Asintel Dankodaeral IX Sambut Kunjungan Kerja Menteri Agama RI di Bandara Pattimura Ambon

Ambon,LensoMerah.com – Asisten Intelijen Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Asintel Dankodaeral IX), Kolonel Laut (KH) Nur Ikhsan Hidayat, mewakili Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menyambut kedatangan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, dalam rangka kunjungan kerja di Provinsi Maluku. Penyambutan berlangsung di Bandara Pattimura Ambon, Maluku, Jumat (16/1/2026).

Menteri Agama RI tiba di Bandara Pattimura bersama rombongan dari Jakarta menggunakan pesawat Batik Air ID-6170 dengan rute Jakarta (CGK) – Ambon (AMQ). Setibanya di Ambon, Menteri Agama RI melanjutkan perjalanan menuju Banda Neira dengan menggunakan pesawat militer TNI AL Casa NC-212/U-6206 yang dipiloti Mayor Laut (P) Wisnu Akbar, dengan rute Ambon (AMQ) – Banda Neira (NDA) – Ambon (AMQ).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan sejumlah agenda strategis Kementerian Agama RI di wilayah Provinsi Maluku.

Dalam rombongan Menteri Agama RI turut hadir Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI (Mar) (Purn.) Nono Sampono, Tenaga Ahli Menteri Agama RI Prof. Dr. Andi Salman Maggalatung, Sekretaris Menteri Agama RI Akmal Salim Ruhana, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, Rektor UBN Dr. Muhammad Farid, Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tengah Dr. Rakib Sahubawa, serta Rektor IAKN Ambon Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru.

Sementara itu, sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Maluku turut hadir menyambut kedatangan Menteri Agama RI, di antaranya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, Asintel Dankodaeral IX Kolonel Laut (KH) Nur Ikhsan Hidayat, Wali Kota Ambon Drs. Bodewin Melkias Wattimena, Komandan Lanud Pattimura Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, Kepala Dinas Kesehatan Kodaeral IX Letkol Laut (P) Akhmad Effendy Kurniansyah, serta pejabat terkait lainnya.

Kehadiran Menteri Agama RI di Maluku diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam penguatan kehidupan keagamaan yang moderat, harmonis, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter di wilayah kepulauan Maluku.(LM01)

 

Pemkot Ambon Rilis Informasi Harga Komoditas, Warga Diminta Belanja Bijak

Ambon,LensoMerah.com – Pemerintah Kota Ambon menyampaikan informasi resmi terkait perkembangan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional Kota Ambon per tanggal 15 Januari 2026. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk keterbukaan pemerintah sekaligus upaya melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar.

Berdasarkan data yang dirilis, harga komoditas hortikultura masih berfluktuasi, terutama pada jenis cabai. Cabai merah tercatat berada pada kisaran harga Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram, sementara cabai keriting berkisar Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Harga tomat berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp24.000 per kilogram.

Untuk jenis sayuran hijau, harga sawi berada pada kisaran Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, kangkung Rp10.000 hingga Rp15.000 per ikat, dan bayam Rp12.000 hingga Rp18.000 per ikat. Sementara itu, harga bawang merah tercatat Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram, dan bawang putih Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram.

Komoditas pangan lainnya seperti jagung pipilan dijual dengan harga Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram. Harga beras masih berada pada kisaran Rp13.500 hingga Rp19.000 per kilogram, tergantung jenis dan kualitas.

Untuk kebutuhan pokok rumah tangga, harga minyak goreng tercatat Rp15.700 hingga Rp22.000 per liter, gula pasir Rp18.000 hingga Rp21.000 per kilogram, dan telur ayam ras berada di kisaran Rp32.000 hingga Rp33.000 per rak.

Sementara itu, harga ikan segar sebagai sumber protein utama masyarakat Ambon juga terpantau bervariasi. Ikan momar putih dijual dengan harga Rp33.000 per kilogram, ikan momar merah Rp18.000 per kilogram, ikan cakalang Rp26.000 per kilogram, dan ikan kawalinya mencapai Rp36.000 per kilogram.

Pemerintah Kota Ambon mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan menyesuaikan kebutuhan rumah tangga. Pemkot juga terus melakukan pemantauan harga pasar serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat, mencegah praktik spekulasi harga, serta menjaga daya beli warga Kota Ambon.(LM01)

 

Pemkot Ambon Salurkan Air Bersih Gratis bagi Warga Kanawa Terdampak Krisis Air

Ambon,LensoMerah.com – Pemerintah Kota Ambon kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak kekurangan air bersih akibat tidak berfungsinya jaringan pipa PT DSA. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran air bersih gratis menggunakan satu unit mobil tangki air milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Rabu (14/1/2026).

Mobil tangki air tersebut merupakan bantuan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih.

Penyaluran air bersih kali ini difokuskan di kawasan Kanawa RT 007 RW 018, Kampung Banda Eli. Sedikitnya 60 Kepala Keluarga (KK) menerima manfaat dari kegiatan tersebut sebagai respons cepat atas kondisi krisis air yang dialami warga setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Wali Kota Ambon hasil rapat internal bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Kota, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Direktur PDAM Kota Ambon, sebagai langkah cepat penanganan kebutuhan dasar masyarakat.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan, turun langsung ke lokasi bersama empat staf BPBD untuk memastikan proses distribusi air bersih berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Menurut Tatipikalawan, kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. Warga setempat selama ini hanya mengandalkan satu sumur tua dengan debit air yang sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan sekitar 60 KK.

“Air di sumur tersebut sangat sedikit, namun terpaksa digunakan bersama oleh warga dengan antrean panjang dan puluhan mesin pompa di bibir sumur. Karena itu, kami segera menyalurkan air bersih dengan mendrop air ke aliran sungai serta mengisi satu bak penampungan besar yang dapat dimanfaatkan warga untuk kebutuhan minum dan keperluan sehari-hari,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa BPBD Kota Ambon berkomitmen penuh mendukung Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, khususnya dalam menjamin akses air bersih yang layak bagi seluruh masyarakat.

Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi solusi sementara sambil menunggu perbaikan jaringan pipa agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat kembali terpenuhi secara normal.(LM01)

 

Dukcapil Ambon Tegaskan Seluruh Layanan Administrasi Kependudukan Gratis, Masyarakat Diminta Urus Dokumen Sendiri

Ambon,LensoMerah.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon menegaskan bahwa seluruh layanan administrasi kependudukan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Kota Ambon, Hanny M.S. Tamtelahitu, pada Jumat (16/1/2026).

Menurut Hanny, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun dalam pengurusan dokumen kependudukan, seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, maupun dokumen kependudukan lainnya.

“Semua layanan administrasi kependudukan di Dukcapil Kota Ambon gratis tanpa pungutan biaya. Kami mengimbau masyarakat untuk mengurus sendiri dokumen kependudukan dan tidak menggunakan jasa calo,” tegas Hanny.

Ia menekankan bahwa praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai upaya pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Lebih lanjut, Hanny menjelaskan bahwa Dukcapil Kota Ambon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyederhanaan prosedur, pemanfaatan sistem digital, serta peningkatan kapasitas sumber daya aparatur.

“Kami membuka ruang pengaduan bagi masyarakat apabila menemukan indikasi pungli atau pelayanan yang tidak sesuai ketentuan. Laporkan segera agar dapat kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Dukcapil Kota Ambon juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya dokumen kependudukan yang tertib dan valid, karena dokumen tersebut menjadi dasar dalam mengakses berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, dan pelayanan lainnya.

Dengan penegasan ini, Dukcapil Kota Ambon berharap terbangun kepercayaan publik serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung terwujudnya pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan bebas pungli.(LM01)

 

Menteri Agama RI Beri Kuliah Umum di UIN A.M. Sangaji Ambon, Tegaskan Kurikulum Cinta dan Ekoteologi untuk Masa Depan Maluku

Ambon,LensoMerah.com–Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., memberikan kuliah umum di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangaji Ambon, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (16/1/2026). Kuliah umum yang dimulai pukul 14.00 WIT tersebut mengangkat tema “Implementasi Kurikulum Cinta dan Ekoteologi dalam Membangun Masa Depan Maluku yang Damai, Adil, dan Berkeadaban (Refleksi 26 Tahun Bina Damai di Maluku)”.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dan kehidupan keagamaan di Maluku, sekaligus menandai pengukuhan alih bentuk UIN A.M. Sangaji Ambon dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.

Kuliah umum tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI (Purn.) Dr. Nono Sampono, Tenaga Ahli Menteri Agama RI Prof. Dr. H. Andi Salman Maggalatung, Sekretaris Menteri Agama RI Akmal Salim Ruhana, S.H.I., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku.

Turut hadir Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., L.LM., Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.IK., M.Si., Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd., Kepala Kanwil Haji dan Umrah Provinsi Maluku H. Djumadi Wali, S.Ag., M.H., Rektor UIN A.M. Sangaji Ambon Dr. Abidin Wakano, M.Ag., Rektor IAKN Ambon Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru, M.A., Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, M.Si., tokoh agama lintas iman, serta sekitar 500 peserta dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Rektor UIN A.M. Sangaji Ambon Dr. Abidin Wakano menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kehadiran Menteri Agama RI yang sekaligus meresmikan universitas tersebut.

Ia menegaskan bahwa alih bentuk UIN A.M. Sangaji Ambon bukan hanya kebanggaan sivitas akademika, tetapi juga kebanggaan masyarakat Maluku. Saat ini, Maluku memiliki dua universitas negeri, yakni Universitas Pattimura dan UIN A.M. Sangaji Ambon.

“Sebagai gandong, kami berharap saudara kami IAKN Ambon dapat segera menyusul menjadi universitas. Nilai Maluku mengajarkan kepada kita: potong di kuku rasa di daging, sagu salempeng dibagi dua,” ujarnya.

Rektor juga melaporkan komitmen kampus dalam penguatan ekoteologi melalui penanaman seribu pohon endemik Maluku, seperti cengkeh hutan dan pala, serta rencana pembukaan Fakultas Kedokteran guna menjawab kebutuhan tenaga medis di wilayah timur Indonesia.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Menteri Agama RI terhadap pengembangan pendidikan tinggi keagamaan di Maluku.

Menurutnya, pengukuhan UIN A.M. Sangaji Ambon merupakan lompatan besar dalam sejarah pendidikan tinggi keagamaan di provinsi ini dan menjadi simbol kemajuan, toleransi, serta harmoni antarumat beragama.

“Maluku adalah rumah bersama. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling menguatkan. Karena itu, Kurikulum Cinta dan Ekoteologi sangat relevan dengan karakter masyarakat Maluku,” tegasnya.

Gubernur juga berharap agar ke depan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon dapat segera beralih bentuk menjadi universitas, sebagai wujud nyata harmoni dan keragaman di Maluku.

Dalam kuliah umumnya, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Maluku merupakan laboratorium perdamaian Indonesia. Refleksi 26 tahun pascakonflik menunjukkan bahwa perdamaian lahir dari kesadaran kolektif, kerja keras, dan komitmen bersama untuk memuliakan martabat manusia di atas perbedaan.

Ia menjelaskan bahwa Kurikulum Cinta bukanlah mata pelajaran baru, melainkan pendekatan nilai dalam pendidikan yang menekankan kasih sayang, keadilan, kemanusiaan, dan hidup berdampingan secara damai.

“Agama harus hadir sebagai kekuatan moral yang mencerahkan dan membangun peradaban, bukan sumber konflik,” ujarnya.

Selain itu, konsep ekoteologi ditegaskan sebagai tanggung jawab keimanan dalam menjaga alam sebagai amanah Tuhan. Menurutnya, krisis ekologis merupakan refleksi krisis spiritual manusia, sehingga pendidikan harus menumbuhkan kesadaran ekologis berbasis iman.

“Masa depan Maluku yang damai, adil, dan berkeadaban hanya dapat dibangun melalui pendidikan yang memanusiakan manusia, kesadaran ekologis, serta dialog dan kerja sama lintas iman yang berkelanjutan,” tegas Menteri Agama.

Ia juga menekankan peran strategis mahasiswa dan perguruan tinggi, khususnya UIN A.M. Sangaji Ambon, sebagai pusat pengembangan Kurikulum Cinta dan ekoteologi di kawasan timur Indonesia.

Kuliah umum ini diharapkan menjadi tonggak penguatan perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan di Maluku, sekaligus memperkokoh peran pendidikan tinggi keagamaan sebagai pilar pembangunan bangsa.(LM01)

 

Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Dankodaeral IX Gelar Fun Shooting Media Gathering di Ambon

Ambon,LensoMerah.com – Dalam upaya mempererat sinergitas dan silaturahmi dengan insan pers sebagai pilar keempat demokrasi, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX), Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menggelar kegiatan Fun Shooting Media Gathering bersama para wartawan di Kota Ambon, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tembak Markas Komando Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan sinergi, kolaborasi, serta komunikasi antara Kodaeral IX dan insan pers sebagai jembatan informasi yang kredibel kepada masyarakat.

Selain menjadi ajang kebersamaan, Fun Shooting Media Gathering juga menghadirkan ruang dialog yang segar dan santai antara jajaran Kodaeral IX dan insan media. Pada kesempatan tersebut, para wartawan diberikan kesempatan mengikuti latihan menembak pistol eksekutif dengan pendampingan langsung dari instruktur profesional Kodaeral IX.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan latihan, mulai dari pengenalan prosedur keselamatan hingga praktik menembak secara langsung, dengan bimbingan pelatih yang berpengalaman.

Dalam sambutannya, Dankodaeral IX menegaskan bahwa insan pers, khususnya di Kota Ambon, merupakan mitra strategis Kodaeral IX dalam membangun citra positif institusi, menyebarkan informasi yang akurat dan berimbang, menangkal hoaks, menjalankan fungsi kontrol sosial, mengedukasi publik, serta mendukung program-program pemerintah demi terwujudnya Maluku yang aman dan sejahtera.

“Saya meyakini, dengan sinergi dan silaturahmi yang terus dibangun dan diperkuat, kita dapat menciptakan pemahaman publik yang lebih baik mengenai tugas dan peran Kodaeral IX dalam menjaga keamanan serta menciptakan wilayah Maluku yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Guru Besar dan Praktisi Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI), dosen tetap UMI, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Ambon, para Pejabat Utama dan Kepala Satuan Kerja Kodaeral IX, Kepala TVRI Maluku, Kepala LPP RRI Ambon, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Maluku, Kepala LKBN Antara Maluku, serta rekan-rekan media di Kota Ambon.

Pada sesi penilaian fun shooting, peserta dari media Tribun Ambon atas nama Jenderal berhasil meraih nilai tertinggi dengan skor 165 poin. Posisi kedua diraih Ahmad dari TVRI Ambon dengan nilai 71 poin, disusul Budi Nugroho dari RRI Ambon di peringkat ketiga dengan nilai 55 poin.

Kegiatan Fun Shooting Media Gathering ini diharapkan dapat semakin memperkuat kemitraan strategis antara Kodaeral IX dan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah Maluku.(LM01)

 

KRI Teluk Palu-523 Sandar di Ambon, Dukung Operasi Trisula Jaya-26 Pengamanan Perbatasan RI–PNG

Ambon,LensoMerah.com – Satu unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) kembali merapat di Dermaga Ksatriaan Tawiri, Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX), Kota Ambon, Maluku. Kali ini, KRI Teluk Palu-523 sandar pada Rabu pagi (14/1/2026), setelah sebelumnya KRI Banjarmasin-592 lebih dahulu tiba.

KRI Teluk Palu-523 berada di bawah jajaran pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) dan dikomandani oleh Letnan Kolonel Laut (P) Barkah Ardianto. Kapal tersebut tengah melaksanakan tugas dalam Operasi Trisula Jaya-26 sebagai unsur angkutan laut pendukung Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Papua Nugini (PNG) Mobile Kewilayahan Tahun Anggaran 2026.

Dalam pelayaran tersebut, KRI Teluk Palu-523 mengangkut sebanyak 900 personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Kewilayahan TA 2026 yang terdiri dari prajurit Batalyon Infanteri 744/IX/Udayana dan Batalyon Infanteri 136/XIX/Tuah Sakti.

Di tempat terpisah, Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh prajurit KRI Teluk Palu-523 dan personel Satgas Pamtas di “Ambon Bumi Para Raja”.

Dalam pesannya, Dankodaeral IX menekankan pentingnya mengedepankan faktor keselamatan personel maupun material selama pelaksanaan operasi, mengingat tugas pengamanan perbatasan merupakan amanah strategis negara yang menuntut kesiapsiagaan dan profesionalisme tinggi.

Proses sandar dan penerimaan kapal (merplug) berlangsung dengan tertib dan aman. Sejumlah pejabat Kodaeral IX turut hadir, di antaranya Komandan Satuan Patroli Kodaeral IX Kolonel Laut (P) Hapsoro A. Purbaningtiyas, Kepala Dinas Kesehatan Kodaeral IX Letkol Laut (P) Akhmad Effendy Kurniansyah, Kasubbag Kesla Rumkit, Paur Silmil Akun, serta Pleton Merplug Kodaeral IX.

Kehadiran KRI Teluk Palu-523 di Ambon menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran Operasi Trisula Jaya-26 sekaligus menegaskan peran strategis TNI AL dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(LM01)

 

Ketua Daerah Jalasenastri Kodaeral IX Beri Kejutan Bingkisan pada Peringatan HUT ke-79 Yayasan Hang Tuah

Ambon,LensoMerah.com- Ketua Daerah Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX) Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Ny. Inca Hanarko Djodi Pamungkas, memberikan kejutan berupa bingkisan kepada para siswa dan guru dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Yayasan Hang Tuah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara SMP Hang Tuah, Markas Komando Kodaeral IX, Kota Ambon, Rabu (14/1/2026).

Peringatan HUT Yayasan Hang Tuah yang diperingati setiap tanggal 14 Januari ini mengusung tema “Dengan Semangat Jiwa Bahari, Yayasan Hang Tuah Siap Mewujudkan Generasi Emas untuk Menuju Nusantara Baru, Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan komitmen yayasan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, unggul, dan berjiwa kebaharian.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, didampingi Wakil Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, serta seluruh jajaran Pengurus Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI.

Rangkaian kegiatan diawali dengan berkumpulnya seluruh pengurus dan peserta upacara di lapangan untuk memberikan penghargaan atas dedikasi Yayasan Hang Tuah dalam kontribusinya terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membina dan mendidik generasi penerus bangsa di lingkungan TNI AL.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Daerah Kodaeral IX Gabungan Jalasenastri Koarmada RI menyampaikan harapannya agar peringatan HUT ke-79 ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, kebersamaan, serta soliditas antar pengurus cabang dan pusat.

“Melalui peringatan ini, kita berharap seluruh elemen Yayasan Hang Tuah semakin solid dalam mendukung visi dan misi yayasan, khususnya dalam mencetak generasi emas bangsa yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Peringatan HUT ke-79 Yayasan Hang Tuah tahun ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Jalasenastri terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan peserta didik.(LM01)

 

Dankodaeral IX Buka Sosialisasi RPL UMI Makassar, Dorong Peningkatan SDM Prajurit TNI AL

Ambon,LensoMerah.com Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX (Kodaeral IX), Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Manggala Loka, Markas Komando Kodaeral IX, Kota Ambon, Maluku, Rabu (14/1/2026).

Sosialisasi ini dihadiri oleh Wakil Komandan Kodaeral IX Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi, Irkodaeral IX, para Asisten Dankodaeral IX, para Kepala Satuan Kerja jajaran Kodaeral IX, serta perwakilan Perwira, Bintara, dan Tamtama di lingkungan Kodaeral IX.

Dalam sambutannya, Dankodaeral IX menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Tim Sosialisasi RPL UMI Makassar, Prof. Dr. La Ode Husein, S.H., M.H., beserta tim, atas kehadiran dan pemaparan yang dinilai sangat bermanfaat dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI AL.

Menurutnya, pendidikan tinggi diselenggarakan sebagai satu kesatuan sistemik dengan prinsip sistem terbuka dan multi makna, sehingga memberikan peluang yang lebih luas bagi setiap individu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Dengan prinsip tersebut, kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan menjadi semakin terbuka, termasuk bagi prajurit yang telah memiliki pengalaman kerja dan pengabdian panjang,” ujar Dankodaeral IX.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 26 Tahun 2016 tentang Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang mengakui capaian pembelajaran seseorang dari jalur pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja.

“Tujuan utama RPL adalah memberikan pengakuan resmi atas kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, sehingga dapat mempercepat akses pendidikan tinggi, meningkatkan kualifikasi akademik, mempercepat masa studi agar lebih relevan, serta menghemat waktu dan biaya pendidikan,” jelasnya.

Dankodaeral IX berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif, khususnya bagi para Perwira dan Bintara Kodaeral IX, terkait jenjang dan peluang pendidikan tinggi melalui skema RPL.

“Saya yakin kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan, sehingga menjadi modal penting dalam pengembangan karier dan keberhasilan pelaksanaan tugas ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Sosialisasi RPL UMI Makassar, Prof. Dr. La Ode Husein, menjelaskan bahwa program RPL merupakan salah satu instrumen strategis untuk mendukung pembelajaran sepanjang hayat (life long learning) dalam rangka meningkatkan jumlah tenaga kerja terdidik dan berkualitas.

Melalui RPL, lanjutnya, individu yang memiliki pengalaman kerja dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa batasan usia. Pengalaman dan kompetensi kerja calon mahasiswa akan dinilai dan dikonversi menjadi satuan kredit semester (SKS).

“Dengan skema ini, sisa SKS yang harus ditempuh dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, sekitar satu hingga dua tahun,” tutupnya.(LM01)

 

Dua KRI Tinggalkan Ambon, Lanjutkan Operasi Trisula Jaya-26 Menuju Papua

Ambon,LensoMerah.com — Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Banjarmasin-592 dan KRI Teluk Palu-523, kembali bertolak dari Dermaga Tawiri, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Kota Ambon, Maluku, untuk melanjutkan penugasan Operasi Trisula Jaya-26 menuju wilayah Papua, Jumat (16/1/2026).

Keberangkatan kedua unsur TNI Angkatan Laut tersebut menandai kelanjutan dukungan strategis dalam Operasi Trisula Jaya-26 Angkatan Laut, khususnya untuk mendukung Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas PAMTAS) RI–PNG Mobile Kewilayahan Tahun Anggaran 2026.

KRI Banjarmasin-592 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Yohanes Berchmans Cahyono mengangkut sekitar 900 personel Satgas PAMTAS yang berasal dari Yonif 623/XXI/TB dan Yonif 200/II/SWJ. Kapal ini akan melanjutkan pelayaran menuju Papua guna mendukung pengamanan wilayah perbatasan RI–Papua Nugini secara mobile dan terpadu.

Sementara itu, KRI Teluk Palu-523 di bawah komando Letkol Laut (P) Barkah Ardianto juga membawa kurang lebih 900 personel Satgas PAMTAS dari Yonif 744/IX/UDY dan Yonif 136/XIX/TT. Unsur ini memiliki peran vital dalam mendukung pergeseran pasukan dan logistik demi kelancaran operasi pengamanan perbatasan.

Di tempat terpisah, Komandan Kodaeral IX, Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., menyampaikan ucapan selamat melanjutkan tugas operasi kepada seluruh prajurit KRI Banjarmasin-592 dan KRI Teluk Palu-523, serta personel Satgas PAMTAS RI–PNG.

Ia menekankan agar seluruh prajurit senantiasa mengedepankan faktor keselamatan personel dan material selama pelaksanaan operasi, tanpa mengurangi profesionalisme dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas negara.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap jaga keselamatan, disiplin, serta soliditas antarunsur demi keberhasilan Operasi Trisula Jaya-26,” pesan Dankodaeral IX.

Prosesi keberangkatan (Merplug) kedua KRI tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur pendukung di lingkungan Kodaeral IX, antara lain Kadisharkan Kodaeral IX Letkol Laut (T) Juni Heri, Kadissyahal Kodaeral IX Letkol Laut (P) Akhmad Effendy, Kaur Riksa Pomal, Paur Hatkum Diskum, Kasi Matkom Satkom, Paur Konstruksi Disfaslan, Paur Silmil Akun, Paur TU Disbek, serta Pleton Merplug.

Keberangkatan dua KRI ini menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung pengamanan wilayah perbatasan negara, khususnya di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(LM01)