protein untuk pakan mandiri agar pembudidaya tidak terlalu bergantung pada pakan pabrikan yang harganya terus naik,” ujarnya

Kegiatan diikuti oleh 15 peserta dari anggota KUB Mundam Jaya. Mereka mendapat pelatihan yang mencakup pengolahan ikan rucah sebagai bahan baku, penyusunan formulasi pakan, dan pencetakan pakan menggunakan mesin
Selain pelatihan, tim pengabdian menyerahkan bantuan berupa kolam ikan dan mesin pakan mini sederhana kepada KUB Mundam Jaya.

Kolam digunakan untuk menambah kapasitas budidaya ikan nila, sedangkan mesin pakan mini membantu kelompok memproduksi pakan sendiri dari bahan baku lokal. Peralatan ini diharapkan dapat langsung dimanfaatkan anggota kelompok dalam kegiatan budidaya sehari-hari.

Ketua KUB Mundam Jaya, Sulaiman, menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap bantuan dan teknologi yang diperkenalkan dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan anggota kelompok. “Kami berterima kasih kepada tim Universitas Riau. Dengan pakan buatan sendiri, kami berharap biaya pakan bisa ditekan dan usaha nila kami bisa terus berjalan,” katanya

Melalui program ini, tim pengabdian berharap KUB Mundam Jaya mampu memproduksi pakan secara mandiri dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan menjadi contoh pemanfaatan sumber daya lokal bagi kelompok pembudidaya ikan lainnya di Kota Dumai dan sekitarnya.**

Hujan Tak Surutkan Semangat, Lurah Cup II Pangkalan Kerinci Barat Resmi Bergulir

rmrbnews.com, PELALAWAN — Guyuran hujan mengiringi pembukaan Open Tournament Mini Soccer II Lurah Cup II Pangkalan Kerinci Barat Tahun 2026 di Lapangan Merdeka KM 5, Kelurahan Kerinci Barat, Kamis (1/10/2026).

Turnamen tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pelalawan ke-27 Tahun 2026. Meski hujan turun, antusiasme para pemain, panitia dan masyarakat tetap terlihat dalam pembukaan kegiatan.

Sebanyak 32 club ikut ambil bagian dalam kompetisi yang mengusung semangat “Junjung Tinggi Sportivitas — Fair Play yang Paling Utama.”

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaik masing-masing club, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan serta mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif dalam kegiatan olahraga.

Turut hadir dalam pembukaan Ketua PSSI Pelalawan Wazir Syah, S.H., Ketua KONI Pelalawan Marjohan, Camat Pangkalan Kerinci Junaidi, S.Pd., M.Si., Lurah Kerinci Barat Yogi Setiawan, S.STP., M.Si., RT/RW, serta sejumlah unsur terkait.

Erwan B., S.Pd. dalam sambutannya secara resmi membuka Open Tournament Mini Soccer II Lurah Cup II Pangkalan Kerinci Barat.

Erwan menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada seluruh club yang mengikuti kompetisi tersebut. Ia mengingatkan agar seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play selama pertandingan.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Jaga sportivitas dan junjung tinggi fair play. Mari kita jadikan turnamen ini sebagai ajang silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Erwan.

Menurutnya, pertandingan bukan semata-mata tentang kemenangan, tetapi juga bagaimana seluruh peserta mampu menjaga persaudaraan dan menciptakan kompetisi yang sehat.

Erwan juga berharap momentum turnamen tersebut dapat semakin menyemarakkan peringatan HUT Kabupaten Pelalawan ke-27.

“Kita berharap Kabupaten Pelalawan semakin Menawan. Mari kita isi momentum HUT Kabupaten Pelalawan ke-27 ini dengan kegiatan-kegiatan positif yang dapat membangun semangat kebersamaan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Lurah Kerinci Barat Yogi Setiawan, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya turnamen.

Ia berharap Lurah Cup II dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita membangun kebersamaan melalui olahraga. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi fair play harus tetap kita kedepankan,” ujar Yogi.

Ia juga mengingatkan para pemain untuk menghormati lawan dan keputusan wasit serta menjaga suasana pertandingan agar tetap aman dan kondusif.

“Bertandinglah dengan semangat dan kemampuan terbaik. Tetapi jangan sampai karena pertandingan kita kehilangan rasa persaudaraan. Kita ingin Lurah Cup ini menjadi ajang olahraga sekaligus silaturahmi,” tambahnya.

32 Club, Satu Semangat

Sebanyak 32 club akan bersaing menunjukkan kemampuan terbaik dalam turnamen tersebut. Kehadiran puluhan tim menjadi gambaran antusiasme masyarakat terhadap olahraga, khususnya mini soccer.

Hujan yang turun saat pembukaan justru memberikan warna tersendiri bagi dimulainya Lurah Cup II. Semangat peserta dan masyarakat tidak surut. Lapangan Merdeka KM 5 menjadi titik awal bergulirnya kompetisi yang diharapkan berlangsung meriah, aman dan sportif.

Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga menjadi bagian dari semangat masyarakat Kelurahan Kerinci Barat dalam memeriahkan 27 tahun perjalanan Kabupaten Pelalawan.

Kini, setiap club memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.

Bertanding boleh sengit, tetapi persaudaraan tetap dijaga. Mengejar kemenangan boleh, tetapi sportivitas harus menjadi yang utama.

“Junjung Tinggi Sportivitas — Fair Play yang Paling Utama.”**

Asian Agri Perkuat Patroli dan Respons Lapangan Hadapi Karhutla di Riau

rmrbnews.com, Pekanbaru, 28 September 2026 – Asian Agri memperkuat patroli dan pemantauan area rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Kesiapan personel dan peralatan juga ditingkatkan agar tim dapat bergerak cepat ketika ditemukan kebakaran, baik di dalam area operasional maupun di wilayah sekitar yang membutuhkan dukungan penanganan.

Di sejumlah wilayah operasionalnya, Asian Agri meningkatkan frekuensi patroli rutin dan pemantauan titik panas atau hotspot, serta memastikan kesiapan sumber air dan peralatan pemadam. Setiap indikasi titik panas yang terpantau ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan untuk memastikan kondisi aktual dan menentukan respons yang diperlukan.

Ketika hasil pengecekan menunjukkan adanya potensi kebakaran, tim Asian Agri bergerak membantu proses pemadaman bersama masyarakat dan pihak terkait. Dukungan tidak terbatas pada area perusahaan, tetapi juga diberikan untuk membantu penanganan kebakaran di sekitar wilayah operasional guna mengendalikan api dan mencegahnya meluas.
Putu Grhyate Yonata Aksa, Senior Manager Sustainability Operations & CSR Asian Agri, mengatakan pencegahan tetap menjadi prioritas utama, sementara kesiapan untuk merespons kondisi di lapangan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya tersebut.

“Patroli dan pemantauan terus kami tingkatkan agar potensi kebakaran dapat diketahui sedini mungkin. Ketika ditemukan kebakaran, tim kami juga siap bergerak bersama masyarakat dan pihak terkait untuk membantu melakukan penanganan, termasuk apabila lokasi kebakaran berada di luar area perusahaan,” ujar Putu.

Selain membantu proses pemadaman, Asian Agri juga memberikan dukungan kepada masyarakat di sekitar area terdampak, termasuk melalui pembagian masker untuk membantu mengurangi paparan asap di sejumlah lokasi. Dukungan tersebut dilakukan bersamaan dengan koordinasi di lapangan untuk menyesuaikan respons dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

Respons terhadap kebakaran berjalan beriringan dengan upaya pencegahan jangka panjang yang dilakukan Asian Agri bersama masyarakat. Sejak 2016, perusahaan menjalankan Program Desa Bebas Api (DBA) untuk memperkuat kemampuan masyarakat dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons potensi kebakaran sejak dini.

Melalui program tersebut, Asian Agri mendorong edukasi mengenai bahaya karhutla, patroli dan pemantauan, pelaporan dini, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, serta praktik pembukaan lahan tanpa bakar. Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pencegahan karena berada paling dekat dengan wilayahnya dan dapat berperan dalam mendeteksi risiko sejak awal.

Pendekatan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah di tingkat nasional yang menekankan perlunya peningkatan pendekatan pencegahan presisi berbasis desa, termasuk melalui penguatan peran masyarakat dalam mendeteksi dan merespons potensi kebakaran sejak dini, salah satunya melalui MPA.

“Kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pencegahan karhutla. Oleh karena itu, kami terus memperkuat kemampuan masyarakat untuk mengenali risiko, melakukan pemantauan, dan merespons sejak awal agar potensi kebakaran dapat ditangani sebelum semakin meluas,” tambah Putu.

Asian Agri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, TNI, Polri, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Riau. Perusahaan juga telah menerapkan kebijakan tanpa membakar di seluruh area operasionalnya sejak 1994.

Tentang Asian Agri
Didirikan pada tahun 1979, Asian Agri merupakan perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Indonesia dan mengelola lebih dari 100.000 hektare perkebunan kelapa sawit.
Sebagai pelopor Program Inti Perkebunan Rakyat Transmigrasi (PIR-Trans) bersama pemerintah Indonesia, Asian Agri telah bermitra dengan 30.000 petani plasma di Riau dan Jambi, yang secara kolektif mengelola 60.000 hektare perkebunan kelapa sawit. Perusahaan ini juga menjalin kemitraan dengan petani swadaya untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong pertumbuhan sosial ekonomi.

Lewat komitmen terhadap praktik berkelanjutan, Asian Agri menjunjung tinggi kebijakan tanpa bakar dan menerapkan praktik-praktik terbaik perkebunan untuk membantu petani plasma meningkatkan produktivitas, hasil panen, dan ketertelusuran rantai pasok, serta mendukung perjalanan mereka menuju sertifikasi. Pabrik Asian Agri memanfaatkan teknologi canggih dan energi hijau yang dihasilkan sendiri untuk meminimalkan emisi gas rumah kaca.

Perkebunan Asian Agri serta perkebunan petani plasma sepenuhnya bersertifikat Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan International Sustainability & Carbon Certification (ISCC), yang menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap produksi minyak sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.**

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs web Asian Agri atau hubungi:
Lidya Veronica
Media Relation Asian Agri
E-mail: lidya_veronika@asianagri.com

Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285

rmrbnews.com, PEKANBARU — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka memastikan kesiapan pembukaan lalu lintas (open traffic) pada Overpass STA 203+285 yang bersinggungan dengan ruas Jalan Provinsi Simpang Palas, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan proses pembukaan jalur baru sekaligus pengalihan arus lalu lintas dari jalan lama menuju jalur baru dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.

Dalam peninjauan tersebut, personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau bersama sejumlah stakeholder terkait melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan infrastruktur dan kondisi lapangan sebelum jalur baru digunakan oleh masyarakat.

Adapun kegiatan meliputi peninjauan kesiapan open traffic overpass, pembukaan jalan baru, penutupan jalan lama serta pengalihan arus lalu lintas menuju jalur baru.

Dari hasil pengecekan di lapangan, arus lalu lintas selanjutnya dialihkan menuju jembatan atau jalur baru yang telah disiapkan. Untuk mendukung aspek keselamatan dan memperjelas batas jalur, turut dilakukan pemasangan water barrier dan pembatas beton.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AKP Yulius, S.Psi, Ps. Kasi Jamen Opsrek Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, bersama Wella Alrisa, Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Madya Dinas PU; Demi Septi, S.Sos, Penata Penegak Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau; serta Rahmat dari HK Infrastruktur.

Ps. Kasi Jamen Opsrek Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKP Yulius, S.Psi, yang mewakili Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur sebelum digunakan masyarakat.

«“Kami melakukan pengecekan secara langsung terhadap kesiapan open traffic, termasuk pengalihan arus dari jalur lama menuju jalur baru. Aspek keselamatan menjadi perhatian utama agar perubahan jalur ini dapat berjalan aman, tertib dan tidak mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Yulius.»

Menurutnya, pemasangan water barrier dan pembatas beton juga menjadi bagian dari langkah pengamanan di lapangan untuk memberikan batas yang jelas bagi pengguna jalan serta membantu mengarahkan pergerakan kendaraan pada jalur yang telah ditentukan.

Sementara itu, Demi Septi, S.Sos, Penata Penegak Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau, menyampaikan bahwa koordinasi antarinstansi diperlukan untuk memastikan proses pembukaan jalur baru dapat berjalan sesuai dengan kondisi teknis dan kebutuhan lalu lintas di lapangan.

«“Kami bersama stakeholder terkait melakukan pengecekan dan koordinasi di lapangan untuk memastikan pengalihan arus menuju jalur baru dapat dilaksanakan dengan baik. Kami berharap pengguna jalan dapat mengikuti pengaturan dan rambu yang telah disiapkan demi keselamatan dan kelancaran bersama,” ungkap Demi.»

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap perubahan konfigurasi jalan yang berdampak terhadap pergerakan kendaraan harus dipastikan dari sisi keselamatan, kelancaran serta kesiapan pengaturan lalu lintas.

«“Ditlantas Polda Riau akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi bersama stakeholder terkait untuk memastikan setiap perubahan jalur dapat memberikan pelayanan lalu lintas yang aman dan lancar bagi masyarakat. Pengguna jalan juga kami imbau untuk memperhatikan rambu, pembatas serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Jeki.»

Peninjauan lapangan ini sekaligus menjadi bentuk koordinasi antara kepolisian dan stakeholder terkait dalam mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar dan kondusif.(***)

AKP Asdisyah Mursyid Dari Kapolsek Kampar Kini Bertugas di Fungsi Pengawasan PPNS Polda Riau

rmrbnews.com, KAMPAR – Setelah menjalankan tugas sebagai Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursyid kini mendapat penugasan baru di lingkungan Polda Riau.

Dalam Sertijab yang dipimpin Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Sabtu (19/9/2026), jabatan Kapolsek Kampar diserahterimakan kepada Iptu Esafati Daeli.

Sementara AKP Asdisyah mendapat tugas sebagai Ps. Kasikorwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau.
Perpindahan ini membawa Asdisyah dari tugas komando kewilayahan sebagai Kapolsek ke fungsi koordinasi dan pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di tingkat Polda.

Dalam tugas barunya, Asdisyah berperan dalam mendukung koordinasi, pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyidikan yang dilakukan PPNS sesuai kewenangan masing-masing instansi serta ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyebut mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tour of duty di lingkungan Polri.

“Serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dalam rangka tour of duty, sebagai wujud dinamisasi organisasi dan terus berkembangnya tantangan tugas yang harus kita hadapi,” ujar Boby.

Dengan penugasan tersebut, AKP Asdisyah Mursyid melanjutkan tugasnya di Polda Riau dengan tanggung jawab baru pada fungsi koordinasi dan pengawasan PPNS di lingkungan Ditreskrimsus

SMK Multi Mekanik Masmur Perkuat Sinergi dengan Polsek Sukajadi, Fokus Pembinaan Siswa

rmrbnews.com, PEKANBARU — SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru terus memperkuat sinergi dengan TNI dan Polri dalam meningkatkan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum siswa.

Kepala SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru, Yohandra Jamal, S.Pd., MM, mengatakan kerja sama dengan aparat keamanan menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan pembinaan yang lebih optimal kepada peserta didik.

“Kami terus menjalin sinergitas untuk meningkatkan pembinaan terhadap siswa, baik bersama TNI maupun Polri. Saat ini kami bekerja sama dengan Polsek Sukajadi karena sekolah berada di wilayah hukumnya.

Dalam waktu dekat, Bapak Kapolsek akan memberikan pembinaan langsung kepada siswa di sekolah,” ujar Yohandra.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan siswa, khususnya dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran untuk menaati aturan.

Sementara itu, Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah, S.H., M.H. mendukung kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya bersama membentuk generasi muda yang disiplin dan sadar hukum.

“Pembinaan generasi muda harus dilakukan bersama-sama. Kami ingin para pelajar memahami pentingnya disiplin, menaati aturan dan memiliki kesadaran hukum sejak dini,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam semangat kemitraan Polsek Sukajadi dengan dunia pendidikan.**

Polantas Karib Edukasi Mahasiswa UMRI tentang Bahaya Kantuk dan Keselamatan Berkendara

rmrbnews.com, PEKANBARU — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi” itu berlangsung di Kampus UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Edukasi disampaikan Tim Polantas Karib Ditlantas Polda Riau yang dipimpin Kasubdit Kamsel AKBP Dasril, S.Pd., M.M.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak berdiskusi mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban lalu lintas, serta pentingnya mengenali batas kemampuan tubuh saat berkendara.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.

“Mahasiswa merupakan bagian penting dalam menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas. Kami berharap pesan yang disampaikan melalui Polantas Karib dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jeki.

Bahaya Berkendara Saat Mengantuk

AKBP Dasril mengingatkan mahasiswa agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk. Menurutnya, berhenti dan beristirahat merupakan pilihan paling aman dibandingkan mengambil risiko di jalan.

“Kalau tubuh sudah lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Kenali batas kemampuan tubuh dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman bahwa kopi bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi kantuk. Pengendara tetap membutuhkan istirahat yang cukup agar kondisi tubuh kembali pulih.

