Pegadaian Dorong Wartawan Jadi Agen Literasi Keuangan dan Mitra Usaha

Ambon,LensoMerah.com – PT Pegadaian terus memperkuat perannya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, termasuk dengan menggandeng insan pers sebagai mitra strategis. Selain sebagai penyampai informasi edukatif, wartawan juga didorong untuk mengambil peluang ekonomi melalui kemitraan Agen Pegadaian.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bisnis PT Pegadaian Cabang Ambon, Hardsal Rahman, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Wartawan sebagai Duta Literasi di Sektor Jasa Keuangan, yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Kamis (15/1/2026).

Hardsal menjelaskan, Pegadaian memiliki jaringan layanan yang sangat luas di seluruh Indonesia, dengan 12 kantor wilayah, termasuk Kantor Wilayah Makassar yang membawahi Area Ambon. Area Ambon sendiri menaungi enam cabang, yakni Cabang Ambon, Cabang Syariah Ambon, Cabang Tual, Cabang Nusa Dewa, Cabang Masohi, dan Cabang Namlea.

“Secara nasional, Pegadaian memiliki lebih dari 4.085 outlet. Di Ambon sendiri terdapat 41 outlet, termasuk unit layanan Pegadaian yang beroperasi bersama BRI di sejumlah wilayah,” jelasnya.

Menurut Hardsal, selain mengandalkan kantor fisik, Pegadaian juga membuka ruang kemitraan melalui Agen Pegadaian, yang dapat diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk insan media. Skema ini dinilai mampu memperluas jangkauan layanan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi mitra.

“Wartawan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi literasi keuangan kepada masyarakat, tetapi juga memiliki peluang untuk menjadi agen resmi Pegadaian dan memperoleh manfaat ekonomi secara langsung,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hardsal juga menekankan pentingnya perencanaan keuangan yang sehat. Salah satunya dengan membiasakan diri menyisihkan minimal 10 persen penghasilan untuk investasi di awal, bukan menunggu sisa dari pengeluaran bulanan.

“Kalau menunggu sisa, biasanya tidak akan pernah ada sisa untuk investasi. Karena itu, investasi harus dilakukan lebih dulu,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai tawaran investasi ilegal dan lembaga keuangan yang tidak memiliki legalitas jelas.

“Hadirnya Pegadaian dan OJK di sini bertujuan membangun kesadaran agar masyarakat semakin cerdas, kritis, dan berhati-hati dalam berinteraksi dengan lembaga jasa keuangan,” pungkas Hardsal.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran wartawan sebagai Duta Literasi Keuangan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan inklusif di Provinsi Maluku.(LM01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *