Warga Kecewa Diduga Pasien ODGJ Asal Pelalawan Terlantar
rmrbnews.com, PELALAWAN – Pandangan tak sedap, terpampang dihalaman teras Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih, bukan tanpa sebab, pasien yang diduga kuat orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dibiarkan terlantar, hal ini membuat warga kecewa atas kinerja Pemerintah Kabupaten Pelalawan.(06/02/2026).
Menurut informasi dirangkum pasien ODGJ tersebut sempat diantarkan oleh pihak Satpol PP Pelalawan ke Dinas Sosial (Dinsos) Pelalawan, lalu diantarkan lagi ke RSUD Selasih.
Selang beberapa lama, pasien ODGJ itu diantar lagi oleh pihak Satpol PP ke Dinsos Pelalawan dan Dinsos Pelalawan kembali mengantar ke RSUD Selasih.
“Pasien org gila bang, dari Satpol PP diantar ke Dinsos, dari Dinsos di antar ke RSUD Selasih, dari RS Selasih diantar lagi oleh Satpol PP ke Dinsos, lalu dari Dinsos diantar lagi ke RS Selasih, diterlantarkan bg..,”kata sumber yang melihat dan enggan menyampaikan identitasnya.
Penelusuran media pada malam harinya diketahui pihak RSUD Selasih Pelalawan akhirnya mengantarkan pasien diduga ODGJ tersebut ke RSJ Panam Pekanbaru, tanpa didampingi pihak Dinsos Pelalawan, kemudian Perawat RSUD tidak boleh pulang oleh pihak RSJ Panam, hingga pihak Dinsos Pelalawan datang,”
“Tpi perawat RS Selasih Pelalawan yg ngantar pasien ke RSJ Panam ,sampai malam Perawat RSUD ini tidak boleh pulang sama pihak RSJ Panam sampai pihak Dinas Sosial Pelalawan datang untuk memberikan data pendukung,” ucap sumber
Sementara itu, Kepala Dinsos Pelalawan Rommel, saat dikonfirmasi media membenarkan adanya pasien diduga ODGJ, dan saat ini telah diantarkan ke RSJ Panam Pekanbaru.
Ia mengatakan bahwa sesuai ketentuan pasien ODGJ merupakan tanggung jawab pihak Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit, peran Dinsos adalah sebagai pendampingan dan pendataan pasien.
“Iya benar, tapi saat ini sudah di RSJ Pekanbaru, kami tadi telah mengecek data diri dari pasien tersebut namun tidak muncul di Disdukcapil, dan sesuai SOP pasien ODGJ tersebut ditangani oleh Dinas Kesehatan, untuk Dinsos sesuai SOP adalah untuk pendampingan,” ucapnya.***