Selain materi keselamatan, kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab mengenai Kamtibmas, Kamseltibcarlantas, dan Green Policing. Mahasiswa menyampaikan berbagai pertanyaan serta pengalaman mereka saat berkendara, yang kemudian dijawab langsung oleh personel Subdit Kamsel secara komunikatif dan humanis.

Mahasiswa juga didorong menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, menjaga kecepatan, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta menghindari tindakan yang membahayakan diri dan pengguna jalan lain.

Edukasi Keselamatan dan Kepedulian Lingkungan

Dalam kegiatan tersebut, Tim Polantas Karib menyerahkan helm berstandar SNI kepada mahasiswa serta bibit pohon kepada mahasiswa dan dosen UMRI.

Pemberian helm menjadi bagian dari kampanye keselamatan berkendara, sedangkan penyerahan bibit pohon merupakan bagian dari program Green Policing untuk mendorong kepedulian civitas akademika terhadap lingkungan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Dasril.

Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Acara ditutup dengan penyerahan helm SNI, bibit pohon, serta foto bersama.(***)

Ipda Anisko Resmi Jadi Kapolsek Concong, Kapolres Inhil Titip Pesan Integritas dan Pelayanan Humanis

rmrbnews.com, INDRAGIRI HILIR – Ipda Anisko, S.H., M.H. resmi menjabat sebagai Kapolsek Concong Polres Indragiri Hilir, menggantikan Iptu Anton Hilman, S.H., M.H. Pergantian tersebut menjadi bagian dari rangkaian Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Indragiri Hilir, Jumat (18/9/2026) pagi.

Upacara Sertijab digelar di Lapangan Apel Polres Indragiri Hilir dan dipimpin langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H.

Sertijab tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Riau Nomor KEP/467/IX/KEP/2026 tanggal 5 September 2026.

Prosesi berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan keputusan, kemudian dilanjutkan penyematan tanda pangkat dan jabatan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima, pakta integritas dan berita acara sumpah jabatan.

Dengan prosesi tersebut, Ipda Anisko resmi menerima amanah baru untuk memimpin Polsek Concong. Ia bertanggung jawab memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan profesional, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Polsek Concong.

Kapolres: Pemimpin Harus Berintegritas dan Humanis

Dalam amanatnya, Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto mengatakan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, khususnya dalam pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, serta upaya meningkatkan kinerja organisasi sesuai kebutuhan dan pengembangan SDM Polri yang Presisi,” ujar Kapolres.

Kapolres meminta para pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas serta memahami karakteristik wilayah dan tanggung jawab masing-masing.

“Jadilah pemimpin yang berintegritas, tegas, humanis, mampu membangun kerja sama dan menghadirkan inovasi demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengendalikan organisasi, tetapi juga harus mampu membimbing, mengarahkan dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel.

“Empati, profesionalisme dan kemampuan menyelesaikan permasalahan menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan tugas,” tambahnya.

Ipda Anisko Emban Tanggung Jawab di Concong

Sebagai Kapolsek Concong yang baru, Ipda Anisko kini mengemban tanggung jawab untuk memimpin personel sekaligus memastikan pelayanan kepolisian berjalan secara profesional dan humanis.

Pesan Kapolres mengenai integritas, komunikasi, empati dan profesionalisme menjadi bekal penting dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Terlebih, Kapolsek merupakan salah satu ujung tombak institusi Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah hukumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas serta pengabdian selama bertugas di jajaran Polres Indragiri Hilir.

Sementara kepada pejabat baru, Kapolres mengajak seluruh personel memberikan dukungan, menjaga soliditas, integritas dan sinergitas dalam menjalankan tugas.

Sertijab Dilanjutkan Kenal Pamit

Usai upacara Sertijab di Lapangan Apel Polres Indragiri Hilir, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran dan kenal pamit di Aula Rekonfu Polres Inhil.

Acara tersebut diisi dengan penyampaian kesan dan pesan, sambutan Kapolres, penyerahan cenderamata serta foto bersama. Momentum ini menjadi bagian dari rangkaian pergantian jabatan sekaligus menandai dimulainya tugas Ipda Anisko sebagai Kapolsek Concong.

Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto kembali berpesan agar para pejabat yang baru segera beradaptasi dan memberikan kinerja terbaik.

“Selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat yang baru. Segera beradaptasi dan berikan kinerja terbaik. Kepada pejabat lama, terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Indragiri Hilir,” tutup AKBP Donny.**