Antisipasi Lonjakan Arus Long Weekend, Ditlantas Polda Riau Sebar Personel di Titik Rawan

rmrbnews.com, Pekanbaru, Jumat (1/5/2026) – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode long weekend, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mengerahkan seluruh personel untuk turun langsung ke lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir potensi kemacetan di sejumlah titik rawan.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa tidak ada personel yang libur selama periode long weekend. Seluruh kekuatan diturunkan dan disebar di berbagai titik strategis, khususnya pada ruas jalan protokol yang rawan terjadi kepadatan kendaraan.

“Dalam antisipasi long weekend ini, seluruh personel kami turunkan ke lapangan. Tidak ada yang libur, semuanya kita fokuskan untuk pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas pengamanan di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno Hatta, Jalan SM Amin, kawasan Siak II Air Hitam, Jalan HR Soebrantas, hingga Jalan Arifin Achmad.

Selain di ruas jalan, personel Ditlantas Polda Riau juga disiagakan di sejumlah pusat perbelanjaan yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat, seperti kawasan Mall SKA, Mall Ciputra Seraya, kawasan RTC Sudirman, Mal Pekanbaru, serta Ramayana Soebrantas Panam.

Personel juga melaksanakan patroli di sejumlah SPBU guna mengantisipasi antrean kendaraan yang berpotensi menimbulkan gangguan arus lalu lintas.

Untuk ruas jalan tol, seperti Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), pengawasan turut ditingkatkan. Hal ini mengingat jalur lintas Riau–Sumatera Barat diprediksi akan didominasi kendaraan pribadi, baik dari arah Pekanbaru menuju Sumbar maupun sebaliknya.

“Khusus di ruas tol, terutama Tol Pekbang, kami tingkatkan patroli dan pengawasan. Personel juga melakukan penyisiran bersama petugas Hutama Karya untuk menertibkan pengendara yang parkir di bahu jalan tol, karena sangat berbahaya,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.***

 

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, apabila terjadi kepadatan agar tidak melambungkan kendaraan karena dapat memperparah kemacetan. Mari kita utamakan keselamatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

 

Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan di perjalanan.

 

“Apabila membutuhkan bantuan polisi terdekat, masyarakat dapat segera menghubungi call center layanan Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam,” pungkasnya.

 

Selamat menikmati libur panjang, semoga selamat sampai tujuan. Ingat, keluarga menanti di rumah.(***)

Farhat Abbas Ajak Masyarakat Riau Sukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026

rmrbnews.com, – Dukungan terhadap Event Nasional Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 semakin menguat. Farhat Abbas tidak hanya menyuarakan semangat kebangkitan budaya Melayu, tetapi juga secara langsung mengajak masyarakat Riau untuk ikut ambil bagian dalam menyukseskan event besar tersebut.

Dengan gaya yang lugas dan penuh semangat, kepada sejumlah media, pada (30/04/2036) Farhat menegaskan bahwa keberhasilan Kenduri Akbar tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Ini bukan sekadar acara, ini gerakan. Saya mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersama-sama mensukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026. Ini momen kita menunjukkan bahwa Melayu itu hidup, kuat, dan punya masa depan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Melayu agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, Riau sebagai salah satu pusat budaya Melayu memiliki peran penting dalam menjadi tuan rumah yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu menghadirkan semangat kebersamaan dan kebanggaan identitas.

“Assalamu’alaikum..Saya Farhat Abbas mengajak kepada seluruh masyarakat Riau dan sekitarnya untuk menghadiri acara Kenduri Akbar Melayu Nusantara 9 sampi 11 Agustus 2026 yang akan diadakan di Halaman Kantor Lembaga Adat Melayu Riau bersama dengan Tokoh tokoh Pemuda Riau, semangat terus sukses acaranya, dan jangan lupa membela kaum  yang lemah, Farhat Abbas,” ucapnya dalam sebuah video didampingi Panglima Barisan  Muda Laskar Melayu Bersatu (LMB) Nusantara Indra Gunawan dan Tega Maulana.

Selain dikenal sebagai tokoh publik nasional, Farhat Abbas juga merupakan Penasehat Persatuan Masyarakat Riau Indonesia serta sosok tokoh muda nasional asal Riau. Dalam kiprahnya, ia dikenal sebagai pengacara yang kerap berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan keadilan dan menyuarakan kepentingan publik.

Panitia penyelenggara menyambut ajakan tersebut dengan optimisme tinggi. Mereka berharap, dukungan dan seruan dari tokoh seperti Farhat Abbas mampu menggerakkan partisipasi luas masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, seniman, hingga komunitas pemuda.

Ketua Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Provinsi Riau Putra Rezeky salah satu panitia penyelenggara menilai, momentum ini menjadi simbol bahwa kebangkitan budaya Melayu tidak hanya bergerak di level akar rumput, tetapi juga mendapat perhatian dari kalangan profesional dan pemangku kebijakan di tingkat nasional.

“Kami melihat ini sebagai sinyal positif. Ketika tokoh muda Riau mendapat kepercayaan di tingkat nasional, tentu akan membuka ruang kolaborasi lebih luas, termasuk dalam mendukung event Kenduri Akbar sebagai panggung budaya Melayu,” ujar Putra.

Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 sendiri digagas sebagai event berskala nasional oleh tokoh – tokoh muda Riau dari Barisan Muda Lembaga Melayu Bersatu (LMB) Nusantara berkolaborasi dengan Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) dibawah naungan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Melayu, sekaligus menjadi ajang promosi potensi daerah, UMKM, dan pariwisata.**