Jelang Idul Adha 2026, Distankan Pekanbaru Pastikan Stok Sapi Capai 3.514 Ekor.

rmrbnews.com, PEKANBARU – Stok sapi kurban di Kota Pekanbaru, dipastikan mencukupi kebutuhan menjelang Idul Adha 1446 Hijriah. Hingga akhir April 2026 tercatat ketersediaan hewan kurban jenis sapi di seluruh wilayah kota mencapai 3.514 ekor.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Pekanbaru, Maisisco, menyampaikan hal itu usai pihaknya turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi ternak, Kamis, 30 April 2026. Ia memastikan pemantauan dilakukan menyeluruh, mencakup jumlah ketersediaan sekaligus kondisi kesehatan hewan.

“Ketersediaan sapi kurban di Pekanbaru saat ini mencapai sekitar 3.500 ekor. Kami juga sudah melakukan pengecekan, pengawasan dan pemantauan terhadap kesehatan ternak,” ujarnya.

Pemantauan menyasar sejumlah titik pemeliharaan dan lokasi penjualan yang tersebar di 10 kecamatan se-Kota Pekanbaru. Tim Distankan juga melakukan pemeriksaan fisik sapi secara langsung untuk memastikan hewan yang beredar di pasaran benar-benar layak dijadikan hewan kurban.

Dari hasil pendataan, Kecamatan Tenayan Raya mencatatkan jumlah tertinggi dengan 1.159 ekor sapi kurban. Angka itu melonjak signifikan dibanding tahun 2025 yang hanya tercatat sekitar 810 ekor di wilayah yang sama.

“Pemerintah kota juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga mendekati hari raya guna menjamin ketersediaan dan kesehatan hewan kurban bagi masyarakat,” sebutnya.***

Tokoh Masyarakat Riau Bersatu Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara, Zaini Kudus : Sukseskan Rekor MURI Bertanjak

rmrbnews.com, PEKANBARU – Gelombang dukungan terhadap pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di Provinsi Riau. Sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, budayawan, hingga organisasi Melayu menyatakan komitmen penuh untuk turut menyukseskan event budaya berskala nasional tersebut.

Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 dinilai bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum besar kebangkitan marwah budaya Melayu di tengah perkembangan zaman. Para tokoh menilai kegiatan ini menjadi ruang pemersatu masyarakat sekaligus wadah memperkenalkan kekayaan adat, seni, dan jati diri Melayu kepada generasi muda dan dunia luar.

Semangat kolaborasi juga tampak kuat dalam keterlibatan berbagai unsur, mulai dari komunitas budaya, laskar Melayu, pelaku UMKM, hingga elemen adat yang bergerak dalam satu visi besar: mengangkat Riau sebagai pusat peradaban Melayu Nusantara.

Ir. H. Abdul Kudus Zaini yang merupakan anak dari pendiri Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Universitas Islam Riau, mengungkapkan dukungannya terhadap pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 saat diwawancarai media pada Kamis (07/05/2026).

“Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 adalah momentum besar untuk memperkuat jati diri dan marwah budaya Melayu di tengah perkembangan zaman. Saya sangat mengapresiasi semangat anak-anak muda yang mampu menghadirkan gerakan budaya sebesar ini. Kegiatan seperti ini harus kita dukung bersama, karena budaya adalah akar peradaban dan identitas negeri,” ujarnya usai pertemuan bersama Ketua Laskar RMRB Provinsi Riau Putra Rezeky dan Ketua Laskar RMRB Rohul.

Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi mampu menjadi ruang pemersatu masyarakat serta sarana edukasi budaya bagi generasi muda di Provinsi Riau dan Nusantara.

Dukungan yang terus berdatangan menjadi bukti bahwa Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 telah menjelma menjadi gerakan budaya bersama. Tidak hanya membangun kemeriahan acara, tetapi juga membangkitkan rasa bangga, persatuan, dan kecintaan terhadap warisan leluhur Melayu.

