Kodaeral IX Peringati Isra Mi’raj, Perkuat Iman Prajurit Menuju Pengabdian Prima

Ambon, LensoMerah.com — Dalam upaya mempertebal keimanan dan ketakwaan prajurit kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Komando Daerah Angkatan Laut IX menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Markas Komando Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, Jumat malam (16/1/2026).

Peringatan keagamaan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral IX, Hanarko Djodi Pamungkas, yang hadir bersama Wakil Komandan Kodaeral IX, Muhammad Risahdi, para pejabat utama, kepala satuan kerja, serta seluruh personel Muslim Kodaeral IX.

Turut hadir Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Inca Hanarko Djodi Pamungkas, bersama jajaran pengurus daerah Jalasenastri, menambah khidmat suasana peringatan.

Dalam sambutannya, Komandan Kodaeral IX menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna strategis bagi prajurit TNI Angkatan Laut. Selain sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat moral dan etos pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita diingatkan untuk senantiasa meningkatkan kualitas keimanan dalam kehidupan pribadi maupun saat menjalankan tugas. Dengan meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW, diyakini akan terbentuk karakter prajurit yang prima menuju Indonesia maju,” tegasnya.

Hikmah Isra Mi’raj bagi Prajurit

Ceramah hikmah Isra Mi’raj disampaikan oleh Akhmad Mukhroji, yang menjelaskan bahwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW hanya dalam satu malam, namun sarat dengan makna mendalam.

Ia menekankan bahwa salah satu momen terpenting dalam peristiwa tersebut adalah diterimanya perintah shalat lima waktu secara langsung dari Allah SWT. Selain itu, Rasulullah SAW juga diperlihatkan berbagai peristiwa gaib, bertemu para nabi terdahulu, bahkan memimpin mereka dalam shalat sebagai imam.

“Peristiwa seagung ini mengajarkan banyak hikmah, di antaranya tingginya derajat kehambaan, pentingnya menyampaikan kebenaran walau pahit, keutamaan shalat, serta keyakinan iman Nabi Muhammad SAW yang meningkat dari ilmul yaqin menuju ‘ainul yaqin,” jelasnya.

Menurutnya, nilai-nilai Isra Mi’raj sangat relevan untuk dijadikan pedoman prajurit TNI AL dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menjaga integritas, disiplin, dan tanggung jawab sebagai aparat pertahanan negara.

Peringatan Isra Mi’raj di lingkungan Kodaeral IX ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memperkuat fondasi spiritual prajurit, sehingga tercipta keseimbangan antara profesionalisme militer dan keteguhan iman dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.(LM01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *