BSI Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Kenalkan Produk Investasi Emas dan Tabungan Haji
Ambon,LensoMerah.com– PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat perannya dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di daerah.
Hal ini disampaikan oleh Zulfahmi Farma, pemateri dari BSI Kantor Cabang Ambon, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Edukasi dan Training of Trainers (ToT) Media Massa sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia, Kamis (15/1/2026), di Kantor OJK Provinsi Maluku.
Dalam paparannya, Zulfahmi menjelaskan bahwa BSI hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat finansial, sahabat spiritual, dan sahabat sosial bagi masyarakat, khususnya di Kota Ambon dan Maluku secara umum.
“BSI secara resmi lahir pada tahun 2021 melalui penggabungan tiga bank syariah besar, yakni Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah.
Penggabungan ini memperkuat fondasi perbankan syariah nasional,” ujarnya.
Zulfahmi mengungkapkan, BSI kini telah memiliki aset lebih dari Rp400 triliun dan menjadi satu-satunya bank syariah yang masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional di Indonesia. Bahkan, BSI telah melebarkan sayap internasional dengan membuka cabang di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 28 Januari 2022.
Selain fokus pada bisnis, BSI juga menunjukkan komitmen sosial melalui pengelolaan zakat. Tercatat, zakat perusahaan mencapai Rp169 miliar, sementara zakat pegawai sebesar Rp27 miliar, yang disalurkan untuk mendukung kesejahteraan umat.
Dalam sesi mteri, BSI memperkenalkan sejumlah produk unggulan, khususnya di bidang investasi dan perencanaan keuangan syariah. Salah satunya adalah produk investasi emas, yang meliputi Gadai Emas, Cicil Emas, dan Tabungan Emas.
“Emas merupakan instrumen investasi yang berfungsi sebagai pelindung nilai terhadap penurunan daya beli rupiah. Tanpa disadari, emas menjaga nilai kekayaan kita dari waktu ke waktu,” jelas Zulfahmi.
Produk BSI Cicil Emas memungkinkan nasabah membeli emas logam mulia dengan harga saat akad, kemudian dicicil dengan angsuran tetap hingga maksimal 5 tahun, dengan limit pembiayaan mencapai Rp150 juta. Keunggulannya, angsuran tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga emas di masa depan.
Sementara itu, BSI Gadai Emas menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang membutuhkan dana tunai dengan jaminan emas, baik berupa logam mulia, perhiasan, maupun koin dinar. Layanan ini menawarkan taksiran tinggi, biaya ringan, penyimpanan aman dan diasuransikan, serta dapat diakses secara online maupun offline, termasuk layanan take over dari lembaga gadai lain.
BSI juga menegaskan perannya sebagai bank penerima setoran haji. Melalui Tabungan Haji Indonesia dan Tabungan Haji Muda, masyarakat dapat mempersiapkan ibadah haji sejak dini. Sesuai ketentuan Kementerian Agama, penerimaan setoran haji hanya dilakukan melalui bank syariah.
“Bagi masyarakat yang berniat menunaikan ibadah haji, BSI siap mendampingi sejak tahap perencanaan hingga pendaftaran,” tambahnya.
Untuk mendukung kemudahan layanan, BSI telah menghadirkan aplikasi digital BYOND by BSI, yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai produk dan layanan perbankan syariah secara praktis dan aman.
Melalui kegiatan ToT ini, BSI berharap para wartawan dapat menjadi agen literasi keuangan syariah, menyebarkan informasi yang benar, serta mendorong masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.(LM01)