Dengan sinergi masyarakat, tokoh adat, dan generasi muda, event ini diyakini akan menjadi salah satu perhelatan budaya terbesar dan paling bersejarah di Provinsi Riau.***

Warga RW 03 Resmi Laporkan Polemik Pemilihan ke DPRD Pekanbaru, Soroti Dugaan Pelanggaran Aturan

rmrbnews.com, PEKANBARU – Polemik pemilihan Ketua Rukun Warga (RW) 03 di Kelurahan Tebing Tinggi Okura memasuki babak baru. Sejumlah warga secara resmi menyampaikan surat pengaduan kepada Ketua DPRD Kota Pekanbaru melalui Komisi I, terkait dugaan pelanggaran dalam proses pemilihan yang tengah berlangsung.(05/05/2026).

Surat pengaduan tertanggal 4 Mei 2026 tersebut ditanda tangani oleh tiga orang kandidat yakni Edi Candra, Amir Hasan, Hadi Sucipto berisi penolakan atas keputusan panitia pemilihan yang meloloskan salah satu calon Ketua RW inisial Slamet Riyadi yang diduga telah melampaui batas usia sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Pekanbaru no 48 tahun 2025.

Dalam isi surat disebutkan bahwa keputusan tersebut dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga berpotensi mencederai proses demokrasi di tingkat masyarakat serta menimbulkan polemik berkepanjangan.

“Panitia pemilihan telah meloloskan calon yang diduga tidak memenuhi syarat usia. Hal ini jelas bertentangan dengan aturan dan berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat,” demikian kutipan inti dari isi surat pengaduan tersebut.

Di sisi lain, beredar informasi di tengah masyarakat bahwa panitia pemilihan bersama Lurah Tebing Tinggi Okura tetap akan melaksanakan pemilihan Ketua RW 03 pada Rabu, 6 Mei 2026. Informasi ini memicu kekhawatiran dan berpotensi menimbulkan kekisruhan, mengingat polemik yang ada belum menemukan titik penyelesaian.

Sejumlah warga menilai, jika pemilihan tetap dipaksakan tanpa penyelesaian terhadap keberatan yang telah diajukan, maka hal tersebut berisiko memperkeruh situasi dan memicu konflik sosial di lingkungan setempat.

Warga juga menegaskan bahwa persoalan ini telah menimbulkan keresahan di lingkungan RW 03 dan dikhawatirkan memicu konflik sosial jika tidak segera ditangani secara objektif dan transparan.

Melalui surat tersebut, warga meminta Komisi I DPRD Pekanbaru untuk turun tangan memfasilitasi penyelesaian masalah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mereka berharap proses pemilihan dapat dievaluasi dan dilaksanakan kembali secara adil, terbuka, serta sesuai aturan hukum.

Selain itu, warga juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas lingkungan dengan memastikan setiap tahapan pemilihan tidak melanggar regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Harapan kami, persoalan ini dapat diselesaikan secara tuntas agar proses pemilihan Ketua RW dapat berjalan kembali dengan baik dan sesuai aturan,” tulis warga dalam penutup surat tersebut.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait, baik dari panitia pemilihan maupun pihak kelurahan. Sementara itu, masyarakat RW 03 menunggu langkah tegas dari DPRD Kota Pekanbaru guna memastikan penegakan aturan berjalan tanpa pengecualian.**

Unjuk Rasa Tolak Aksi Premanisme, Puluhan Laskar dan Organisasi Pemuda Gelar Orasi di Halaman Kantor LAMR Riau

PEKANBARU — Puluhan massa yang terdiri dari laskar dan berbagai organisasi kepemudaan menggelar aksi damai di halaman Kantor Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau, sebagai bentuk penolakan terhadap aksi premanisme yang belakangan menjadi perhatian publik.(04/05/2026).

Aksi tersebut berlangsung tertib dengan pengawasan sesepuh, penasehat, para Datuk – datuk dari berbagai organisasi Laskar yang ada di Provinsi Riau, serta hadir pula Timbalan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (Ketum DPH LAMR) Datuk Tarlaili, Pengurus Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Taufiq Tambusai, Datuk Said Amir Hamzah, Panglima Pucuk LLMB Datuk Ismail Amir , Panglima GAM, dan Ketua Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Provinsi Riau Putra Rezeky.

Para peserta membawa spanduk serta menyampaikan orasi secara bergantian, menegaskan komitmen mereka dalam menjaga marwah dan kehormatan masyarakat Melayu dari segala bentuk intimidasi dan tindakan tidak beradab.

Dalam orasinya, salah satu perwakilan massa yaitu Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa (LMB) Nusantara Indra Gunawan menyampaikan bahwa premanisme tidak memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai adat, sopan santun, dan hukum.

Mereka juga menilai tindakan-tindakan yang mengarah pada intimidasi terhadap tokoh masyarakat merupakan bentuk pelanggaran moral yang tidak bisa ditoleransi.

“Kami hadir di sini, dimana LAMR ini merupakan wadah pemersatu seluruh Laskar yang ada di Riau, dengan ini kami menyuarakan sikap tegas, menolak segala bentuk premanisme. Ini adalah komitmen bersama untuk menjaga kehormatan adat Melayu, dan marwah masyarakat Riau, termasuk seluruh suku adat yang ada di Provinsi Riau, tanpa membeda- bedakan,” ujar Indra.

Selain itu, massa juga mendesak aparat penegak hukum agar segera mengambil langkah konkret dan tegas terhadap setiap tindakan yang meresahkan masyarakat. Mereka berharap proses hukum berjalan secara adil dan transparan demi terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.

Aksi damai ini juga menjadi simbol persatuan berbagai elemen pemuda dan laskar dalam menjaga stabilitas sosial di Riau. Para peserta menegaskan bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam menolak tindakan yang merusak tatanan sosial.

Kegiatan dilanjutkan dengan puluhan perwakilan Organisasi Laskar mendatangi Mapolda Riau, berkoordinasi dengan Ditintelkam Polda Riau yang kemudian diarahkan untuk membuat Laporan Polisi terkait Dugaan Tindak Pidana Pengancaman.

Di akhir kegiatan masa membubarkan diri secara tertib, aman, dan damai.

Dengan harapan yang sama agar Provinsi Riau ini tentram dan damai, serta terbebas dari segala bentuk tindakan yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.**

Kecam Aksi Premanisme Terhadap Tokoh Rohul, HIMAROHU-RIAU Desak Kapolda Riau Tangkap Iwan P

rmrbnews.com, Pekanbaru, 1/5/2026 – Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu Riau (HIMAROHU-RIAU) menyampaikan sikap resmi terkait beredarnya video yang memperlihatkan dugaan tindakan intimidasi, penghinaan, dan ujaran tidak pantas terhadap dua tokoh masyarakat Riau, yakni Haji Suparman S.Sos M.Si dan Haji Taufik Tambusai SE.

Berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, peristiwa tersebut diduga terjadi di salah satu kedai kopi di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru. Dalam rekaman video yang viral tersebut, tampak seorang pria yang diduga bernama Iwan Pansa, yang juga dikenal dengan sebutan Iwan P, melontarkan kata-kata bernada keras yang dinilai tidak mencerminkan etika serta norma sosial yang berlaku di tengah masyarakat Melayu Riau.

HIMAROHU-RIAU menilai bahwa apabila peristiwa tersebut benar adanya, maka tindakan tersebut sangat disayangkan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apapun. Terlebih, sosok yang menjadi sasaran dalam video tersebut adalah Haji Suparman, yang merupakan mantan Bupati Rokan Hulu serta tokoh masyarakat yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan daerah dan pembinaan generasi muda di Negeri Seribu Suluk.

Sebagai organisasi mahasiswa yang berasal dari Rokan Hulu, HIMAROHU-RIAU memandang bahwa penghormatan terhadap tokoh daerah merupakan bagian dari menjaga marwah dan nilai-nilai adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Kami sangat menyayangkan jika benar tindakan tersebut terjadi. Haji Suparman adalah tokoh Rokan Hulu yang telah banyak berjasa bagi daerah. Sikap tidak menghormati beliau tentu melukai perasaan masyarakat, khususnya masyarakat Rokan Hulu,” demikian pernyataan resmi HIMAROHU-RIAU.

Lebih lanjut, berdasarkan berbagai informasi yang berkembang, sosok yang diduga melakukan tindakan tersebut diketahui memiliki latar belakang sebagai salah satu figur yang aktif dalam organisasi kemasyarakatan di Kota Pekanbaru. Namun demikian, HIMAROHU-RIAU menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut tetap perlu diverifikasi secara menyeluruh oleh pihak yang berwenang.

Dalam konteks yang lebih luas, HIMAROHU-RIAU menilai bahwa segala bentuk tindakan yang mengarah pada intimidasi, ancaman, maupun penghinaan di ruang publik berpotensi menimbulkan konflik horizontal serta merusak kondusivitas sosial di tengah masyarakat.

Sehubungan dengan hal tersebut, HIMAROHU-RIAU secara tegas mendesak aparat Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di wilayah Provinsi Riau, untuk segera mengusut tuntas dugaan aksi premanisme ini serta menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) secara profesional, proporsional, dan transparan. Kepolisian diharapkan tidak ragu mengambil langkah hukum yang tegas apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum, tanpa pandang bulu.

HIMAROHU-RIAU menilai bahwa ketegasan aparat penegak hukum sangat penting guna menjaga rasa keadilan di tengah masyarakat serta mencegah terjadinya tindakan serupa di kemudian hari.

Selain itu, HIMAROHU-RIAU juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi berbagai informasi tambahan yang beredar, termasuk yang mengaitkan peristiwa ini dengan isu-isu lain. Seluruh dugaan tersebut harus diserahkan kepada proses hukum agar tidak menimbulkan fitnah maupun kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

HIMAROHU-RIAU turut mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda Rokan Hulu, untuk tetap menjaga sikap, tidak mudah terprovokasi, serta terus menjunjung tinggi nilai-nilai adat, etika, dan budaya Melayu yang mengedepankan sopan santun serta penghormatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat.

Ketua HIMAROHU-RIAU, Mexi Andrean HM, dalam pernyataannya turut menegaskan bahwa organisasi akan mengawal persoalan ini hingga tuntas sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

“Sebagai organisasi mahasiswa Rokan Hulu, kami tidak bisa tinggal diam melihat dugaan tindakan yang mencederai marwah tokoh daerah kami. Namun kami juga tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Oleh karena itu, kami mendesak kepolisian untuk segera mengusut tuntas dan bertindak tegas, profesional, serta transparan dalam menangani persoalan ini,” ujar Mexi Andrean HM.

Ia juga menambahkan bahwa HIMAROHU-RIAU akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak serta mempertimbangkan langkah-langkah lanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap menjaga kehormatan tokoh dan kondusivitas daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya anak kemenakan Rokan Hulu, untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Serahkan sepenuhnya proses ini kepada penegak hukum, namun tetap kita kawal bersama agar berjalan sebagaimana mestinya,” tutupnya.***

Antisipasi Lonjakan Arus Long Weekend, Ditlantas Polda Riau Sebar Personel di Titik Rawan

rmrbnews.com, Pekanbaru, Jumat (1/5/2026) – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode long weekend, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mengerahkan seluruh personel untuk turun langsung ke lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir potensi kemacetan di sejumlah titik rawan.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa tidak ada personel yang libur selama periode long weekend. Seluruh kekuatan diturunkan dan disebar di berbagai titik strategis, khususnya pada ruas jalan protokol yang rawan terjadi kepadatan kendaraan.

“Dalam antisipasi long weekend ini, seluruh personel kami turunkan ke lapangan. Tidak ada yang libur, semuanya kita fokuskan untuk pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas pengamanan di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno Hatta, Jalan SM Amin, kawasan Siak II Air Hitam, Jalan HR Soebrantas, hingga Jalan Arifin Achmad.

Selain di ruas jalan, personel Ditlantas Polda Riau juga disiagakan di sejumlah pusat perbelanjaan yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat, seperti kawasan Mall SKA, Mall Ciputra Seraya, kawasan RTC Sudirman, Mal Pekanbaru, serta Ramayana Soebrantas Panam.

Personel juga melaksanakan patroli di sejumlah SPBU guna mengantisipasi antrean kendaraan yang berpotensi menimbulkan gangguan arus lalu lintas.

Untuk ruas jalan tol, seperti Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), pengawasan turut ditingkatkan. Hal ini mengingat jalur lintas Riau–Sumatera Barat diprediksi akan didominasi kendaraan pribadi, baik dari arah Pekanbaru menuju Sumbar maupun sebaliknya.

“Khusus di ruas tol, terutama Tol Pekbang, kami tingkatkan patroli dan pengawasan. Personel juga melakukan penyisiran bersama petugas Hutama Karya untuk menertibkan pengendara yang parkir di bahu jalan tol, karena sangat berbahaya,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.***

 

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, apabila terjadi kepadatan agar tidak melambungkan kendaraan karena dapat memperparah kemacetan. Mari kita utamakan keselamatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

 

Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan di perjalanan.

 

“Apabila membutuhkan bantuan polisi terdekat, masyarakat dapat segera menghubungi call center layanan Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam,” pungkasnya.

 

Selamat menikmati libur panjang, semoga selamat sampai tujuan. Ingat, keluarga menanti di rumah.(***)

Farhat Abbas Ajak Masyarakat Riau Sukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026

rmrbnews.com, – Dukungan terhadap Event Nasional Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 semakin menguat. Farhat Abbas tidak hanya menyuarakan semangat kebangkitan budaya Melayu, tetapi juga secara langsung mengajak masyarakat Riau untuk ikut ambil bagian dalam menyukseskan event besar tersebut.

Dengan gaya yang lugas dan penuh semangat, kepada sejumlah media, pada (30/04/2036) Farhat menegaskan bahwa keberhasilan Kenduri Akbar tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga pada keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Ini bukan sekadar acara, ini gerakan. Saya mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersama-sama mensukseskan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026. Ini momen kita menunjukkan bahwa Melayu itu hidup, kuat, dan punya masa depan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Melayu agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, Riau sebagai salah satu pusat budaya Melayu memiliki peran penting dalam menjadi tuan rumah yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu menghadirkan semangat kebersamaan dan kebanggaan identitas.

“Assalamu’alaikum..Saya Farhat Abbas mengajak kepada seluruh masyarakat Riau dan sekitarnya untuk menghadiri acara Kenduri Akbar Melayu Nusantara 9 sampi 11 Agustus 2026 yang akan diadakan di Halaman Kantor Lembaga Adat Melayu Riau bersama dengan Tokoh tokoh Pemuda Riau, semangat terus sukses acaranya, dan jangan lupa membela kaum  yang lemah, Farhat Abbas,” ucapnya dalam sebuah video didampingi Panglima Barisan  Muda Laskar Melayu Bersatu (LMB) Nusantara Indra Gunawan dan Tega Maulana.

Selain dikenal sebagai tokoh publik nasional, Farhat Abbas juga merupakan Penasehat Persatuan Masyarakat Riau Indonesia serta sosok tokoh muda nasional asal Riau. Dalam kiprahnya, ia dikenal sebagai pengacara yang kerap berpihak kepada masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan keadilan dan menyuarakan kepentingan publik.

Panitia penyelenggara menyambut ajakan tersebut dengan optimisme tinggi. Mereka berharap, dukungan dan seruan dari tokoh seperti Farhat Abbas mampu menggerakkan partisipasi luas masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, seniman, hingga komunitas pemuda.

