Dua KRI Tinggalkan Ambon, Lanjutkan Operasi Trisula Jaya-26 Menuju Papua

Ambon,LensoMerah.com — Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banjarmasin-592 dan KRI Teluk Palu-523, kembali bertolak dari Dermaga Tawiri, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Kota Ambon, Maluku, untuk melanjutkan penugasan Operasi Trisula Jaya-26 menuju wilayah Papua, Jumat (16/1/2026).

Keberangkatan kedua unsur TNI Angkatan Laut tersebut menandai kelanjutan dukungan strategis dalam Operasi Trisula Jaya-26 Angkatan Laut, khususnya untuk mendukung Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas PAMTAS) RI–PNG Mobile Kewilayahan Tahun Anggaran 2026.

KRI Banjarmasin-592 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Yohanes Berchmans Cahyono mengangkut sekitar 900 personel Satgas PAMTAS yang berasal dari Yonif 623/XXI/TB dan Yonif 200/II/SWJ. Kapal ini akan melanjutkan pelayaran menuju Papua guna mendukung pengamanan wilayah perbatasan RI–Papua Nugini secara mobile dan terpadu.

Sementara itu, KRI Teluk Palu-523 di bawah komando Letkol Laut (P) Barkah Ardianto juga membawa kurang lebih 900 personel Satgas PAMTAS dari Yonif 744/IX/UDY dan Yonif 136/XIX/TT. Unsur ini memiliki peran vital dalam mendukung pergeseran pasukan dan logistik demi kelancaran operasi pengamanan perbatasan.

Di tempat terpisah, Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menyampaikan ucapan selamat melanjutkan tugas operasi kepada seluruh prajurit KRI Banjarmasin-592 dan KRI Teluk Palu-523, serta personel Satgas PAMTAS RI–PNG.

Ia menekankan agar seluruh prajurit senantiasa mengedepankan faktor keselamatan personel dan material selama pelaksanaan operasi, tanpa mengurangi profesionalisme dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas negara.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap jaga keselamatan, disiplin, serta soliditas antarunsur demi keberhasilan Operasi Trisula Jaya-26,” pesan Dankodaeral IX.

Prosesi keberangkatan (Merplug) kedua KRI tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur pendukung di lingkungan Kodaeral IX, antara lain Kadisharkan Kodaeral IX Letkol Laut (T) Juni Heri, Kadissyahal Kodaeral IX Letkol Laut (P) Akhmad Effendy, Kaur Riksa Pomal, Paur Hatkum Diskum, Kasi Matkom Satkom, Paur Konstruksi Disfaslan, Paur Silmil Akun, Paur TU Disbek, serta Pleton Merplug.

Keberangkatan dua KRI ini menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung pengamanan wilayah perbatasan negara, khususnya di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(LM01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *