Audiensi LPKSM RMRB dengan Kejati Riau Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

rmrbnews.com, PEKANBARU – Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) RMRB Pekanbaru menggelar audiensi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk memperkuat sinergi dalam perlindungan hukum, edukasi, dan pendampingan hak konsumen.(23/09/2026).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPKSM RMRB Putra Rezeky, S.Pd.I., mengatakan audiensi itu menjadi langkah penting untuk memperkuat peran lembaganya dalam memberikan edukasi, menerima pengaduan, dan mendampingi konsumen sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Kami berharap koordinasi berkelanjutan dengan Kejati Riau dapat menjadi jembatan dalam meningkatkan edukasi hukum, pendampingan konsumen, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Kami mengapresiasi keterbukaan dan keramahtamahan Asintel Kejati Riau dalam menerima audiensi ini,” ujar Putra Rezeky.

Keterbukaan Kejati Riau dinilai membuka ruang komunikasi yang lebih baik antara institusi penegak hukum dan masyarakat.

LPKSM RMRB berkomitmen menjalankan fungsi perlindungan konsumen secara profesional dan bertanggung jawab.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, turut hadir Wakil Sekjend Ade Jumana, Bendahara Umum H. Amir Husin, serta anggota LPKSM RMRB yang disambut hangat pihak Kejati Riau melalui Asisten Intelijen beserta jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, Asisten Intelijen Kejati Riau Oktavian Syah Efendi, S.H., M.H., menyambut baik audiensi dan menyampaikan bahwa koordinasi dengan LPKSM RMRB akan ditindaklanjuti bersama Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) serta Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

“Tentunya selama ini Kejati Riau sangat mendukung program kemasyarakatan, seperti program yang sudah berjalan yang dikenal dengan istilah Pokem, selanjutnya LPKSM ini akan kami arahkan ke bidang terkait perlindungan konsumen, “ucapnya.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, LPKSM RMRB berharap kesadaran masyarakat terhadap hak-haknya sebagai konsumen semakin meningkat.**

Pastikan Kesiapan Open Traffic, Ditlantas Polda Riau Tinjau Overpass STA 203+285

rmrbnews.com, PEKANBARU — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel melaksanakan kunjungan lapangan dalam rangka memastikan kesiapan pembukaan lalu lintas (open traffic) pada Overpass STA 203+285 yang bersinggungan dengan ruas Jalan Provinsi Simpang Palas, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan proses pembukaan jalur baru sekaligus pengalihan arus lalu lintas dari jalan lama menuju jalur baru dapat berlangsung aman, tertib dan lancar.

Dalam peninjauan tersebut, personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau bersama sejumlah stakeholder terkait melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan infrastruktur dan kondisi lapangan sebelum jalur baru digunakan oleh masyarakat.

Adapun kegiatan meliputi peninjauan kesiapan open traffic overpass, pembukaan jalan baru, penutupan jalan lama serta pengalihan arus lalu lintas menuju jalur baru.

Dari hasil pengecekan di lapangan, arus lalu lintas selanjutnya dialihkan menuju jembatan atau jalur baru yang telah disiapkan. Untuk mendukung aspek keselamatan dan memperjelas batas jalur, turut dilakukan pemasangan water barrier dan pembatas beton.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh AKP Yulius, S.Psi, Ps. Kasi Jamen Opsrek Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, bersama Wella Alrisa, Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Madya Dinas PU; Demi Septi, S.Sos, Penata Penegak Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau; serta Rahmat dari HK Infrastruktur.

Ps. Kasi Jamen Opsrek Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKP Yulius, S.Psi, yang mewakili Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan jalur sebelum digunakan masyarakat.

«“Kami melakukan pengecekan secara langsung terhadap kesiapan open traffic, termasuk pengalihan arus dari jalur lama menuju jalur baru. Aspek keselamatan menjadi perhatian utama agar perubahan jalur ini dapat berjalan aman, tertib dan tidak mengganggu kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Yulius.»

Menurutnya, pemasangan water barrier dan pembatas beton juga menjadi bagian dari langkah pengamanan di lapangan untuk memberikan batas yang jelas bagi pengguna jalan serta membantu mengarahkan pergerakan kendaraan pada jalur yang telah ditentukan.

Sementara itu, Demi Septi, S.Sos, Penata Penegak Hukum dan Diseminasi BPTD Kelas II Riau, menyampaikan bahwa koordinasi antarinstansi diperlukan untuk memastikan proses pembukaan jalur baru dapat berjalan sesuai dengan kondisi teknis dan kebutuhan lalu lintas di lapangan.

«“Kami bersama stakeholder terkait melakukan pengecekan dan koordinasi di lapangan untuk memastikan pengalihan arus menuju jalur baru dapat dilaksanakan dengan baik. Kami berharap pengguna jalan dapat mengikuti pengaturan dan rambu yang telah disiapkan demi keselamatan dan kelancaran bersama,” ungkap Demi.»

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap perubahan konfigurasi jalan yang berdampak terhadap pergerakan kendaraan harus dipastikan dari sisi keselamatan, kelancaran serta kesiapan pengaturan lalu lintas.

«“Ditlantas Polda Riau akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi bersama stakeholder terkait untuk memastikan setiap perubahan jalur dapat memberikan pelayanan lalu lintas yang aman dan lancar bagi masyarakat. Pengguna jalan juga kami imbau untuk memperhatikan rambu, pembatas serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Jeki.»

Peninjauan lapangan ini sekaligus menjadi bentuk koordinasi antara kepolisian dan stakeholder terkait dalam mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar dan kondusif.(***)

Camat Pekanbaru Kota Gelar Pembagian Sembako Sesuai Arahan Walikota Agung Nugroho Bantu Warga

rmrbnews.com, PEKANBARU — Pemerintah Kecamatan Pekanbaru Kota bersinergi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggelar aksi sosial pembagian paket sembako secara serentak di wilayah Kecamatan Pekanbaru Kota pada Senin (21/9/2026).

Langkah ini diambil sebagai komitmen bersama dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan meringankan beban ekonomi masyarakat.Penyaluran bantuan beras yang dipusatkan di 6 kelurahan se-Kecamatan Pekanbaru Kota tersebut dilaporkan berjalan dengan sangat lancar dan tertib.

Antusiasme warga yang tinggi dapat diakomodasi dengan baik berkat kesiapan matang dari para petugas di lapangan.Kegiatan ini terlaksana di bawah arahan langsung Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., yang berkomitmen memastikan bahwa setiap bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah tersalurkan dengan cepat, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Camat Pekanbaru Kota, Pondris Wandri, S.Pd., M.Si., memimpin langsung jalannya peninjauan dan penyaluran bantuan di lapangan. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi strategis dengan kementerian pusat serta dukungan penuh dari Wali Kota Pekanbaru sangat krusial untuk memastikan percepatan distribusi bantuan bagi keluarga penerima manfaat (KPM).

“Hari ini, sesuai arahan Bapak Wali Kota Agung Nugroho dan bersama Kementerian Sosial, kita turun langsung memastikan paket beras ini sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan. Sinergi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dan pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat,” ujar Pondris Wandri di sela-sela kegiatan.

Pihak Kementerian Sosial yang hadir dalam agenda tersebut turut mengapresiasi kesiapan data dan koordinasi taktis dari pihak Kecamatan Pekanbaru Kota hingga tingkat kelurahan. Kerja sama ini diharapkan dapat meminimalkan tumpang tindih data penerima bantuan sehingga asas keadilan sosial dapat terwujud.***

Di sisi lain, masyarakat di 6 kelurahan penerima manfaat mengaku sangat bersyukur dan merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Bantuan pangan tersebut dinilai hadir di waktu yang tepat untuk meringankan pemenuhan kebutuhan pokok harian rumah tangga mereka.***

AKP Asdisyah Mursyid Dari Kapolsek Kampar Kini Bertugas di Fungsi Pengawasan PPNS Polda Riau

rmrbnews.com, KAMPAR – Setelah menjalankan tugas sebagai Kapolsek Kampar, AKP Asdisyah Mursyid kini mendapat penugasan baru di lingkungan Polda Riau.

Dalam Sertijab yang dipimpin Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, Sabtu (19/9/2026), jabatan Kapolsek Kampar diserahterimakan kepada Iptu Esafati Daeli.

Sementara AKP Asdisyah mendapat tugas sebagai Ps. Kasikorwas PPNS Ditreskrimsus Polda Riau.
Perpindahan ini membawa Asdisyah dari tugas komando kewilayahan sebagai Kapolsek ke fungsi koordinasi dan pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di tingkat Polda.

Dalam tugas barunya, Asdisyah berperan dalam mendukung koordinasi, pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan penyidikan yang dilakukan PPNS sesuai kewenangan masing-masing instansi serta ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang menyebut mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tour of duty di lingkungan Polri.

“Serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dalam rangka tour of duty, sebagai wujud dinamisasi organisasi dan terus berkembangnya tantangan tugas yang harus kita hadapi,” ujar Boby.

Dengan penugasan tersebut, AKP Asdisyah Mursyid melanjutkan tugasnya di Polda Riau dengan tanggung jawab baru pada fungsi koordinasi dan pengawasan PPNS di lingkungan Ditreskrimsus

SMK Multi Mekanik Masmur Perkuat Sinergi dengan Polsek Sukajadi, Fokus Pembinaan Siswa

rmrbnews.com, PEKANBARU — SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru terus memperkuat sinergi dengan TNI dan Polri dalam meningkatkan pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum siswa.

Kepala SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru, Yohandra Jamal, S.Pd., MM, mengatakan kerja sama dengan aparat keamanan menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan pembinaan yang lebih optimal kepada peserta didik.

“Kami terus menjalin sinergitas untuk meningkatkan pembinaan terhadap siswa, baik bersama TNI maupun Polri. Saat ini kami bekerja sama dengan Polsek Sukajadi karena sekolah berada di wilayah hukumnya.

Dalam waktu dekat, Bapak Kapolsek akan memberikan pembinaan langsung kepada siswa di sekolah,” ujar Yohandra.

Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan siswa, khususnya dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran untuk menaati aturan.

Sementara itu, Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah, S.H., M.H. mendukung kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya bersama membentuk generasi muda yang disiplin dan sadar hukum.

“Pembinaan generasi muda harus dilakukan bersama-sama. Kami ingin para pelajar memahami pentingnya disiplin, menaati aturan dan memiliki kesadaran hukum sejak dini,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam semangat kemitraan Polsek Sukajadi dengan dunia pendidikan.**

Pedagang di Pekanbaru Luka Berat Disabet Arit, Pelaku Langsung Diamankan Unit Reskrim Polsek Bukit Raya

PEKANBARU – Perselisihan saat transaksi jual beli kasur di sebuah toko kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, berakhir dengan aksi kekerasan. Seorang pedagang berinisial FW (62) mengalami luka berat di bagian leher setelah diduga dibacok seorang pembeli menggunakan arit.

Peristiwa itu terjadi di UD Ridho, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi kini telah menetapkan EFH (23) sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Iptu Marcopolo mengatakan pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani proses hukum.

Menurut hasil penyelidikan sementara, kejadian bermula ketika tersangka datang ke toko untuk membeli kasur yang ditawarkan seharga Rp190 ribu. Namun EFH hanya memiliki uang Rp150 ribu dan mencoba menawar. Karena tidak mencapai kesepakatan, ia sempat meninggalkan lokasi.

Tak lama kemudian, korban kembali memanggil tersangka dan menawarkan harga baru sebesar Rp180 ribu. Meski demikian, tersangka mengaku tetap tidak mampu memenuhi harga tersebut karena uang yang dimilikinya hanya Rp150 ribu.

Perbedaan pendapat terkait harga itu kemudian berkembang menjadi adu mulut. Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, tersangka mengaku tersinggung hingga emosinya tidak terkendali.

“Dari keterangan tersangka, ia melihat ada sabit atau arit di lokasi. Benda itu kemudian diambil dan digunakan untuk menyabet korban satu kali ke arah leher,” kata Marcopolo, Kamis (10/9/2026).

Akibat serangan tersebut, FW mengalami luka robek serius dan langsung dilarikan ke RS Sansani. Karena kondisi lukanya cukup parah, korban selanjutnya dirujuk ke RS Awal Bros Sudirman untuk menjalani tindakan operasi.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi segera mengamankan tersangka setelah kejadian. Polisi yang menerima laporan kemudian datang dan membawa pelaku ke Mapolsek Bukit Raya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari lokasi kejadian, penyidik mengamankan barang bukti berupa satu bilah arit sepanjang sekitar 20 sentimeter, pakaian yang digunakan tersangka saat kejadian, serta hasil visum korban.

Marcopolo menambahkan, penyidik masih mendalami asal-usul senjata tajam yang digunakan dalam penganiayaan tersebut. Hingga kini korban masih menjalani perawatan sehingga keterangannya belum dapat diambil.

Atas perbuatannya, EFH dijerat Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.**

Polantas Karib Edukasi Mahasiswa UMRI tentang Bahaya Kantuk dan Keselamatan Berkendara

rmrbnews.com, PEKANBARU — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas bersama mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi” itu berlangsung di Kampus UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Edukasi disampaikan Tim Polantas Karib Ditlantas Polda Riau yang dipimpin Kasubdit Kamsel AKBP Dasril, S.Pd., M.M.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak berdiskusi mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban lalu lintas, serta pentingnya mengenali batas kemampuan tubuh saat berkendara.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.

“Mahasiswa merupakan bagian penting dalam menciptakan budaya keselamatan berlalu lintas. Kami berharap pesan yang disampaikan melalui Polantas Karib dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jeki.

Bahaya Berkendara Saat Mengantuk

AKBP Dasril mengingatkan mahasiswa agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk. Menurutnya, berhenti dan beristirahat merupakan pilihan paling aman dibandingkan mengambil risiko di jalan.

“Kalau tubuh sudah lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Kenali batas kemampuan tubuh dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman bahwa kopi bukan satu-satunya solusi untuk mengatasi kantuk. Pengendara tetap membutuhkan istirahat yang cukup agar kondisi tubuh kembali pulih.

Selain materi keselamatan, kegiatan diisi dengan sesi tanya jawab mengenai Kamtibmas, Kamseltibcarlantas, dan Green Policing. Mahasiswa menyampaikan berbagai pertanyaan serta pengalaman mereka saat berkendara, yang kemudian dijawab langsung oleh personel Subdit Kamsel secara komunikatif dan humanis.

Mahasiswa juga didorong menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, menjaga kecepatan, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta menghindari tindakan yang membahayakan diri dan pengguna jalan lain.

Edukasi Keselamatan dan Kepedulian Lingkungan

Dalam kegiatan tersebut, Tim Polantas Karib menyerahkan helm berstandar SNI kepada mahasiswa serta bibit pohon kepada mahasiswa dan dosen UMRI.

Pemberian helm menjadi bagian dari kampanye keselamatan berkendara, sedangkan penyerahan bibit pohon merupakan bagian dari program Green Policing untuk mendorong kepedulian civitas akademika terhadap lingkungan.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Dasril.

Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Acara ditutup dengan penyerahan helm SNI, bibit pohon, serta foto bersama.(***)

Polsek Sukajadi dan SMK Multi Mekanik Masmur Jalin PKS, Perkuat Disiplin dan Kesadaran Hukum Pelajar

rmrbnews.com, PEKANBARU — Kepolisian Sektor (Polsek) Sukajadi Pekanbaru terus memperkuat kemitraan dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, serta memiliki kesadaran hukum.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polsek Sukajadi dengan SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru.(17/09/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian dari kemitraan strategis Polsek Sukajadi dengan lembaga pendidikan yang berada di wilayah hukumnya. Melalui PKS tersebut, kepolisian dan pihak sekolah diharapkan dapat membangun sinergi dalam pembinaan generasi muda, khususnya terkait kedisiplinan, keamanan dan ketertiban, serta pemahaman terhadap hukum.

Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah, S.H., M.H. menempatkan kemitraan dengan dunia pendidikan sebagai bagian penting dari upaya pencegahan sejak dini.

Menurutnya, pembinaan terhadap pelajar tidak hanya dilakukan ketika terjadi persoalan, tetapi perlu dibangun melalui komunikasi, edukasi dan kerja sama yang berkelanjutan antara kepolisian, pihak sekolah, guru, orang tua dan para siswa.

“Pembinaan generasi muda harus dilakukan bersama-sama. Kami ingin para pelajar memahami pentingnya disiplin, menaati aturan dan memiliki kesadaran hukum sejak dini,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam semangat kemitraan Polsek Sukajadi dengan dunia pendidikan.

Selain menjalin kerja sama kelembagaan, jajaran Polsek Sukajadi juga aktif melakukan kegiatan pembinaan kepada para pelajar. Salah satunya melalui kegiatan di SMA Taruna, dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin dan kesadaran hukum bagi generasi muda.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan kepolisian terhadap pelajar tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga menyentuh sisi edukasi dan pembentukan karakter.

Melalui kegiatan pembinaan dan kemitraan dengan sekolah, Polsek Sukajadi mendorong para pelajar agar memahami aturan, menghormati tata tertib, serta mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan juga diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif sekaligus mencegah berbagai potensi pelanggaran hukum yang melibatkan kalangan pelajar.

Dengan adanya PKS bersama SMK Multi Mekanik Masmur serta kegiatan pembinaan di sejumlah sekolah, Polsek Sukajadi memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan lembaga pendidikan dalam membangun generasi muda yang disiplin, sadar hukum dan bertanggung jawab.

Polsek Sukajadi juga mendukung Program Bapak Kapolda Riau yaitu kegiatan Green policing, kegiatan penanaman pohon karena kalau kita menjaga alam maka alam akan menjaga kita.

Kemitraan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukatif dan pembinaan yang memberikan manfaat langsung bagi para pelajar di wilayah hukum Polsek Sukajadi.**

Pelaku Curanmor di Jalan Merak Diringkus Unit Reskrim Polsek Sukajadi Kurang Dari 24 Jam

Polsek Sukajadi mengungkap kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Jalan Merak, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.

Seorang pria berinisial YAP (39) diamankan polisi pada Rabu, 16 September 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Penangkapan dilakukan kurang dari 1×24 jam setelah sepeda motor milik korban dilaporkan hilang.

Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan polisi terkait hilangnya satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hijau.

“Setelah menerima laporan, Kanit Reskrim bersama Tim Opsnal melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap keberadaan pelaku,” kata Kompol Romi, Kamis, 17 September 2026.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di area parkir Laya Hub Caffe, Jalan Merak Nomor 24, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Sukajadi.

Korban, Rangga Pranama, sebelumnya memarkirkan sepeda motor Yamaha NMAX warna hijau dengan nomor polisi BM 4809 ABH di lokasi tersebut.

Saat hendak meninggalkan kafe dan menuju tempat parkir, korban mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukajadi untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menyebut YAP mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian tersebut.

Selain kasus yang dilaporkan korban, polisi juga masih mendalami dugaan keterlibatan Yulanda bersama sejumlah pihak lain dalam beberapa kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Pekanbaru.

Polisi juga mencatat sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pencurian kendaraan bermotor, di antaranya Jalan Kereta Api, Kecamatan Marpoyan Damai, serta Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki.

Dalam perkara tersebut, polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hijau sebagai barang bukti. Kerugian materiil yang dialami korban ditaksir mencapai Rp30 juta.

Atas perbuatannya, terduga pelaku diproses berdasarkan Pasal 477 KUHPidana.

“Untuk proses selanjutnya, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Polsek Sukajadi guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” tutup Romi.***

Kanit PJR Tol Permai Pimpin Operasi Micro Sleep, Ingatkan Pengendara Utamakan Keselamatan

rmrbnews.com, Pekanbaru, — Mengantisipasi kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan dan mengantuk saat berkendara, Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Permai melaksanakan Operasi Micro Sleep di Rest Area KM 46B, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kanit PJR Tol Permai Iptu Bobby P. Hermawan, S.Tr.K., S.I.K., bersama personel PJR Tol Permai, Satlantas Polres Siak, serta perwakilan pengelola ruas Tol Pekanbaru-Dumai.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menyambangi pengguna jalan yang beristirahat di rest area sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila mulai mengantuk dan memanfaatkan rest area untuk beristirahat.

Selain itu, petugas mengingatkan pengguna jalan agar mematuhi batas kecepatan yang telah ditetapkan serta selalu mengutamakan keselamatan selama melintas di Ruas Tol Permai.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara, S.I.K., mengatakan Operasi Micro Sleep merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran pengendara bahwa kelelahan dan rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi serta meningkatkan risiko kecelakaan.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengenali kondisi tubuh. Jika sudah mengantuk atau lelah, jangan dipaksakan. Manfaatkan rest area untuk beristirahat hingga kondisi kembali siap berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar AKBP Eko Baskara.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga membagikan bingkisan kepada sejumlah pengguna jalan yang beristirahat sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis kepada masyarakat pengguna jalan tol.

Salah seorang pengendara asal Medan, Ricky Tambunan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran petugas di rest area memberikan pengingat penting bagi pengendara yang menempuh perjalanan jauh.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu. Kami sebagai pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan ketika sudah mengantuk. Terima kasih kepada petugas yang sudah peduli dan memberikan edukasi kepada pengguna jalan,” ujar Ricky.

Operasi Micro Sleep juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menekan potensi kecelakaan lalu lintas di Ruas Tol Pekanbaru-Dumai, khususnya yang dipengaruhi faktor kelelahan, mengantuk, dan kurangnya konsentrasi pengemudi.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta segera beristirahat apabila tubuh mulai lelah atau mengantuk.

“Jangan pernah memaksakan diri berkendara dalam kondisi mengantuk. Beristirahatlah di tempat yang aman dan lanjutkan perjalanan setelah kondisi benar-benar siap. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Dirlantas Polda Riau juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan program Korlantas Polri, Polantas Karib, yaitu Polantas yang hadir, dekat dan peduli terhadap masyarakat demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Polantas Karib siap hadir demi terciptanya Kamseltibcarlantas,” tutupnya. (***)