Jubir UIN Suska Riau Klarifikasi Faktual Insiden Pembacokan Mahasiswi di Lingkungan Kampus
rmrbnews.com, PEKANBARU – Aparat kepolisian telah menangkap pelaku pembacokan terhadap Faradilla Ayu Pramesti, seorang mahasiswi UIN Suska Riau, setelah insiden yang terjadi di lingkungan kampus. Pelaku sempat menyandera korban usai melakukan pembacokan.
Rony Riansyah, perwakilan dari UIN Suska Riau, menyatakan bahwa pelaku mengaku berasal dari Bangkinang dan bernama Raihan Mufazzar saat diinterogasi oleh petugas keamanan.
“Saat diinterogasi petugas keamanan kita pelaku hanya mengaku dari Bangkinang. Nama Raihan Mufazzar,” kata Rony.
Raihan Mufazzar kini telah diamankan di Polsek Bina Widya. Menurut Rony, pelaku sempat menahan korban setelah melakukan aksinya. Ia juga menambahkan bahwa pelaku dan korban saling mengenal.
Berikut keterangan resmi UIN SUSKA RIAU terkait peristiwa yang menimpa seorang mahasiswi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum pagi tadi.
Berikut poin-poin faktualnya:
📍 Kondisi Korban: Korban berinisial FA (23) saat ini dalam kondisi sadar dan tengah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Pekanbaru. Pihak kampus memastikan akan memberikan pendampingan medis serta pemulihan psikologis penuh.
📍 Kronologi Singkat: Insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat korban tengah bersiap mengikuti ujian munaqosah. Pelaku berinisial RM , tiba-tiba melakukan tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam.
📍 Penanganan Pelaku: Petugas keamanan kampus (Security) sigap mengamankan pelaku di lokasi kejadian beserta barang bukti. Saat ini, pelaku telah diserahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
📍 Motif Kejadian: Diduga dipicu oleh masalah pribadi antara pelaku dan korban. Pihak kampus menyerahkan pendalaman motif sepenuhnya kepada penyidik kepolisian.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian, mengungkapkan bahwa baik korban maupun pelaku terdaftar sebagai mahasiswa UIN Suska Riau. Pelaku datang dengan membawa dua senjata tajam.
Anggi Rian menambahkan, “Pelaku dan korban sama-sama mahasiswa UIN Suska Riau ini. Sejauh ini yang dapat kami sampaikan pelaku datang membawa kampak dan parang.”tutupnya.***