OJK Maluku Tutup ToT Media Massa, Wartawan Didorong Jadi Duta Literasi Keuangan Indonesia

Ambon,LensoMerah.com  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku resmi menutup kegiatan Edukasi dan Training of Trainers (ToT) Media Massa sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia, yang berlangsung di Kantor OJK Provinsi Maluku, Kamis (15/1/2026).

Penutupan kegiatan ditandai dengan sambutan Novian Suhardi, Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPKLMS) OJK Maluku.

Dalam sambutannya, Novian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah mengikuti kegiatan edukasi intensif sejak pagi hingga sore hari.

“Kami menyadari kegiatan ini cukup melelahkan, namun kami berharap seluruh rasa lelah itu terbayar dengan pengetahuan dan informasi yang Bapak-Ibu peroleh selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Novian menegaskan bahwa kegiatan ToT ini memiliki makna strategis karena output utamanya adalah menjadikan wartawan sebagai bagian dari OJK Peduli, yakni penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia di daerah.

“Ke depan, bukan hanya OJK yang berbicara saat kegiatan literasi, tetapi Bapak-Ibu wartawan juga akan terlibat langsung menyampaikan edukasi kepada masyarakat tentang perencanaan keuangan, perbankan, asuransi, pembiayaan, hingga pasar modal,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran wartawan tidak lagi terbatas sebagai penulis berita, namun juga diharapkan mampu tampil sebagai narasumber dan presenter literasi keuangan di hadapan publik.

Menurut Novian, materi terakhir dalam ToT sengaja dirancang untuk membekali peserta agar memiliki keberanian, kapasitas, dan pemahaman saat menyampaikan edukasi keuangan secara langsung kepada masyarakat.

OJK Maluku juga berencana membentuk grup khusus wartawan OJK Peduli, terpisah dari grup media yang sudah ada, sebagai wadah koordinasi, berbagi materi, dan penguatan kapasitas berkelanjutan.

“Terkait hasil evaluasi, memang ada beberapa peserta yang nilainya belum maksimal. Namun kami melihat semangat dan komitmen yang besar. Kami yakin ke depan pemahaman dan kapasitas literasi keuangan teman-teman wartawan akan terus meningkat,” ungkapnya.

Novian mencontohkan praktik baik yang sebelumnya telah dilakukan OJK Pusat melalui program OJK Peduli Wartawan di sejumlah daerah, yang hasil edukasinya banyak dipublikasikan di media nasional.

“Kami ingin hal serupa juga terwujud di Maluku. Wartawan menjadi mitra strategis OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, baik dari sisi fasilitas maupun teknis penyelenggaraan.

“Kami berharap sinergi ini terus berlanjut. Terima kasih atas partisipasi aktif rekan-rekan wartawan, termasuk pemberitaan yang telah dihasilkan selama kegiatan berlangsung. Ini menunjukkan profesionalisme dan komitmen pers dalam mendukung edukasi publik,” tutup Novian.(LM01)

BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja Lewat Empat Program Jaminan Sosial

Ambon,LensoMerah.com – BPJS Ketenagakerjaan menegaskan kehadiran negara dalam melindungi seluruh pekerja, baik formal maupun informal, melalui penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan yang paripurna.

Hal tersebut disampaikan,Joy Pangeranto Manalu,dalam paparan materi BPJS Ketenagakerjaan Ambon pada kegiatan edukasi kepada insan media dan masyarakat,Kamis 15 Januari 2026

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Pasal 14, setiap orang, termasuk warga negara asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia, wajib menjadi peserta jaminan sosial.

Saat ini terdapat dua badan penyelenggara jaminan sosial di Indonesia, yakni BPJS Ketenagakerjaan (eks Jamsostek) yang melindungi seluruh pekerja formal dan informal, serta BPJS Kesehatan (eks Askes) yang menjamin layanan kesehatan bagi seluruh penduduk.

Empat Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan empat program utama sebagai bentuk perlindungan menyeluruh bagi pekerja, khususnya pekerja penerima upah.
Program pertama adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).

Kecelakaan kerja didefinisikan sebagai kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk dalam perjalanan dari rumah ke tempat kerja atau sebaliknya, serta penyakit akibat lingkungan kerja.

“Selama kecelakaan itu berhubungan dengan pekerjaan, maka masuk kategori kecelakaan kerja,” dijelaskan pemateri,Kamis 15 Januari 2026

Manfaat JKK mencakup layanan medis tanpa batas (unlimited) sesuai kebutuhan medis peserta. Seluruh biaya perawatan, termasuk operasi dengan biaya besar sekalipun, ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, peserta juga memperoleh penggantian biaya transportasi dari lokasi kejadian ke fasilitas kesehatan. Jika fasilitas kesehatan di daerah tidak mampu menangani, peserta dapat dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, termasuk ke Makassar, sesuai kebutuhan medis.

Santunan dan Beasiswa bagi Peserta dan Ahli Waris,Apabila peserta mengalami kecelakaan kerja dan harus menjalani perawatan dalam waktu lama, BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) berupa pengganti penghasilan bulanan selama masa pemulihan.

Risiko terberat dalam kecelakaan kerja adalah meninggal dunia. Dalam kondisi tersebut, ahli waris berhak menerima santunan kematian sebesar 48 kali upah yang dilaporkan. Sebagai contoh, jika upah peserta Rp10 juta, maka santunan yang diterima mencapai Rp480 juta.

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan beasiswa pendidikan bagi maksimal dua anak peserta yang meninggal dunia atau mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan kerja. Beasiswa diberikan mulai dari jenjang TK hingga pendidikan tinggi (S1), dengan durasi maksimal hingga 8 tahun atau sampai anak berusia 23 tahun, menikah, atau berkeluarga.
Jaminan Kematian di Luar Kecelakaan Kerja

Program berikutnya adalah Jaminan Kematian (JKM), yang diberikan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Dalam program ini, ahli waris berhak menerima santunan sebesar Rp42 juta, serta beasiswa pendidikan bagi anak yang telah terdaftar sesuai ketentuan.

Ahli waris ditetapkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan, seperti pasangan sah atau anak. Anak angkat dapat menjadi ahli waris dengan syarat telah disahkan secara hukum.

BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan Jaminan Hari Tua (JHT), yang merupakan tabungan bagi peserta sebagai bekal di masa depan.

Dana JHT berasal dari akumulasi iuran dan hasil pengembangan, dengan tingkat pengembangan di atas rata-rata suku bunga deposito bank milik negara.

Selain itu terdapat Jaminan Pensiun (JP), berupa manfaat berkala atau sekaligus yang dibayarkan kepada peserta saat memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia. Untuk program JHT dan JP, terdapat kontribusi dari perusahaan atau pemberi kerja.
Manfaat Nyata bagi Kehidupan Peserta

Berdasarkan survei BPJS Ketenagakerjaan, pemanfaatan klaim paling banyak digunakan untuk biaya pendidikan anak (34,21 persen), modal usaha (26,32 persen), pembayaran utang (18,42 persen), serta biaya pemakaman dan kebutuhan lainnya (10,53 persen).

BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa seluruh program ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja dan keluarganya

“Perlindungan ketenagakerjaan bukan pilihan, tetapi hak setiap pekerja. Pastikan Anda telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” menjadi pesan penutup dalam paparan tersebut.(LM01)

 

BSI Perkuat Literasi Keuangan Syariah, Kenalkan Produk Investasi Emas dan Tabungan Haji

Ambon,LensoMerah.com– PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat perannya dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di daerah.

Hal ini disampaikan oleh Zulfahmi Farma, pemateri dari BSI Kantor Cabang Ambon, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Edukasi dan Training of Trainers (ToT) Media Massa sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia, Kamis (15/1/2026), di Kantor OJK Provinsi Maluku.

Dalam paparannya, Zulfahmi menjelaskan bahwa BSI hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat finansial, sahabat spiritual, dan sahabat sosial bagi masyarakat, khususnya di Kota Ambon dan Maluku secara umum.

“BSI secara resmi lahir pada tahun 2021 melalui penggabungan tiga bank syariah besar, yakni Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah, dan BRI Syariah.

Penggabungan ini memperkuat fondasi perbankan syariah nasional,” ujarnya.

Zulfahmi mengungkapkan, BSI kini telah memiliki aset lebih dari Rp400 triliun dan menjadi satu-satunya bank syariah yang masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional di Indonesia. Bahkan, BSI telah melebarkan sayap internasional dengan membuka cabang di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 28 Januari 2022.

Selain fokus pada bisnis, BSI juga menunjukkan komitmen sosial melalui pengelolaan zakat. Tercatat, zakat perusahaan mencapai Rp169 miliar, sementara zakat pegawai sebesar Rp27 miliar, yang disalurkan untuk mendukung kesejahteraan umat.

Dalam sesi mteri, BSI memperkenalkan sejumlah produk unggulan, khususnya di bidang investasi dan perencanaan keuangan syariah. Salah satunya adalah produk investasi emas, yang meliputi Gadai Emas, Cicil Emas, dan Tabungan Emas.

“Emas merupakan instrumen investasi yang berfungsi sebagai pelindung nilai terhadap penurunan daya beli rupiah. Tanpa disadari, emas menjaga nilai kekayaan kita dari waktu ke waktu,” jelas Zulfahmi.

Produk BSI Cicil Emas memungkinkan nasabah membeli emas logam mulia dengan harga saat akad, kemudian dicicil dengan angsuran tetap hingga maksimal 5 tahun, dengan limit pembiayaan mencapai Rp150 juta. Keunggulannya, angsuran tidak terpengaruh oleh fluktuasi harga emas di masa depan.

Sementara itu, BSI Gadai Emas menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang membutuhkan dana tunai dengan jaminan emas, baik berupa logam mulia, perhiasan, maupun koin dinar. Layanan ini menawarkan taksiran tinggi, biaya ringan, penyimpanan aman dan diasuransikan, serta dapat diakses secara online maupun offline, termasuk layanan take over dari lembaga gadai lain.

BSI juga menegaskan perannya sebagai bank penerima setoran haji. Melalui Tabungan Haji Indonesia dan Tabungan Haji Muda, masyarakat dapat mempersiapkan ibadah haji sejak dini. Sesuai ketentuan Kementerian Agama, penerimaan setoran haji hanya dilakukan melalui bank syariah.

“Bagi masyarakat yang berniat menunaikan ibadah haji, BSI siap mendampingi sejak tahap perencanaan hingga pendaftaran,” tambahnya.

Untuk mendukung kemudahan layanan, BSI telah menghadirkan aplikasi digital BYOND by BSI, yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai produk dan layanan perbankan syariah secara praktis dan aman.

Melalui kegiatan ToT ini, BSI berharap para wartawan dapat menjadi agen literasi keuangan syariah, menyebarkan informasi yang benar, serta mendorong masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.(LM01)

 

 

Pegadaian Dorong Literasi Keuangan, Media Diminta Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik

Ambon,LensoMerah.com – PT Pegadaian terus memperkuat perannya dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah Maluku. Hal ini ditegaskan Deputi Bisnis Area Ambon Pegadaian, Hardsal Rahman, saat menjadi pemateri dalam kegiatan Edukasi dan Training of Trainers (ToT) Media Massa sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia, yang digelar Kamis (15/1/2026) di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku.

Hardsal menjelaskan, Pegadaian saat ini tergabung dalam BRI Group bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai bagian dari holding ultra mikro. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses layanan keuangan yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kelompok yang belum tersentuh lembaga keuangan formal.

“Pegadaian telah berusia lebih dari 124 tahun dan terus bertransformasi untuk menjawab kebutuhan keuangan masyarakat di berbagai segmen,” ujar Hardsal.

Di wilayah operasional Area Ambon, Pegadaian membawahi enam cabang, termasuk Cabang Ambon dan Cabang Syariah Ambon, serta sejumlah unit pelayanan yang didukung ratusan outlet. Keberadaan jaringan tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga ke wilayah yang selama ini minim akses layanan keuangan formal.

Menurut Hardsal, penguatan jaringan dan layanan menjadi kunci untuk memastikan inklusi keuangan benar-benar dirasakan masyarakat di daerah kepulauan seperti Maluku.

Konsep “4 Sehat 5 Sempurna” dalam Pengelolaan Keuangan

Dalam pemaparannya, Hardsal menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat melalui konsep “4 Sehat 5 Sempurna”. Konsep ini mencakup pengaturan pos pengeluaran, pemisahan antara kebutuhan dan keinginan, penyediaan dana darurat, serta investasi rutin minimal 10 persen dari penghasilan, yang disempurnakan dengan kecermatan memilih lembaga keuangan yang legal dan diawasi OJK.

“Sering kali investasi dilakukan dari sisa penghasilan. Padahal, jika menunggu sisa, investasi itu tidak akan pernah ada,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap investasi ilegal dan lembaga keuangan yang tidak memiliki kejelasan legalitas. Dalam konteks ini, media massa dinilai memiliki peran strategis sebagai penyampai informasi yang benar, akurat, dan berimbang kepada publik.

Sebagai solusi keuangan yang adaptif, Pegadaian menawarkan beragam produk, mulai dari gadai emas, elektronik, dan kendaraan, tabungan emas, cicilan emas, hingga layanan titipan emas tanpa pinjaman. Seluruh layanan tersebut kini dapat diakses secara digital melalui aplikasi Pegadaian Digital.

“Melalui aplikasi, masyarakat bisa bertransaksi kapan saja, bahkan melakukan gadai dari rumah. Dana bisa langsung ditransfer ke rekening nasabah,” jelas Hardsal.

Ia juga menyoroti emas sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, tahan terhadap inflasi, mudah dicairkan, serta efektif digunakan sebagai dana darurat.

Menutup pemaparannya, Hardsal mengajak insan pers untuk berperan aktif sebagai Duta Literasi Keuangan, tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dan bijak dalam mengelola keuangan.

“Keuangan yang sehat akan melahirkan masyarakat yang kuat. Di sinilah peran media menjadi sangat strategis,” pungkasnya.(LM01)

 

Inflasi Kota Ambon Tertinggi di Indonesia Timur, BPS Tekankan Faktor Musiman dan Transportasi Udara

Ambon,LensoMerah.com– Inflasi Kota Ambon pada tahun kalender 2025 tercatat sebagai yang tertinggi di kawasan Indonesia Timur. Kondisi ini memicu berbagai pertanyaan publik, terutama terkait stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon, Pauline Gaspersz, M.Si., Ph.D, memberikan penjelasan komprehensif dalam wawancara yang berlangsung di Ruang Rapat Command Center (CC) Lantai 4 Gedung A,Kantor Wali Kota Ambon,Kamis 15 Januari 2026

Pauline menjelaskan, tingginya inflasi Ambon perlu dipahami secara proporsional dan berbasis data, bukan semata-mata dimaknai sebagai kondisi ekonomi yang bermasalah.

“Inflasi itu bukan untuk diempaskan, tetapi untuk dikendalikan. Kadang perlu tinggi, kadang perlu rendah. Jika terlalu rendah, ekonomi justru bisa lesu,” jelasnya.

Menurut Pauline, inflasi diukur melalui Indeks Harga Konsumen (IHK) yang disusun berdasarkan Survei Biaya Hidup (SBH). Di Kota Ambon, terdapat 359 komoditas utama yang dipantau setiap bulan, hasil penyaringan dari ribuan jenis barang konsumsi masyarakat.

“Tidak semua barang bisa dimasukkan. Kami pilih komoditas yang paling dominan dikonsumsi masyarakat Ambon, termasuk jenis ikan utama dan kebutuhan pokok lainnya,” ungkapnya.

Perubahan harga dari ratusan komoditas inilah yang kemudian membentuk angka inflasi atau deflasi dari waktu ke waktu.

Pauline menegaskan, inflasi memiliki sisi positif dan negatif. Di satu sisi, inflasi dapat mendorong pergerakan ekonomi, kenaikan pendapatan, serta mempermudah penyesuaian nilai utang. Namun di sisi lain, inflasi yang tidak terkendali dapat menimbulkan ketidakpastian ekonomi dan memperlebar kesenjangan sosial.

Karena itu, pemerintah menetapkan sasaran inflasi nasional melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31 Tahun 2024, dengan target inflasi tahun 2025–2027 sebesar 2,5 persen ±1 persen.

BPS mencatat, inflasi Desember 2025 Kota Ambon sebesar 0,85 persen, dengan angkutan udara menyumbang andil terbesar yakni 0,27 persen. Selain itu, bensin dan emas perhiasan juga masuk dalam sepuluh besar komoditas pemicu inflasi.

Tingginya inflasi pada akhir tahun dipengaruhi oleh lonjakan mobilitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru, diskon tarif transportasi yang bersifat terbatas, serta kenaikan BBM non-subsidi.

“Peak season Desember 2025 jauh lebih tinggi dibanding Desember 2024. Data penumpang Bandara Pattimura menunjukkan peningkatan signifikan,” jelas Pauline.

Pauline menambahkan, dari 14 kabupaten/kota di Indonesia Timur, sebanyak 8 daerah juga mencatat inflasi tinggi yang dipicu angkutan udara. Artinya, apa yang terjadi di Ambon merupakan bagian dari dinamika regional, meski dengan besaran yang berbeda.

Angkutan udara sendiri tergolong administered price, yaitu harga yang diatur pemerintah dalam rentang batas atas dan bawah. Saat musim puncak, berbagai faktor seperti cuaca ekstrem dan biaya operasional maskapai turut mendorong kenaikan harga tiket, meski masih berada dalam koridor regulasi.

Inflasi Year-to-Date Ambon Capai 4,23 Persen,Secara kumulatif (year-to-date), inflasi Kota Ambon tahun 2025 mencapai 4,23 persen. Dua komoditas utama penyumbang terbesar adalah:

Emas perhiasan: 0,79 persen

Angkutan udara: 0,42 persen

Kedua komoditas tersebut menyumbang 1,21 persen dari total inflasi. Pauline menegaskan, tanpa kontribusi dua faktor ini, inflasi Ambon sejatinya masih berada dalam rentang sasaran nasional.

Di sisi lain, BPS mencatat adanya perbaikan pada komoditas pangan strategis. Inflasi beras pada tahun 2025 tercatat 0,26 persen, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 0,44 persen.

“Ini menunjukkan pemerintah daerah dan pusat berhasil menjaga ketersediaan dan distribusi beras di Ambon sepanjang 2025,” pungkas Pauline.

Melalui pemaparan bertajuk “Apa Kabar Inflasi Kota Ambon Tahun 2025”, BPS berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai inflasi, sekaligus mendorong diskursus publik yang berbasis data.

“Angka inflasi harus dibaca secara utuh, agar tidak menimbulkan kekhawatiran berlebihan, tetapi justru menjadi dasar kebijakan yang tepat,” tutupnya.(LM02)

OJK Maluku Perkuat Peran Wartawan sebagai Duta Literasi Keuangan

Ambon,LensoMerah.com– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar kegiatan Edukasi dan Training of Trainers (ToT) Media Massa sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia, Kamis (15/1/2026), bertempat di Kantor OJK Provinsi Maluku.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Maluku, Andi Muhammad Yusuf, dengan mengusung tema “Penguatan Kapasitas Wartawan sebagai Duta Literasi di Sektor Jasa Keuangan”.

Dalam sambutannya, Andi Muhammad Yusuf menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta, khususnya para wartawan yang dinilai memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi keuangan kepada masyarakat secara luas, terutama di daerah-daerah.

“Alhamdulillah, kita dapat bertemu dan bersama-sama meningkatkan kapasitas, agar media dapat berhubungan langsung dengan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah daerah. Media menjadi mitra penting dalam menyampaikan informasi keuangan yang benar dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional OJK dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, yang pelaksanaannya dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kerja sama dengan media, menurutnya, akan terus diperluas dan dilaksanakan secara konsisten.

“OJK mendorong agar kerja sama edukasi keuangan dengan media dapat dilakukan sebanyak mungkin dan berkelanjutan, sehingga literasi keuangan masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, Andi Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa inklusi keuangan tidak hanya soal akses, tetapi juga menyangkut kualitas pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan. Meski tingkat inklusi keuangan nasional telah meningkat signifikan, literasi keuangan masih perlu diperkuat agar masyarakat tidak rentan terhadap risiko keuangan.

“Literasi keuangan menjadi aset penting untuk memperkuat inklusi keuangan. Masyarakat tidak cukup hanya memiliki akses, tetapi juga harus memahami risiko dan terlindungi dari praktik-praktik keuangan yang merugikan, seperti investasi ilegal,” tegasnya.

Ia juga menyoroti berkembangnya paradigma baru dalam sektor keuangan, di mana kemandirian finansial tidak hanya diukur dari kepemilikan produk keuangan, tetapi juga dari kesehatan keuangan (financial health). Hal ini mencakup kemampuan mengelola utang, memahami risiko, serta memiliki perlindungan keuangan jangka panjang melalui asuransi dan dana pensiun.

Melalui kegiatan ToT ini, para wartawan diharapkan dapat memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai sektor jasa keuangan, perlindungan konsumen, serta mekanisme pengaduan dan layanan informasi OJK, termasuk pemanfaatan kanal komunikasi resmi yang dapat diakses masyarakat.

“Kami berharap rekan-rekan media dapat menjadi edukator yang kredibel, membantu masyarakat agar tidak terjerat tawaran investasi yang merugikan, serta menyampaikan informasi keuangan secara objektif dan mudah dipahami,” ujarnya.

Ke depan, OJK Maluku berencana melanjutkan agenda edukasi keuangan ke berbagai daerah di Provinsi Maluku, dengan target menjangkau seluruh kabupaten dan kota, melalui kolaborasi bersama media dan pelaku usaha jasa keuangan.

“Semoga kegiatan hari ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata. Dalam jangka pendek, edukasi ini diharapkan dapat langsung diterapkan di lapangan bersama OJK dan para pemangku kepentingan,” tutup Andi Muhammad Yusuf.(LM01)

 

BPJS Kesehatan–GoTo Perkuat Perlindungan JKN bagi Mitra Pengemudi Gojek

Ambon,LensoMerah.com – BPJS Kesehatan bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperkuat perlindungan jaminan kesehatan bagi pengemudi mitra Gojek melalui kolaborasi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penguatan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara kedua pihak, Senin (12/1/2026).

Kerja sama ini bertujuan memastikan pekerja transportasi online memperoleh akses perlindungan kesehatan yang berkelanjutan, seiring meningkatnya peran sektor ekonomi digital dalam kehidupan masyarakat.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya negara menjawab tantangan perlindungan sosial bagi pekerja di era digital. Menurutnya, Program JKN dirancang untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan jenis pekerjaan.

“BPJS Kesehatan hadir untuk seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengemudi mitra Gojek yang setiap hari bekerja di lapangan dan menghadapi risiko kesehatan yang tidak terduga. Melalui kolaborasi ini, mitra Gojek beserta keluarganya dipastikan memperoleh perlindungan kesehatan yang setara,” ujar David.

Ia menjelaskan, berdasarkan data BPJS Kesehatan per 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen total penduduk Indonesia. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam memperluas perlindungan kesehatan bagi pekerja sektor informal, termasuk pekerja berbasis platform digital.

“Perhatian terhadap pengemudi mitra Gojek sejalan dengan langkah pemerintah yang tengah menyiapkan regulasi perlindungan pekerja transportasi online berbasis platform digital. Tujuannya agar mereka memperoleh jaminan kesehatan secara berkelanjutan dan tidak ada mitra yang tertinggal dari perlindungan dasar kesehatan,” jelasnya.

Dalam mendukung kemudahan layanan, BPJS Kesehatan juga terus mengembangkan transformasi digital melalui Aplikasi Mobile JKN. David menuturkan, aplikasi tersebut memungkinkan peserta mengambil antrean online, mengubah data kepesertaan, mencari fasilitas kesehatan terdekat, hingga melakukan skrining riwayat kesehatan.

“Dalam mengakses layanan kesehatan, peserta JKN kini cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan tidak perlu lagi membawa berkas fotokopi, selama status kepesertaan aktif,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Gojek, Bambang Adi Wirawan, menegaskan bahwa kerja sama dengan BPJS Kesehatan sejalan dengan misi perusahaan yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni mendengarkan, melindungi, dan menyelamatkan mitra.

“Kolaborasi ini masuk dalam aspek melindungi. Bersama BPJS Kesehatan, kami memberikan jaminan kesehatan bagi mitra terbaik kami agar mereka dapat bekerja dengan lebih tenang, aman, dan nyaman tanpa dibayangi kekhawatiran di jalan,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, kondisi kerja pengemudi yang menghadapi berbagai risiko, mulai dari cuaca ekstrem hingga potensi kecelakaan lalu lintas, menjadikan aspek kesehatan sebagai kebutuhan mendasar.

Lebih lanjut, Bambang menyampaikan bahwa bagi Mitra Juara Gojek atau mitra berstatus penuh waktu dengan kinerja terbaik, iuran BPJS Kesehatan akan ditanggung perusahaan setiap bulan.

“Kami ingin memastikan para mitra dapat bekerja tanpa rasa cemas terhadap biaya kesehatan yang tidak terduga saat sakit. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan manfaat nyata bagi mitra Gojek,” tutupnya.(LM01)

 

BPJS Kesehatan Anugerahkan Transformasi Digital Award 2025 kepada 27 Faskes

 

Ambon,LensoMerah.com- BPJS Kesehatan memberikan penghargaan Transformasi Digital Award Tahun 2025 kepada 27 mitra fasilitas kesehatan (faskes) yang dinilai berhasil mengimplementasikan digitalisasi pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen faskes dalam memanfaatkan teknologi informasi, mulai dari optimalisasi Aplikasi Mobile JKN, penerapan antrean online, hingga integrasi sistem layanan kesehatan yang terhubung langsung dengan BPJS Kesehatan.

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi elemen penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan nasional.

“Transformasi digital merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas layanan. Dengan pemanfaatan teknologi, peserta JKN memperoleh layanan yang lebih praktis, sementara fasilitas kesehatan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan,” ujar Edwin, Rabu (14/1/2026).

Menurut Edwin, BPJS Kesehatan bersama mitra faskes secara konsisten membangun ekosistem layanan kesehatan digital. Perubahan tersebut ditandai dengan peralihan dari sistem manual dan terfragmentasi menuju layanan yang terintegrasi, real-time, dan berorientasi pada kemudahan peserta.

Digitalisasi layanan JKN mencakup pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN sebagai kanal utama layanan peserta, penerapan antrean online di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL), integrasi sistem informasi faskes dengan BPJS Kesehatan, pengembangan rekam medis elektronik, i-Care, hingga penguatan tata kelola teknologi informasi yang aman dan andal.

“Digitalisasi terbukti mampu menekan waktu tunggu pasien, meningkatkan efisiensi operasional faskes, memperkuat mutu layanan melalui rekam medis elektronik, serta berdampak langsung pada peningkatan kepuasan peserta JKN,” jelas Edwin.

Selain fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada kantor wilayah dan kantor cabang yang aktif mendorong transformasi digital layanan JKN. Edwin menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan agar inovasi digital benar-benar memberikan kepastian layanan dan kemudahan akses bagi peserta.

“Melalui apresiasi ini, kami berharap transformasi digital pelayanan kesehatan terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas bagi peserta JKN maupun fasilitas kesehatan,” pungkasnya.

Daftar Penerima Transformasi Digital Award 2025

Kategori Pemanfaatan Antrean Online Mobile JKN di FKTP

Sub Kategori Puskesmas

Puskesmas Cikembulan

Puskesmas Cililin

Puskesmas Sidamulih

Sub Kategori Klinik Pratama

Klinik Global Medical Centre

Klinik Cava Medika Pondok Ungu

Klinik Elyon

Sub Kategori Dokter Praktik Perorangan

dr. Dudi Ruhendra

dr. Sari Nismala Dewi

dr. Didik Bashar ME

Kategori Pemanfaatan Antrean Online Mobile JKN di FKRTL

FKRTL Kelas A

RS Santosa Bandung Kopo

RSUD Dr. Soetomo Surabaya

RSPAL dr. Ramelan Surabaya

FKRTL Kelas B

RS TK III Ciremai

RS Primaya Makassar

RS Permata Cirebon

FKRTL Kelas C

RS TMC Tasikmalaya

RSU Medimas

RSU Universitas Muhammadiyah Cirebon

FKRTL Kelas D dan Klinik Utama

Klinik Utama Priangan Medical Eye Center

RS Awal Bros Ujung Batu

RSI Muhammadiyah Sumberrejo

Kategori Member Get Member Mobile JKN oleh FKTP

Klinik Pratama As Syifa Mataram

Klinik Mitra Medika Ungaran

Puskesmas Siko

Kategori Member Get Member Mobile JKN oleh FKRTL

RS NU Tuban

RS As-Suyuthiyyah,RSU Fastabiq Sehat(LM01)

 

Swiss-Belhotel Ambon Hadirkan Special Offer “JANEWARY”, Menginap Nyaman Mulai Rp699 Ribu

Ambon,LensoMerah.com  – Mengawali tahun 2026 dengan pengalaman menginap yang nyaman dan bernilai lebih, Swiss-Belhotel Ambon menghadirkan Special Offer “JANEWARY” dengan harga spesial Rp699.000 net per orang per malam. Promo ini menjadi kesempatan bagi tamu untuk menikmati fasilitas hotel berbintang dengan harga yang terjangkau.

Melalui penawaran tersebut, tamu sudah mendapatkan berbagai keuntungan, di antaranya sarapan untuk satu orang, akses gratis ke fitness center, Free SBEC Benefits, serta free late check-out hingga pukul 14.00 WIT (sesuai ketersediaan). Promo ini berlaku hingga 31 Januari 2026.

Cluster General Manager Swiss-Belhotel Ambon, Yudhi Meidiyanto, menjelaskan bahwa promo Special Offer JANEWARY dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada para tamu sekaligus upaya memberikan pengalaman menginap terbaik di awal tahun.

“Special Offer JANEWARY kami hadirkan sebagai kesempatan bagi para tamu untuk menikmati kenyamanan dan pelayanan khas Swiss-Belhotel Ambon dengan harga yang sangat kompetitif. Kami ingin setiap tamu merasakan pengalaman menginap yang berkesan, baik untuk keperluan bisnis maupun liburan,” ujar Yudhi.

Ia menambahkan, Swiss-Belhotel Ambon terus berkomitmen menghadirkan layanan berkualitas serta berbagai penawaran menarik bagi tamu lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Ambon.

“Kami mengajak masyarakat dan wisatawan untuk memanfaatkan promo ini karena jumlahnya terbatas dan hanya berlaku hingga akhir Januari 2026. Jangan sampai terlewatkan,” tambahnya.

Dengan lokasi yang strategis serta fasilitas yang lengkap, Swiss-Belhotel Ambon menjadi pilihan ideal bagi tamu yang menginginkan kenyamanan maksimal dengan harga terjangkau. Promo Special Offer JANEWARY ini diharapkan dapat menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin memulai tahun dengan pengalaman menginap yang berkesan.

Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, masyarakat dapat langsung menghubungi Swiss-Belhotel Ambon atau mengunjungi kanal resmi Swiss-Belhotel International.(LM01)

 

BAZNAS Kota Ambon Audiensi dengan Bank Indonesia Maluku, Perkuat Sinergi Program Kemaslahatan Umat

Ambon,LensoMerah.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ambon melaksanakan audiensi dengan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Selasa (13/1/2026), bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku.

Audiensi yang berlangsung di ruang rapat tersebut diterima langsung oleh Rakhmat Pratama, selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, bersama jajaran.

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS Kota Ambon, yakni Ketua Muhammad Zulkifly Fakaubun, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Hi. Achmad Salim, S.Sos., M.Si, Wakil Ketua II Bidang Penyaluran dan Pendayagunaan Hendra Abubakar, S.Sos, serta staf Bidang IT dan Humas BAZNAS Kota Ambon, Jihan Abbas.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan jajaran pimpinan baru BAZNAS Kota Ambon kepada pihak Bank Indonesia Provinsi Maluku. Selain itu, BAZNAS Kota Ambon memaparkan sejumlah program kerja serta arah kebijakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang akan dijalankan ke depan guna mendorong kemaslahatan umat di Kota Ambon.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan BAZNAS Kota Ambon juga menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas wafatnya Mohamad Latif, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku. Ungkapan belasungkawa ini disampaikan sebagai bentuk empati dan kepedulian kepada keluarga besar Bank Indonesia Provinsi Maluku.

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam ini berjalan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat untuk terus membangun komunikasi serta memperkuat sinergi, khususnya dalam menyatukan tujuan dan langkah strategis melalui berbagai program sosial dan ekonomi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat.

Audiensi tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk menjalin kerja sama yang lebih erat antara BAZNAS Kota Ambon dan Bank Indonesia Provinsi Maluku ke depan.(LM01)