Ketua Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Provinsi Riau Putra Rezeky salah satu panitia penyelenggara menilai, momentum ini menjadi simbol bahwa kebangkitan budaya Melayu tidak hanya bergerak di level akar rumput, tetapi juga mendapat perhatian dari kalangan profesional dan pemangku kebijakan di tingkat nasional.

“Kami melihat ini sebagai sinyal positif. Ketika tokoh muda Riau mendapat kepercayaan di tingkat nasional, tentu akan membuka ruang kolaborasi lebih luas, termasuk dalam mendukung event Kenduri Akbar sebagai panggung budaya Melayu,” ujar Putra.

Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 sendiri digagas sebagai event berskala nasional oleh tokoh – tokoh muda Riau dari Barisan Muda Lembaga Melayu Bersatu (LMB) Nusantara berkolaborasi dengan Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) dibawah naungan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Melayu, sekaligus menjadi ajang promosi potensi daerah, UMKM, dan pariwisata.**

Lurah Okura Diduga Tabrak Perwako No.46 Tahun 2025, Sejumlah Warga Ancam Boikot Pemilihan 03

rmrbnews.com, – Polemik pemilihan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Okura semakin memanas. Lurah setempat diduga mengambil kebijakan yang bertentangan dengan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 46 Tahun 2025, sehingga memicu penolakan dari warga, khususnya di RW 03.

Warga menilai proses pemilihan tidak berjalan sesuai ketentuan yang mengatur prinsip transparansi, partisipasi, serta persyaratan administratif calon. Bahkan, ancaman boikot mencuat apabila tahapan tetap dilanjutkan tanpa mengacu pada aturan yang berlaku.

Sebelumnya, salah seorang warga telah secara resmi menyampaikan surat sanggahan/bantahan kepada panitia pemilihan RW, Lurah Okura, serta Komisi I DPRD Kota Pekanbaru. Surat tersebut mempersoalkan salah satu kandidat RW 03 berinisial SR yang diduga melampaui batas usia sebagaimana diatur dalam Perwako Nomor 46 Tahun 2025.

“Kalau syarat dasar saja sudah tidak terpenuhi, bagaimana proses ini bisa dianggap sah? Ini berpotensi cacat hukum sejak awal,” ungkap warga kepada sejumlah media, pada Kamis (30/04/2026).

Secara hukum, penyelenggaraan pemilihan RW wajib tunduk pada:
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018
Perwako Nomor 46 Tahun 2025 sebagai aturan teknis yang mengikat seluruh pihak.

Menanggapi polemik ini, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru turut angkat bicara dengan sikap tegas. Mereka menekankan bahwa tidak boleh ada pihak yang menyimpang dari aturan.

“Lurah, panitia pemilihan RW, camat, maupun Kabag Hukum Pemko Pekanbaru wajib patuh pada Perwako. Jangan membuat aturan sendiri. Perwako adalah produk hukum yang telah ditetapkan melalui prosedur resmi dan harus dijalankan,” tegas Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Robin Eduar.

Pernyataan tersebut memperkuat posisi warga bahwa setiap pelanggaran terhadap Perwako berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum administratif, bahkan dapat menggugurkan hasil pemilihan.

Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Kelurahan Okura terkait dugaan pelanggaran tersebut. Warga RW 03 menegaskan, mereka tidak menolak pemilihan, namun menuntut agar seluruh proses berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Jika tidak diindahkan, warga memastikan akan menghentikan proses pemilihan sebagai bentuk protes terhadap dugaan pelanggaran hukum yang terjadi.***

PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Sungai Pakning Apresiasi Dukungan Bea Cukai Bengkalia Dalam Kepabeanan

Sungai Pakning, 24 April 2026 – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Sungai Pakning memberikan apresiasi kepada KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis atas dukungan dan pelayanan prima di bidang kepabeanan yang telah mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangka kunjungan Bea Cukai Bengkalis ke Pertamina Sungai Pakning melalui kegiatan customs visit customer, yang bertujuan untuk mendukung kelancaran proses bisnis industri dalam negeri (industry assistance). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dan sektor industri.

Dalam kunjungan tersebut, Kilang Sungai Pakning juga menerima apresiasi dari Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis atas pencapaian status AEO serta penghargaan atas komitmen perusahaan dalam menjaga tingkat kepatuhan yang tinggi di bidang kepabeanan.

Selain itu, dilakukan diskusi terkait penegasan kesiapan layanan kepabeanan selama 24 jam penuh (24/7), guna memastikan pelayanan tetap optimal, termasuk saat kedatangan kapal pada dini hari. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir potensi biaya tambahan seperti demurrage serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Sebagai bagian dari penguatan sinergi yang telah terbangun, Kilang Sungai Pakning juga menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Bengkalis atas dukungan dan pelayanan yang responsif selama ini dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan.

Pjs Manager Production RU II Sungai Pakning menyampaikan,
“Kami mengapresiasi dukungan dan pelayanan prima yang diberikan oleh Bea Cukai Bengkalis. Sinergi yang terjalin selama ini sangat membantu kelancaran operasional kilang, khususnya dalam memastikan proses kepabeanan berjalan efektif. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat ke depannya untuk mendukung keberlanjutan industri dalam negeri.”

Sinergi yang terbangun menjadi fondasi penting dalam mendukung operasional kilang sekaligus memastikan standar kepabeanan yang unggul sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap industri nasional.**

Rusli Efendi Tenaga Ahli Utusan Khusus Presiden RI Dukung Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026

rmrbnews.com, JAKARTA — Dukungan terhadap pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini datang dari Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., S.E., M.Si., yang menjabat sebagai Tenaga Ahli Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI).

Dukungan tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan perwakilan panitia bersama Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bersatu (LMB) Nusantara Indra Gunawan, SE bersama Tega Maulana Fitra, S.IP pada senin (28/04/2026) dalam sebuah pertemuan diTempat kami dskusi tadi di Pusat Greend Pramuka City Jakarta yang berlangsung hangat dan penuh semangat kebudayaan.

Dr. Rusli Effendi yang didampingi Andrigo S sos M ikom Bidang Kesenian PMRI dan Khaidir Rahman (Humas) PMRI menegaskan bahwa kegiatan Kenduri Akbar Melayu Nusantara merupakan momentum strategis dalam memperkuat identitas budaya Melayu sekaligus mempererat persatuan masyarakat di tingkat nasional.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni budaya, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi nilai-nilai kearifan lokal Melayu yang sarat dengan filosofi persatuan, gotong royong, dan adab,” ujarnya.

Sebagai Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia, ia juga menilai kegiatan ini sangat relevan dalam menjaga marwah budaya Melayu di tengah arus modernisasi. Menurutnya, peran organisasi masyarakat menjadi penting dalam memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda.

Dr. Rusli Effendi juga menambahkan bahwa kegiatan berskala nasional seperti ini memiliki potensi besar dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah, khususnya di Provinsi Riau sebagai salah satu pusat peradaban Melayu di Nusantara.

Lebih lanjut, Rusli Efendi yang merupakan Tenaga Ahli Utusan khusus Presiden RI Bidang Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kemiskinan ini menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan mempersiapkan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta menjadi kunci utama suksesnya penyelenggaraan acara besar tersebut.

“Saya sangat mendukung penuh dan insyaallah turut hadir juga pada pelaksanaan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 yang bersempena hari jadi Provinsi Riau pada Agustus mendatang, yang di Taja oleh Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa BM LMB Nusantara dan Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB).

Ini adalah bentuk nyata komitmen kita dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkenalkannya ke kancah yang lebih luas,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik dari sisi pelestarian budaya maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 sendiri direncanakan akan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, bazar UMKM, hingga forum budaya yang melibatkan tokoh-tokoh Melayu dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional dan insan seni, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda budaya terbesar yang mampu mengangkat marwah Melayu di tingkat nasional maupun internasional.***