Ketua Komisi III DPRD Ambon Dorong Reward and Punishment Internal DLHP

Ambon,LensoMerah.com – Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Hary Putra Far-Far, menilai Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon secara sarana dan prasarana sejatinya telah memiliki kemampuan untuk mengatasi persoalan persampahan yang masih terjadi di berbagai wilayah Kota Ambon. Namun demikian, kelengkapan fasilitas tersebut dinilai tidak akan optimal tanpa komitmen dan kinerja aparatur yang menjalankannya.

Hal tersebut disampaikan Far-Far kepada wartawan di Baileo Rakyat, Belakang Soya, Jumat (9/1/2026). Ia menyatakan sepakat dengan rencana pemberlakuan sistem reward and punishment bagi masyarakat yang lalai dalam menjaga kebersihan, namun menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan internal DLHP.

“Dari sisi sarana dan prasarana sebenarnya sudah cukup lengkap. Pembiayaan armada juga tergolong besar, mulai dari penanganan sampah di hulu hingga ke hilir. Namun semua itu akan sia-sia jika tidak diiringi dengan kesadaran dan komitmen bersama, terlebih ketika kebijakan reward dan punishment diterapkan,” jelasnya.

Far-Far menekankan bahwa penerapan sistem penghargaan dan sanksi tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga harus berlaku bagi pegawai DLHP Kota Ambon. Menurutnya, aparatur yang bekerja dengan baik dan menunjukkan komitmen terhadap kebersihan kota layak mendapatkan penghargaan.

Sebaliknya, bagi pegawai yang tidak menjalankan tugas secara maksimal, ia meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh serta pemberian sanksi sebagai bentuk pembinaan dan efek jera.

“Ketika masyarakat sudah taat dan sanksi diterapkan, maka DLHP melalui petugas dan buruh angkut juga harus menjalankan tugas sesuai ketentuan. Kinerja aparatur harus sejalan dengan tuntutan yang dibebankan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, dengan dukungan sarana dan prasarana yang telah tersedia serta penerapan sistem pengawasan dan penilaian kinerja yang tegas, proses pengangkutan sampah dari hulu hingga ke hilir dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Kami berharap penanganan persampahan di Kota Ambon benar-benar berjalan baik. Secara fasilitas sebenarnya sudah memadai, yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen dan disiplin dalam pelaksanaannya,” pungkas Far-Far.(LM01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *